UWMYUWMY

AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN

Capaian penemuan kasus hipertensi di Desa Ngadirejo di tahun 2024 ini sebanyak 784. Berdasarkan informasi dari Kepala Koordinator Penyakit Tidak Menular dan Kepala Koordinator Gizi Puskesmas Ngadirejo secara garis besar masalah yang dihadapi yaitu pola makan dan gaya hidup yang kurang baik. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian hipertensi di Desa Ngadirejo. Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan metode pendekatan Survei Case Control. Penelitian dilakukan di Desa Ngadirejo dengan populasi 26 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Sampel pada penelitian berjumlah 26 kasus dan 26 kontrol total 52 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan pada variabel gaya hidup, terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup terhadap kejadian hipertensi dengan nilai p-value (0.013). Dan pada variabel pola makan, terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan terhadap kejadian hipertensi dengan nilai p-value (0.030).

Terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tahun 2024.Selain itu, terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian hipertensi di lokasi yang sama.Kedua faktor tersebut secara statistik berpengaruh terhadap risiko hipertensi pada masyarakat setempat.

Pertama, perlu dilakukan penelitian yang mengkaji efektivitas intervensi edukasi gizi berbasis komunitas terhadap perbaikan pola makan masyarakat di desa-desa pedesaan dengan prevalensi hipertensi tinggi. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana perubahan perilaku fisik seperti aktivitas harian dan mobilitas masyarakat lansia dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan budaya setempat, serta kaitannya dengan risiko hipertensi. Ketiga, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang pengaruh konsumsi makanan tradisional lokal yang tinggi garam terhadap tekanan darah secara longitudinal, untuk mengevaluasi kebutuhan modifikasi resep atau kebijakan pengolahan pangan lokal. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan data intervensi nyata, konteks sosial budaya yang lebih dalam, dan pendekatan pencegahan jangka panjang lewat pangan tradisional yang sehat. Dengan demikian, upaya pengendalian hipertensi tidak hanya mengandalkan deteksi dini, tetapi juga penguatan perilaku sehat berbasis lokalitas. Studi serupa dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk melihat konsistensi temuan. Pendekatan ini juga membuka ruang untuk keterlibatan aktif masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Fokus pada makanan lokal sangat penting karena menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Intervensi yang melibatkan tokoh adat dan tokoh agama juga perlu dievaluasi efektivitasnya. Akhirnya, pengukuran dampak jangka panjang dari setiap intervensi menjadi kunci dalam mengembangkan strategi nasional yang berkelanjutan.

  1. Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi di Desa Ngadirejo Temanggung Jawa Tengah... ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/agrotech/article/view/1921Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi di Desa Ngadirejo Temanggung Jawa Tengah ejournal widyamataram ac index php agrotech article view 1921
  2. Vol. 1 No. 1 (2016): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian | AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI... doi.org/10.37631/agrotech.v1i1Vol 1 No 1 2016 Agrotech Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECH JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI doi 10 37631 agrotech v1i1
Read online
File size842.43 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test