UMSUMS
Warta LPMWarta LPMStunting masih menjadi permasalahan kesehatan di Desa Sanggrahan, ditandai dengan 11 balita stunting dan prevalensi anemia remaja 57%. Desa memiliki potensi berupa 95 kader kesehatan aktif, lahan pekarangan untuk konservasi tanaman obat keluarga (TOGA), serta kelembagaan lokal seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pos Kesehatan Desa (PKD). Tujuan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kader kesehatan maupun masyarakat; mengembangkan potensi sumber daya alam berupa pekarangan dan lahan kosong; mengimplementasikan strategi pelayanan kebidanan komunitas; menciptakan generasi emas; meningkatkan perekonomian masyarakat; serta mendorong penerapan teknologi berbasis website. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD), melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, dan normatif. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas kader kesehatan, KWT, dan masyarakat dalam pengelolaan TOGA serta produksi olahan herbal inovatif. Kelembagaan desa diperkuat melalui pembentukan Pondok Gizi, sementara PKD berperan dalam edukasi gizi, deteksi dini stunting, dan penggunaan alat peraga edukasi. Intervensi berbasis komunitas ini memberikan dampak ganda, yaitu peningkatan status kesehatan melalui pencegahan stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan, diversi(cid:976)ikasi produk olahan, standardisasi mutu, serta penguatan jejaring pemasaran agar hasil program lebih optimal dan berdaya saing.
Dari hasil dan pembahasan pelaksanaan kegiatan intervensi berbasis masyarakat melalui pemanfaatan TOGA terpadu di Desa Sanggrahan dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kapasitas kader kesehatan, anggota KWT, serta masyarakat desa secara menyeluruh.Peningkatan tersebut terlihat pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan praktik dalam pengelolaan TOGA, produksi olahan herbal, serta penguatan kelembagaan melalui pembentukan Pondok Gizi.Kolaborasi KWT sebagai penyedia bahan dan produk pangan sehat dengan PKD sebagai pusat edukasi dan layanan kesehatan memperlihatkan sinergi yang kuat dalam membangun ketahanan pangan, pencegahan stunting, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.Berdasarkan capaian tersebut, disarankan agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan pemerintah desa, perguruan tinggi, dan mitra terkait untuk menjaga keberlanjutan hasil yang telah diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas model sinergi antara KWT dan PKD dalam pencegahan stunting di berbagai konteks desa dengan karakteristik yang berbeda. Hal ini penting untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan model tersebut dan mengidentifikasi strategi adaptasi yang sesuai. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan produk olahan TOGA yang lebih beragam dan inovatif, dengan memperhatikan aspek daya tahan, kemasan, dan pemasaran yang efektif. Hal ini akan meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperluas akses pasar bagi masyarakat desa. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari intervensi berbasis komunitas terhadap status gizi balita dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian longitudinal dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan manfaat program dan mengidentifikasi tantangan yang mungkin timbul seiring waktu. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan.
- PELATIHAN PENGOLAHAN BISKUIT DAUN KELOR SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MANANGGU,... doi.org/10.24198/kumawula.v7i1.50124PELATIHAN PENGOLAHAN BISKUIT DAUN KELOR SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MANANGGU doi 10 24198 kumawula v7i1 50124
- Perancangan aplikasi Assemblr Edu berbasis Augmented Reality bagi kader posyandu Desa Purwobinangun untuk... ejournals.itda.ac.id/index.php/KACANEGARA/article/view/1780Perancangan aplikasi Assemblr Edu berbasis Augmented Reality bagi kader posyandu Desa Purwobinangun untuk ejournals itda ac index php KACANEGARA article view 1780
- Cegah Stunting di Desa Kepuhdoko dengan (BUAS) Budidaya Asman Toga | Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian... doi.org/10.32764/abdimasper.v5i1.3345Cegah Stunting di Desa Kepuhdoko dengan BUAS Budidaya Asman Toga Jumat Pertanian Jurnal Pengabdian doi 10 32764 abdimasper v5i1 3345
| File size | 7.74 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Karakteristik kimia flakes Formula 5 meliputi kadar air 8,51%, kadar abu 1,35%, kadar lemak 8,49%, kadar flavonoid 0,033%, dan tekstur 78,9%. Dari segiKarakteristik kimia flakes Formula 5 meliputi kadar air 8,51%, kadar abu 1,35%, kadar lemak 8,49%, kadar flavonoid 0,033%, dan tekstur 78,9%. Dari segi
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan mengumpulkan informasi dari berbagai literatur penelitian terdahulu, baik dari jurnalMetode penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan mengumpulkan informasi dari berbagai literatur penelitian terdahulu, baik dari jurnal
SALNESIASALNESIA Kurangnya wawasan masyarakat Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang merupakan mitra PKM dalam bidang manajemen dan kewirausahaan,Kurangnya wawasan masyarakat Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang merupakan mitra PKM dalam bidang manajemen dan kewirausahaan,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya, pengendalianBerdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa (i) ATI Dewantara Palopo mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bahaya, pengendalian
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Meningkatkan nilai jual produk dapat dilakukan dengan desain kemasan yang aman dan menarik. Desainer kemasan pangan perlu memahami nilai seni, tata letak,Meningkatkan nilai jual produk dapat dilakukan dengan desain kemasan yang aman dan menarik. Desainer kemasan pangan perlu memahami nilai seni, tata letak,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Aktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa selama penerapanAktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa selama penerapan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah petani di Moyo Utara memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bahaya pestisida dan cara penggunaanHasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adalah petani di Moyo Utara memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bahaya pestisida dan cara penggunaan
USNSJUSNSJ Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak daun soursop menggunakan pelarut air RO ganda dengan variasi waktu ekstraksi dan rasio massa daun terhadap volumePenelitian ini bertujuan untuk mengekstrak daun soursop menggunakan pelarut air RO ganda dengan variasi waktu ekstraksi dan rasio massa daun terhadap volume
Useful /
USMUSM Oleh karena itu, kedua metode ini lebih optimal digunakan secara berurutan, dengan IQR sebagai tahap awal dan Isolation Forest untuk analisis lanjutan.Oleh karena itu, kedua metode ini lebih optimal digunakan secara berurutan, dengan IQR sebagai tahap awal dan Isolation Forest untuk analisis lanjutan.
USMUSM Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bengunan dan prasarana menjelaskan bahwa bangunanSesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bengunan dan prasarana menjelaskan bahwa bangunan
KEMNAKERKEMNAKER Tanpa tata kelola ketenagakerjaan yang disengaja, Indonesia mungkin menghadapi ekonomi ganda: satu sektor yang diuntungkan dari inovasi digital, dan sektorTanpa tata kelola ketenagakerjaan yang disengaja, Indonesia mungkin menghadapi ekonomi ganda: satu sektor yang diuntungkan dari inovasi digital, dan sektor
KEMNAKERKEMNAKER Pekerja gig perempuan secara konsisten terpinggirkan dari sistem jaminan kesehatan universal di Indonesia, terjebak di antara skema BPJS-PBI yang disubsidiPekerja gig perempuan secara konsisten terpinggirkan dari sistem jaminan kesehatan universal di Indonesia, terjebak di antara skema BPJS-PBI yang disubsidi