UNSULTRAUNSULTRA
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)Abdullah Silondae Road adalah tipe jalan 4 lajur 2 arah tak terbagi (4/2 UD) yang merupakan jalur menuju aktifitas perkotaan, pendidikan, perdagangan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parameter lalu lintas pada ruas jalan Abdullah Silondae berdasarkan studi lalu lintas, termasuk volume dan kecepatan kendaraan yang diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu sepeda motor (MC), kendaraan ringan (LV), dan kendaraan berat (HV). Variabel yang digunakan adalah karakteristik lalu lintas, yaitu volume, kecepatan, dan kepadatan. Untuk menentukan formulasi hubungan karakteristik, digunakan tiga model yaitu Greenshield, Greenberg, dan Underwood. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa model Greenshield adalah model terbaik dengan nilai R² = 0.99 dengan persamaan hubungan kecepatan-kepadatan, volume-kepadatan, dan volume-kecepatan sebagai berikut: S = 41,3 - 0,15.D, V = 41,3.D-0,15.D², V = 273 . S – 6,6.S².
Model yang paling sesuai dengan kondisi aktual pada ruas Jalan Abdullah Silondae adalah model Greenshield, dengan persamaan V = 41,1 x D – 0,151 x D² (R²=0,99).Berdasarkan model yang dipilih maka volume maksimum sebesar 2.827 smp/jam, kecepatan maksimum sebesar 21 km/jam, dan kepadatan maksimum sebesar 137 smp/km.
Berdasarkan hasil penelitian, model Greenshield terbukti menjadi model terbaik untuk menggambarkan hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas pada ruas jalan Abdullah Silondae. Namun, penelitian ini hanya fokus pada satu ruas jalan tertentu. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, studi lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan model-model ini pada berbagai ruas jalan di kota Kendari, termasuk jalan-jalan dengan karakteristik yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku lalu lintas, seperti kondisi jalan, cuaca, dan perilaku pengemudi. Dengan demikian, studi lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam merancang dan mengelola sistem transportasi perkotaan yang efektif dan efisien.
| File size | 1.31 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKSUNIKS Total LHR dari hasil analisa kendaraan berjumlah 4. 622 kendaraan/hari. Berdasarkan perhitungan faktor lalu-lintas kendaraan didapat nilai ESAL total sebesarTotal LHR dari hasil analisa kendaraan berjumlah 4. 622 kendaraan/hari. Berdasarkan perhitungan faktor lalu-lintas kendaraan didapat nilai ESAL total sebesar
UNIKSUNIKS Faktor beban berlebih yang terjadi pada jalan Brawijaya menyebabkan 4 jenis kerusakan yaitu distorsi alur, retak buaya, lobang dan cekungan. Brawijaya,Faktor beban berlebih yang terjadi pada jalan Brawijaya menyebabkan 4 jenis kerusakan yaitu distorsi alur, retak buaya, lobang dan cekungan. Brawijaya,
UNIKSUNIKS Dowel tidak dipasang pada awal dan akhir ruas jalan karena bukan sambungan antar segmen. Hasil ini dapat dijadikan acuan dalam pengadaan material dan pelaksanaanDowel tidak dipasang pada awal dan akhir ruas jalan karena bukan sambungan antar segmen. Hasil ini dapat dijadikan acuan dalam pengadaan material dan pelaksanaan
UNIKSUNIKS Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, beberapa saran diberikan, yaitu. perbaikan geometri jalan dengan penyesuaian desain pada segmen dengan radiusBerdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, beberapa saran diberikan, yaitu. perbaikan geometri jalan dengan penyesuaian desain pada segmen dengan radius
UntikaUntika 96 Tahun 2015. Dengan demikian, kinerja lalu lintas pada kedua simpang masih dalam kondisi baik dan belum memenuhi syarat untuk pemasangan traffic light.96 Tahun 2015. Dengan demikian, kinerja lalu lintas pada kedua simpang masih dalam kondisi baik dan belum memenuhi syarat untuk pemasangan traffic light.
UntikaUntika Kinerja lalu lintas yaitu menyatakan kualitas pelayanan suatu segmen jalan terhadap arus lalu lintas yang dilayaninya dinyatakan berdasarkan nilai –Kinerja lalu lintas yaitu menyatakan kualitas pelayanan suatu segmen jalan terhadap arus lalu lintas yang dilayaninya dinyatakan berdasarkan nilai –
UNSULTRAUNSULTRA Berdasarkan metode MKJI 1997, nilai kapasitas tiap segmen adalah 1698,84 pcu/jam, kecepatan arus bebas 57,57 km/jam, dan derajat kejenuhan 6,867; sedangkanBerdasarkan metode MKJI 1997, nilai kapasitas tiap segmen adalah 1698,84 pcu/jam, kecepatan arus bebas 57,57 km/jam, dan derajat kejenuhan 6,867; sedangkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dan penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pemindahan lokasi parkir di sekitar pasar tradisional. Kesimpulannya, penataan ulang parkir danDan penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pemindahan lokasi parkir di sekitar pasar tradisional. Kesimpulannya, penataan ulang parkir dan
Useful /
IISTRIISTR Metode yang digunakan adalah korelasional simetris dengan melibatkan 30 siswa melalui kuesioner, serta analisis data menggunakan teknik statistik deskriptifMetode yang digunakan adalah korelasional simetris dengan melibatkan 30 siswa melalui kuesioner, serta analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif
STPMATARAMSTPMATARAM Faktor pendukung internal yaitu: (1) sumber daya alam (2) sistem keamanan (3) signal/jaringan (4) lokasi yang strategis. Faktor pendukung eksternal meliputi:Faktor pendukung internal yaitu: (1) sumber daya alam (2) sistem keamanan (3) signal/jaringan (4) lokasi yang strategis. Faktor pendukung eksternal meliputi:
STPMATARAMSTPMATARAM Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup penciptaan brand image, pengembangan lingkungan sekitar, sertifikasi produk, dan penguatan jiwa kewirausahaanStrategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup penciptaan brand image, pengembangan lingkungan sekitar, sertifikasi produk, dan penguatan jiwa kewirausahaan
URINDOURINDO Hasil penelitian menunjukkan 1) Univariat: seluruh variabel baik variabel X dan Y lebih tinggi pada kategori tidak puas, 2) Bivariat: seluruh variabelHasil penelitian menunjukkan 1) Univariat: seluruh variabel baik variabel X dan Y lebih tinggi pada kategori tidak puas, 2) Bivariat: seluruh variabel