UNDWIUNDWI

WIDYAACCARYAWIDYAACCARYA

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot bagi siswa sekolah menengah atas menggunakan model DDDE (Decide, Design, Development, Evaluation). Masalah latar belakang meliputi ketertarikan rendah pada teks anekdot konvensional, kurangnya materi pengajaran relevan dengan kehidupan digital siswa, serta pemanfaatan smartphone dan akses internet yang belum optimal. Metode penelitian berupa penelitian dan pengembangan dengan observasi, wawancara, dan uji data; data kuantitatif diolah dari hasil uji coba produk menggunakan kuesioner dan tes hasil belajar, sedangkan data kualitatif diperoleh dari observasi dan wawancara guru serta siswa. Hasil uji coba pada 26 siswa menunjukkan peningkatan rata-rata skor pre‑test 61,8 menjadi post‑test 83,8, dengan kenaikan 22 poin; uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (t=44,9 > t‑tabel 2,06, α=0,05). Nilai gain ternormalisasi (g)=0,58 berada di kategori moderat, menandakan media belajar efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Media berbasis smartphone terbukti sangat sesuai untuk proses pembelajaran dan memberikan dampak positif pada pemahaman siswa.

Media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot terbukti layak dan meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.Media ini menawarkan solusi inovatif terhadap tantangan metode pembelajaran konvensional, dengan pendekatan dinamis dan interaktif yang selaras dengan kebutuhan digital siswa.Implementasi media ini dapat menjadi model bagi pengembangan materi pembelajaran lainnya, mendukung literasi digital dan keterampilan berpikir kreatif siswa.

Penelitian lanjutan dapat dimulai dengan melakukan uji coba skala besar di berbagai wilayah—baik urban maupun rural—untuk menguji keberlanjutan efektivitas media ini di lingkungan yang memiliki infrastruktur dan latar belakang sosial ekonomi berbeda. Selanjutnya, dikembangkan versi offline yang meminimalisir ketergantungan pada koneksi internet, sehingga aksesibilitas dapat ditingkatkan bagi siswa yang tidak selalu terhubung, sekaligus dilengkapi fitur umpan balik berbasis AI yang menyajikan koreksi real‑time pada tulisan anekdot. Terakhir, disarankan melakukan studi jangka panjang dengan tes pencadangan setelah 3–6 bulan guna menilai retensi pengetahuan dan keterampilan menulis anekdot, sehingga dapat memastikan dampak media tidak hanya bersifat sementara dan dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kurikulum.

  1. ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4: RANCANGAN MEDIA VIDEO EDUKASI MENGGUNAKAN POWTOON DI SDN... jurnalp4i.com/index.php/science/article/view/3501ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4 RANCANGAN MEDIA VIDEO EDUKASI MENGGUNAKAN POWTOON DI SDN jurnalp4i index php science article view 3501
  2. DOI Name 10.5187 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 32z crossref desc 59z korean... doi.org/10.5187DOI Name 10 5187 Values doi name values index type timestamp data hs serv 32z crossref desc 59z korean doi 10 5187
  3. DOI Name 10.3125 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 56z crossref desc 58z vietnam... doi.org/10.3125DOI Name 10 3125 Values doi name values index type timestamp data hs serv 56z crossref desc 58z vietnam doi 10 3125
  4. Media Pembelajaran Video Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Sila Ketiga Dan Kesadaran Hidup Rukun |... jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/citizenshipvirtues/article/view/1712Media Pembelajaran Video Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Sila Ketiga Dan Kesadaran Hidup Rukun jurnal stkipkusumanegara ac index php citizenshipvirtues article view 1712
  5. DOI Name 10.3198 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 08z crossref email 03z admin... doi.org/10.3198DOI Name 10 3198 Values doi name values index type timestamp data hs serv 08z crossref email 03z admin doi 10 3198
Read online
File size651.6 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test