UNDWIUNDWI

WIDYAACCARYAWIDYAACCARYA

Artikel ini bertujuan untuk meng dan peranannya dalam pengembangan keterampilan berbahasa siswa; mengidentifikasi tujuan dan fungsi pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa; menggali cakupan materi pembelajaran yang meliputi aspek kebahasaan, keterampilan berbahasa, dan sastra; serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran dan upaya pemecahannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, yang bersumber dari literatur ilmiah, buku ajar, jurnal, dan dokumen kurikulum pendidikan dasar yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan reflektif dan interpretatif dengan merujuk pada teori pengembangan keterampilan berbahasa menurut Gereda (2020), teori keterampilan berbahasa terpadu menurut Yudistira (2016), serta prinsip-prinsip pembelajaran bahasa di sekolah dasar menurut Ali (2020) dan Suparlan (2020). Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di SD bertujuan mengembangkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara terpadu agar siswa mampu berkomunikasi efektif. Materi pembelajaran mencakup bahasa dan sastra, yang tidak hanya memperkenalkan keindahan bahasa, tetapi juga nilai budaya lokal dan nasional. Tantangan yang dihadapi antara lain rendahnya minat siswa dan perbedaan kemampuan berbahasa, yang memerlukan strategi inovatif berbasis teknologi, pembelajaran kontekstual, dan kolaboratif.

Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD berfokus pada pengembangan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara terpadu.Materi mencakup kebahasaan, sastra, dan nilai budaya untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan berkomunikasi siswa.Tantangan utama adalah rendahnya minat dan beragam kemampuan siswa, sehingga diperlukan strategi inovatif dan kontekstual.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis game terhadap peningkatan motivasi belajar bahasa Indonesia di kelas 2 SD, dengan mengukur perubahan skor keterampilan membaca dan menulis setelah 8 minggu intervensi; meneliti efektivitas model pembelajaran kolaboratif terpadu antara guru, orang tua, dan pelajar dalam meningkatkan kompetensi komunikasi lisan di sekolah dasar inklusif; serta mempelajari hubungan antara tingkat kehadiran siswa dalam program literasi malam dan perkembangan kosakata serta pemahaman teks sastra tingkat dasar, dengan mengontrol variabel lingkungan belajar di rumah.

  1. PROBLEMATIKA DAN STRATEGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR | Jurnal... jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/jrpd/article/view/7933PROBLEMATIKA DAN STRATEGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Jurnal jurnalnasional ump ac index php jrpd article view 7933
  2. Analisis Hambatan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar | Kajian Linguistik. analisis hambatan... doi.org/10.35796/kaling.9.2.2021.38949Analisis Hambatan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Kajian Linguistik analisis hambatan doi 10 35796 kaling 9 2 2021 38949
  3. EVALUASI PSIKOMOTORIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS HYBRID LEARNING | Journal of Educational... doi.org/10.46229/elia.v2i2.487EVALUASI PSIKOMOTORIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS HYBRID LEARNING Journal of Educational doi 10 46229 elia v2i2 487
  4. Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan | Journal of Education Research. kompetensi... jer.or.id/index.php/jer/article/view/30Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Journal of Education Research kompetensi jer index php jer article view 30
  5. Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar... doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3791Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar doi 10 31004 basicedu v6i5 3791
Read online
File size321.27 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test