AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana pendekatan pembelajaran berbasis pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen jenis Nonequivalent Control Group Design. Responden terdiri dari dua kelas IV di SDN Kesamben 07 Kabupaten Blitar, di mana kelas IVA berperan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol, masing-masing beranggotakan 25 peserta didik. Tes uraian berpikir kritis diberikan sebelum dan setelah perlakuan sebagai alat ukur. Data dianalisis melalui uji statistik t-test dan penghitungan N-Gain. Hasil akhir menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil posttest kelompok eksperimen dan kontrol, yakni 84,60 dan 73,00 secara berturut-turut. Perhitungan N-Gain menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 55,01% pada kelompok eksperimen dan 30,95% pada kelompok kontrol, menandakan bahwa model pembelajaran Problem Solving cukup unggul dibandingkan metode tradisional. Temuan tersebut memperkuat bahwa strategi Problem Solving secara nyata mendorong keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman materi, serta mengasah kemampuan berpikir kritis mereka dalam pelajaran IPAS di tingkat SD.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, pendekatan pembelajaran Problem Solving terbukti dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pelajaran IPAS.Peningkatan signifikan skor posttest pada kelas eksperimen menjadi indikator utama keberhasilan strategi ini dibandingkan metode konvensional, serta skor N-Gain yang lebih tinggi dan masuk dalam kategori cukup efektif.Penerapan tahapan Problem Solving yang sistematis dimulai dari perumusan masalah hingga presentasi solusi mampu meningkatkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.Melalui penerapan eksperimen praktis dan diskusi berbasis problematika konkret, proses belajar menjadi lebih signifikan secara pedagogis dan sesuai dengan kehidupan nyata peserta didik.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar model Problem Solving diintegrasikan secara lebih luas pada mata pelajaran lain di sekolah dasar guna mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara menyeluruh. Peneliti selanjutnya juga dapat mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran digital interaktif atau alat bantu visual yang mendukung pendekatan Problem Solving, serta melakukan penelitian jangka panjang untuk melihat dampaknya terhadap sikap ilmiah, kreativitas, dan hasil belajar dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan bagi guru agar mampu merancang pembelajaran Problem Solving yang adaptif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
- Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran... journal.aripafi.or.id/index.php/tritunggal/article/view/716Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran journal aripafi index php tritunggal article view 716
- Model Problem-Based Learning dan Model Problem-Solving: Perbedaan terhadap Hasil Belajar Siswa | Jurnal... jurnal.fkip.unmul.ac.id/index.php/JLPF/article/view/4692Model Problem Based Learning dan Model Problem Solving Perbedaan terhadap Hasil Belajar Siswa Jurnal jurnal fkip unmul ac index php JLPF article view 4692
- Efektifitas Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan Media Belajar Pabala terhadap Kemampuan Pemecahan... jurnal.unw.ac.id/index.php/janacitta/article/view/3830Efektifitas Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan Media Belajar Pabala terhadap Kemampuan Pemecahan jurnal unw ac index php janacitta article view 3830
| File size | 315.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR 005 yang berarti terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil uji n‑gain menunjukkan gain pada kelas eksperimen A 0,65 dengan005 yang berarti terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil uji n‑gain menunjukkan gain pada kelas eksperimen A 0,65 dengan
UNIFLORUNIFLOR The research results can also provide educators insight into designing more exciting and adaptive learning strategies. The research demonstrates that process-basedThe research results can also provide educators insight into designing more exciting and adaptive learning strategies. The research demonstrates that process-based
UPMSUPMS Jumlah siswa dalam kelas ini ada 16 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisisJumlah siswa dalam kelas ini ada 16 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis
PERADABANPERADABAN Rata-rata kelas mengalami peningkatan dari 56,67 pada kondisi awal menjadi 74,44 pada siklus I dan 86,11 pada siklus II. Pembelajaran siklus 1 siswa yangRata-rata kelas mengalami peningkatan dari 56,67 pada kondisi awal menjadi 74,44 pada siklus I dan 86,11 pada siklus II. Pembelajaran siklus 1 siswa yang
UMPWRUMPWR Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berbentuk pre-test – post-test satu kelompok. Subjek penelitian adalahPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berbentuk pre-test – post-test satu kelompok. Subjek penelitian adalah
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU In the Western Indonesian time zone, it is 3. 40 and in the Central Indonesian time zone, it is 2. 103. So that the Guided Inquiry model can improve studentsIn the Western Indonesian time zone, it is 3. 40 and in the Central Indonesian time zone, it is 2. 103. So that the Guided Inquiry model can improve students
OJSOJS Penelitian ini dilaksanakan di SDN 03 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental desingn,Penelitian ini dilaksanakan di SDN 03 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental desingn,
HAMZANWADIHAMZANWADI Analisis menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematika berbeda secara signifikan antar gaya belajar (diverger, assimilator, converger, dan accommodator)Analisis menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematika berbeda secara signifikan antar gaya belajar (diverger, assimilator, converger, dan accommodator)
Useful /
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media e-komik edukatif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu PengetahuanPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media e-komik edukatif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Terdapat 2 (dua) subjekPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Terdapat 2 (dua) subjek
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Guru Minu Miftahul Falah Tegal Kidul, Pasuruan umumnya telah memiliki pemahaman profesionalisme guru dengan baik, ciri-ciri guru profesional, dan memilikiGuru Minu Miftahul Falah Tegal Kidul, Pasuruan umumnya telah memiliki pemahaman profesionalisme guru dengan baik, ciri-ciri guru profesional, dan memiliki
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Guru yang telah memperoleh sertifikasi sebanyak enam orang dari tahun 2011 sampai 2023. Motivasi untuk meningkatkan kemampuan kerja agar dapat meningkatkanGuru yang telah memperoleh sertifikasi sebanyak enam orang dari tahun 2011 sampai 2023. Motivasi untuk meningkatkan kemampuan kerja agar dapat meningkatkan