USNSJUSNSJ

Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and Education

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi pencemaran lingkungan kelas VII. Latar belakang penelitian ini adalah bahwa guru kelas VII di MTsN 3 Kota Pariaman mengalami kesulitan dalam mengembangkan instrumen untuk menilai keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan 3 tahap dari model 4-D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian yang dihasilkan sangat valid (3,32), memiliki reliabilitas 0,77, tingkat kepraktisan dari guru sebesar 94,79% dan siswa sebesar 80,80%, tingkat kesulitan soal berkisar antara 0,31 hingga 0,70, serta memiliki daya beda yang memadai. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti lain terkait pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Penelitian ini menghasilkan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi pencemaran lingkungan kelas VII yang sangat valid, reliabel, dan praktis.Instrumen ini dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti lain dalam mengembangkan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi.Pentingnya implementasi keterampilan abad ke-21 yang menekankan implementasi HOTS, upaya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menerapkan pengetahuan untuk menghadapi berbagai tantangan, memiliki gaya berpikir kreatif dan inovatif serta daya saing yang tinggi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas penggunaan instrumen ini dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara berkelanjutan, dengan membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan instrumen ini dengan metode pembelajaran konvensional. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model pelatihan guru dalam menggunakan instrumen penilaian HOTs ini secara efektif, sehingga guru dapat mengimplementasikan penilaian HOTs dengan tepat dan konsisten. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor sosial-emosional, seperti motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa, terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi saat menggunakan instrumen ini, dengan tujuan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara holistik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana instrumen penilaian HOTs dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.

Read online
File size892.57 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test