UIN MALANGUIN MALANG

Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamUlul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Peraturan Menteri Pendidikan dan Nasional Republik Indonesia No. 16 Tahun 2007 menjelaskan bahwa ada empat kompetensi sebagai guru professional yaitu kompetensi pedagogic, professional, sosial dan kepribadian. Empat kompetensi tersebut harus melekat pada orang yang berprofesi sebagai guru sebab melalui empat kompetensi tersebut kinerja guru dapat dilihat apakah meningkat atau hanya statis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) factor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru 2) Faktor-faktor yang menghambat kinerja guru, dan 3) Strategi dalam meningkatkan kinerja guru. Dalam hal ini subjek penelitiannya ialah guru di Mas Muhammadiyah 1 Medan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif natural. Adapun hasil penelitiannya ialah faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pada guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan yaitu: kemampuan guru dalam mengajar, tingkat pendidikan, pelatihan, motivasi kerja, dan masa kerja. Faktor penghambat kinerja guru ialah belum maksimalnya pemahaman guru dan pengaplikasiannya tentang Permendiknas No 16 tahun 2007 mengenai standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru, terakhir strategi peningkatan kinerja yang diberikan ialah melalui pelatihan workshop, motivasi, dan reward.

Dari hasil temuan dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pada guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan yaitu.kemampuan guru dalam mengajar, tingkat pendidikan, pelatihan, motivasi kerja, dan masa kerja.Belum maksimalnya pemahaman guru tentang Permendiknas No 16 tahun 2007 mengenai standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru 2.Karakteristik siswa yang beragam, Kurang maksimal pemahaman guru tentang teori pembelajaran dan prinsip-prinsip belajar 3.Kurangnya pemahaman tentang internet serta penggunaan teknologi informasi hanya sebatas penggunaan laptop dan infokus untuk penyampaian materi di kelas.Masih perlu diperbanyak lagi adanya pelatihan tentang peningkatan kompetensi bagi guru.Kurang meratanya supervisi dan tindak lanjut yang dilakukan pada guru 6.Terkadang ditemukan ketidaksesuian antara yang tertulis di RPP dengan pengalaman belajar dalam action kelas.Tidak dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dibuat menjadi karya tulis untuk membantu guru dalam kenaikan pangkat serta peningkatan karir.Di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan dalam strategi meningkatkan kinerja guru diantaranya melalui kegiatan workshop setiap awal tahun pelajaran dalam rangka membuat program-program pembelajaran dan pembagian tugas guru, adanya kebebasan guru dalam pengelolaan kelas, danya motivasi untuk guru menjadi lebih kreatif dalam menyampikan materi pembelajaran, dan pemberian Reward.

Untuk meningkatkan kinerja guru, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan dan workshop yang terstruktur. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi-strategi motivasi yang dapat meningkatkan semangat dan gairah kerja guru. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari pemberian reward terhadap kinerja guru dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan saran praktis bagi lembaga pendidikan dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Read online
File size597.66 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test