UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Jurnal Dikdas BantaraJurnal Dikdas BantaraPembelajaran matematika di sekolah dasar terus menghadapi tantangan terkait pemahaman konsep yang rendah, literasi numerasi, dan kemandirian belajar siswa. Menjawab tuntutan pendidikan abad ke-21 dan Kurikulum Merdeka, diperlukan model pembelajaran berbasis teknologi dan berpusat pada siswa. Salah satu pendekatan adalah Flipped Learning, yang memindahkan pengiriman konten di luar kelas dan menggunakan waktu tatap muka untuk aktivitas pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis tren penelitian dan temuan terkait implementasi Flipped Learning dalam pembelajaran matematika sekolah dasar selama periode 2019-2025. Dilakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap 12 artikel nasional dan internasional yang ditinjau sejawat yang diidentifikasi melalui Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish dan dianalisis secara tematis dan bibliometrik dengan VOSviewer. Hasilnya menunjukkan bahwa Flipped Learning memiliki dampak positif terhadap hasil belajar siswa, pemahaman konsep, literasi numerasi, motivasi, dan kemandirian belajar. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh kesiapan guru, kualitas media pembelajaran digital, infrastruktur teknologi, dan dukungan orang tua. Secara keseluruhan, Flipped Learning menunjukkan potensi kuat untuk mendukung pembelajaran matematika inovatif yang selaras dengan keterampilan abad ke-21 dan tujuan kurikulum pendidikan dasar.
Penelitian ini secara sistematis mensintesis penelitian nasional dan internasional tentang implementasi Flipped Learning dalam pendidikan matematika sekolah dasar dari tahun 2019 hingga 2025 menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) yang dikombinasikan dengan pemetaan bibliometrik.Melalui analisis karakteristik metodologis, kluster tematis, dan temuan empiris, tinjauan ini memberikan wawasan struktural dan bukti tentang perkembangan penelitian Flipped Learning.Temuan mengungkapkan tren peningkatan konsisten dalam publikasi dan pergeseran menuju pendekatan interdisipliner dan terintegrasi teknologi.Bukti kausal terkuat muncul dari studi eksperimental, sementara penelitian quasi-eksperimental dan berbasis kelas memperkuat keterapan praktis di berbagai konteks.Secara kolektif, bukti mengonfirmasi bahwa persiapan digital pra-kelas yang terstruktur dan keterlibatan kelas yang interaktif secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, literasi numerasi, motivasi, dan pembelajaran mandiri dalam matematika sekolah dasar.Secara teoritis, penelitian ini memosisikan Flipped Learning sebagai model restrukturisasi pedagogis yang mengintegrasikan pembelajaran aktif, keterlibatan konstruktivis, dan mediasi digital.Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada konteks, dipengaruhi oleh kompetensi digital guru, kesiapan infrastruktur, dan sistem dukungan sosial-pendidikan.Penelitian masa depan harus memprioritaskan desain eksperimental yang sensitif terhadap konteks dan evaluasi longitudinal untuk memperkuat implementasi berbasis bukti di berbagai lingkungan pendidikan.Selain itu, tinjauan ini menekankan pentingnya menyelaraskan inovasi pedagogis dengan kesiapan sistem pendidikan.Implementasi Flipped Learning yang sukses dalam pendidikan matematika sekolah dasar memerlukan tidak hanya perancangan ulang instruksional tetapi juga dukungan institusional, pengembangan profesional untuk guru, dan akses yang adil terhadap sumber daya digital.Pemangku kebijakan dan pemimpin sekolah harus mempertimbangkan program peningkatan kapasitas terstruktur dan peningkatan infrastruktur untuk memastikan adopsi berkelanjutan.Penelitian masa depan harus lebih jauh mengeksplorasi dampak longitudinal, analisis perbandingan lintas negara, dan model adaptif yang mengintegrasikan teknologi emerging seperti kecerdasan buatan dan sistem pembelajaran personalisasi untuk menyempurnakan dan mengkontekstualisasikan praktik Flipped Learning dalam berbagai pengaturan pendidikan dasar.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis secara lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Flipped Learning dalam pembelajaran matematika sekolah dasar, seperti kesiapan guru, kualitas media pembelajaran digital, dan dukungan orang tua. 2. Mengembangkan model Flipped Learning yang disesuaikan dengan konteks lokal dan budaya, serta mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran matematika. 3. Melakukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang Flipped Learning terhadap hasil belajar matematika siswa, termasuk pemahaman konsep, literasi numerasi, dan keterampilan abad ke-21.
- Computational Fluid Dynamics Analysis of Flow Patterns, Pressure Drop, and Heat Transfer Coefficient... hindawi.com/journals/mpe/2021/6645128Computational Fluid Dynamics Analysis of Flow Patterns Pressure Drop and Heat Transfer Coefficient hindawi journals mpe 2021 6645128
- 0. pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs e-iji.net/dosyalar/iji_2023_2_18.pdf0 pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs e iji dosyalar iji 2023 2 18 pdf
| File size | 450.37 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 item yang telah divalidasi dan terbukti andal. Analisis data dilakukan menggunakan PairedInstrumen penelitian adalah tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 item yang telah divalidasi dan terbukti andal. Analisis data dilakukan menggunakan Paired
UNDIKSHAUNDIKSHA Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah melakukan penguatan kurikulum, pelatihan guru, peningkatan partisipasi siswa, serta kolaborasi dengan orangUntuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah melakukan penguatan kurikulum, pelatihan guru, peningkatan partisipasi siswa, serta kolaborasi dengan orang
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Mereka tidak dapat belajar dengan baik dan hubungan yang buruk antara guru dan siswa. Dan lingkungan non-sosial adalah 2 siswa. Pemahaman siswa kelas XMereka tidak dapat belajar dengan baik dan hubungan yang buruk antara guru dan siswa. Dan lingkungan non-sosial adalah 2 siswa. Pemahaman siswa kelas X
IAIDAIAIDA Implementasi kurikulum dilakukan melalui silabus yang menggabungkan nilai karakter, rincian RPP, dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung perkembanganImplementasi kurikulum dilakukan melalui silabus yang menggabungkan nilai karakter, rincian RPP, dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung perkembangan
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Think-Pair-Share berpengaruh positif terhadap pencapaian belajar siswa. Pengaruh tersebut terbukti melaluiHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Think-Pair-Share berpengaruh positif terhadap pencapaian belajar siswa. Pengaruh tersebut terbukti melalui
EKASAKTIEKASAKTI Besarnya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas VII-A SMP Negeri 2 Kokas Kabupaten Fakfak setelah guru menggunakan metode diskusi pada materiBesarnya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas VII-A SMP Negeri 2 Kokas Kabupaten Fakfak setelah guru menggunakan metode diskusi pada materi
EKASAKTIEKASAKTI Analisis data dilakukan dengan model Milles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan empat faktor utama yang mempengaruhi kesulitan belajar membaca siswa kelasAnalisis data dilakukan dengan model Milles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan empat faktor utama yang mempengaruhi kesulitan belajar membaca siswa kelas
EKASAKTIEKASAKTI Penggunaan LKS dalam pembelajaran memiliki beberapa potensi keuntungan. LKS dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasiPenggunaan LKS dalam pembelajaran memiliki beberapa potensi keuntungan. LKS dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasi
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan objek penelitian siswa kelas I sampai VI serta instruktur menari. Pengumpulan data dilakukanMetode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan objek penelitian siswa kelas I sampai VI serta instruktur menari. Pengumpulan data dilakukan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Teknik sampling yang digunakan adalah total population sampling. Penelitian ini dilakukan melalui prosedur pemberian pre-test, penerapan treatment, danTeknik sampling yang digunakan adalah total population sampling. Penelitian ini dilakukan melalui prosedur pemberian pre-test, penerapan treatment, dan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Daun pucuk merah dilaporkan mengandung berbagai senyawa bioaktif, meliputi flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan triterpenoid. SelainDaun pucuk merah dilaporkan mengandung berbagai senyawa bioaktif, meliputi flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan triterpenoid. Selain
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Namun, beberapa mahasiswa merasakan bahwa program tersebut tidak memperbaiki pemahaman mereka terhadap konten teks. Oleh karena itu, disarankan agar membacaNamun, beberapa mahasiswa merasakan bahwa program tersebut tidak memperbaiki pemahaman mereka terhadap konten teks. Oleh karena itu, disarankan agar membaca