UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Sukasada, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya, serta menjelaskan solusi yang dilakukan sekolah dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan siswa kelas X A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan religius seperti doa bersama dan Tri Sandya, kegiatan sosial, ekstrakurikuler, serta organisasi siswa. Implementasi lima sila tercermin dalam sikap religius, toleransi, kerja sama, musyawarah, dan tanggung jawab sosial siswa. Namun, pelaksanaan tersebut masih menghadapi hambatan, baik faktor internal seperti rendahnya motivasi siswa dan keterbatasan metode pembelajaran karakter, maupun faktor eksternal seperti pengaruh media sosial dan lingkungan keluarga. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah melakukan penguatan kurikulum, pelatihan guru, peningkatan partisipasi siswa, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Secara keseluruhan, implementasi nilai-nilai Pancasila telah berjalan cukup baik dan berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa.
Proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah medan spektrum dialektika peperangan ideologis jangka panjang yang terus dituntut bergerak beradaptasi secara progresif dan dinamis dalam usaha kolektif meredam gempuran daya destruksi dari arus lalu lintas deras degradasi moral kemerosotan zaman.Kurikulum tidak terlihat harus dirawat agar akarnya mampu menembus dan mencengkeram kuat memeluk kelembapan tanah yang berupa iklim psikologis aman sekolah, berinteraksi dan tumbuh dari dalam jantung rutinitas habituasi operasional lembaga pendidikan itu sendiri.Syarat mutlak bagi keberhasilan reduksi risiko ini hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen otoritas sekolah menunjukan determinasi keberanian untuk merekonstruksi ulang dan mengadopsi ekosistem arsitektur rekayasa metode pembelajaran konstruktivisme sosial, yang diejawantahkan secara berani melalui model kolaboratif inklusif berbasis proyek penyelidikan masalah lapangan (PjBL).
Penelitian lanjutan perlu fokus pada dampak penggunaan media digital terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks budaya global. Selain itu, perlu dikembangkan metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi dan nilai-nilai lokal untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di lingkungan rumah, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan pengaruh eksternal. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul strategi yang lebih efektif dalam membentuk karakter siswa yang konsisten dengan prinsip Pancasila.
- Pembentukan Karakter Religius Siswa SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar Dalam Pandangan Behavioristik... journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS/article/view/3489Pembentukan Karakter Religius Siswa SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar Dalam Pandangan Behavioristik journal ilmudata index php RIGGS article view 3489
- Vol 23, No 2 (2025). vol sosio religi jurnal kajian pendidikan doi https sosioreligi v23i2 table contents... ejournal.upi.edu/index.php/SosioReligi/issue/view/4968Vol 23 No 2 2025 vol sosio religi jurnal kajian pendidikan doi https sosioreligi v23i2 table contents ejournal upi edu index php SosioReligi issue view 4968
- Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Lingkungan Sekolah | Mindyasningrum | WASPADA (Jurnal Wawasan... ejournal.undaris.ac.id/index.php/waspada/article/view/540Implementasi Nilai Nilai Pancasila dalam Lingkungan Sekolah Mindyasningrum WASPADA Jurnal Wawasan ejournal undaris ac index php waspada article view 540
| File size | 401.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDWIUNDWI Kritik budaya akademik sekolah terhadap pendidikan formal yang demokratis, sebagaimana dirumuskan oleh Paulo Freire dan Neil Postman, berangkat dari penolakanKritik budaya akademik sekolah terhadap pendidikan formal yang demokratis, sebagaimana dirumuskan oleh Paulo Freire dan Neil Postman, berangkat dari penolakan
UNDWIUNDWI Penggunaan pertemuan daring dan penyampaian materi pembelajaran berdampak pada tingkat pemahaman siswa di kelas besar, terutama pada mata pelajaran kurikulumPenggunaan pertemuan daring dan penyampaian materi pembelajaran berdampak pada tingkat pemahaman siswa di kelas besar, terutama pada mata pelajaran kurikulum
UNDWIUNDWI Hasil perhitungan statistisk diperoleh Koefisien F untuk variasi hasil belajar IPAS tinggi secara signifikan belajar siswa kelas V SD Gugus VI SutasomaHasil perhitungan statistisk diperoleh Koefisien F untuk variasi hasil belajar IPAS tinggi secara signifikan belajar siswa kelas V SD Gugus VI Sutasoma
UNDWIUNDWI Materi pembelajaran mencakup bahasa dan sastra, yang tidak hanya memperkenalkan keindahan bahasa, tetapi juga nilai budaya lokal dan nasional. TantanganMateri pembelajaran mencakup bahasa dan sastra, yang tidak hanya memperkenalkan keindahan bahasa, tetapi juga nilai budaya lokal dan nasional. Tantangan
UNDWIUNDWI Terdapat perbedaan pemahaman konsep PPKn dan sikap sosial secara simultan antara siswa yang mengikuti model Two Stay Two Stray berbantuan media video denganTerdapat perbedaan pemahaman konsep PPKn dan sikap sosial secara simultan antara siswa yang mengikuti model Two Stay Two Stray berbantuan media video dengan
UNDWIUNDWI Evaluasi pembelajaran yang bersifat positif dan reflektif juga membantu siswa dalam memperbaiki dan mengembangkan kualitas tulisannya. Temuan ini menegaskanEvaluasi pembelajaran yang bersifat positif dan reflektif juga membantu siswa dalam memperbaiki dan mengembangkan kualitas tulisannya. Temuan ini menegaskan
UNDWIUNDWI Pada siklus 2, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu sebanyak 29 siswa (93,54%) mencapai ketuntasan belajar klasikal dengan nilai ≥75. TemuanPada siklus 2, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu sebanyak 29 siswa (93,54%) mencapai ketuntasan belajar klasikal dengan nilai ≥75. Temuan
UNDWIUNDWI Metode penelitian berupa penelitian dan pengembangan dengan observasi, wawancara, dan uji data; data kuantitatif diolah dari hasil uji coba produk menggunakanMetode penelitian berupa penelitian dan pengembangan dengan observasi, wawancara, dan uji data; data kuantitatif diolah dari hasil uji coba produk menggunakan
Useful /
UNPADUNPAD Iklan-iklan tersebut menggunakan perspektif neo-kolonial dengan menempatkan perempuan Muslim Indonesia dalam konteks budaya dan musik Barat, namun sekaligusIklan-iklan tersebut menggunakan perspektif neo-kolonial dengan menempatkan perempuan Muslim Indonesia dalam konteks budaya dan musik Barat, namun sekaligus
UNDWIUNDWI Abstract English: This study aims to develop a project-based learning model grounded in the Tri Kaya Parisudha philosophy to prevent bullying in juniorAbstract English: This study aims to develop a project-based learning model grounded in the Tri Kaya Parisudha philosophy to prevent bullying in junior
UNDIKSHAUNDIKSHA Dengan demikian, Program One Man One Research berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri Bali Mandara. Program One ManDengan demikian, Program One Man One Research berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri Bali Mandara. Program One Man
UNDWIUNDWI Kualitas layanan pembelajaran berperan penting dalam mempengaruhi loyalitas siswa terhadap Program Pendidikan Profesi Guru. Peningkatan kualitas layananKualitas layanan pembelajaran berperan penting dalam mempengaruhi loyalitas siswa terhadap Program Pendidikan Profesi Guru. Peningkatan kualitas layanan