UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Jurnal Dikdas BantaraJurnal Dikdas Bantara

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa melalui model pembelajaran aktif CRH pada siswa kelas VIII A semester I SMP Negeri 2 Nguter tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2016 di SMP Negeri 2 Nguter. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebanyak 32 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes tertulis. Alat pengumpulan data berupa lembar pengamatan, butir soal tes, dan dokumen daftar nilai. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Setiap siklus terdiri dari empat langkah, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3) pengamatan, dan (4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar IPA siswa, nilai rata-rata prestasi belajar IPA siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 69,8, pada siklus I sebesar 75,9 dan pada siklus II sebesar 82,9. Selain itu, persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat, yaitu sebelum tindakan sebesar 53,1%, siklus I sebesar 65,6% dan siklus II sebesar 93,8%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Model pembelajaran aktif CRH dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas VIII A semester I SMP Negeri 2 Nguter tahun pelajaran 2016/ 2017.

Model pembelajaran aktif CRH berhasil meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas VIII A pada semester I SMP Negeri 2 Nguter.Nilai rata‑rata siswa naik dari 69,8 menjadi 82,9 setelah dua siklus penerapan CRH.Persentase ketuntasan siswa meningkat dari 53,1 % menjadi 93,8 %, sehingga melebihi indikator kinerja yang diharapkan.

Pertama, lakukan penelitian lanjutan untuk menilai efektivitas model CRH pada mata pelajaran lain di tingkat yang sama, guna mengetahui apakah peningkatan prestasi dapat diulang di bidang lain. Kedua, teliti kejangka panjang penerapan CRH dengan melacak prestasi belajar siswa selama satu semester penuh, sehingga dapat diketahui apakah manfaatnya berkelanjutan. Ketiga, bandingkan secara kuantitatif dan kualitatif antara CRH dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti flipped classroom atau blended learning, guna menentukan keunggulan relatif dan strategi penggabungan yang paling optimal bagi peningkatan motivasi dan pemahaman siswa.

Read online
File size268.81 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test