UntikaUntika
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikSIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikKinerja lalu lintas yaitu menyatakan kualitas pelayanan suatu segmen jalan terhadap arus lalu lintas yang dilayaninya dinyatakan berdasarkan nilai – nilai Derajat Kejenuhan (DJ) dan Kecepatan Tempuh (VT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Lalu Lintas pada Ruas Jalan Pulau Sulawesi dan Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin di Kota Luwuk. Metode yang digunakan dalam menganalisis Kinerja Ruas Jalan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014) khususnya Jalan Perkotaan. Dari hasil survei selama 3 (tiga) hari dalam seminggu, maka diperoleh Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Pulau Sulawesi dan Ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin dengan kondisi jalan Dua Lajur Satu Arah (2/1) di lokasi penelitian dapat di kategorikan memiliki kinerja yang baik dikarenakan nilai Derajat kejenuhan (DJ) tidak sampai melebihi batasan kinerja lalu lintas jalan yang ditetapkan yaitu sebesar 0,85. Dimana pada Ruas Jalan Pulau Sulawesi diperoleh nilai Derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,36 dan pada Ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin sebesar 0,32. Maka diperoleh kualitas tingkat pelayanan berada pada tingkat B yang berkisar antara 0,21 – 0,44. Serta diperoleh Kecepatan Tempuh (VT) rata – rata Mobil Penumpang (MP) yang di tetapkan sebagai kriteria untuk menetapkan kinerja segmen jalan sebesar 23,89 Km/Jam Ruas Jalan Pulau Sulawesi, dan Ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin sebesar 25,38 Km/Jam.
Berdasarkan hasil survei yang telah di analisis, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa Kinerja Lalu Lintas pada ruas Jalan Pulau Sulawesi dan ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin dengan kondisi jalan Dua Lajur Satu Arah (2/1) dilokasi penelitian dapat dikategorikan memiliki Kinerja yang baik, dikarenakan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) di kedua ruas jalan tidak sampai melebihi batasan kinerja lalu intas jalan yang di tetapkan yaitu sebesar 0,85.Dimana pada ruas Jalan Pulau Sulawesi diperoleh nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,36 dan pada ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin diperoleh nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,32.Maka diperoleh kualitas Tingkat Pelayanan pada kedua ruas jalan berada pada tingkat B dimana nilai Derajat Kejenuhan (DJ) berkisar antara 0,21 – 0,44 serta Kecepatan Tempuh (VT) rata – rata Mobil Penumpang (MP) yang di tetapkan sebagai kriteria untuk menetapkan kinerja segmen jalan sebesar 23,89 Km/Jam pada ruas Jalan Pulau Sulawesi, dan pada ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin sebesar 25,38 Km/Jam.Diperoleh Kecepatan Tempuh (VT) kendaraan rendah yaitu mulai dibatasi, yang disebabkan adanya aktivitas hambatan samping dan banyaknya arus lalu lintas yang melewati ruas jalan lokasi penelitian Jalan Pulau Sulawesi, dan Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin.
Untuk meningkatkan kinerja lalu lintas di Kota Luwuk, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang menggabungkan faktor lingkungan seperti pengaruh cuaca terhadap arus lalu lintas, analisis efektivitas penataan lampu lalu lintas, dan evaluasi dampak penggunaan transportasi umum terhadap beban jalan. Pertama, studi tentang pengaruh kondisi cuaca (hujan, panas, atau kabut) terhadap kecepatan tempuh dan kepadatan lalu lintas dapat memberikan wawasan tentang ketahanan jalan di berbagai kondisi lingkungan. Kedua, penelitian mengenai optimasi penempatan lampu lalu lintas di persimpangan utama dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi alur lalu lintas. Ketiga, evaluasi potensi transportasi umum sebagai alternatif mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya, khususnya di area komersial seperti Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sultan Hasanuddin, dapat menjadi arah penelitian yang relevan.
- Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
- ANALISIS KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN DI KOTA LUWUK (Studi Kasus : Jl. Pulau Sulawesi dan Jalan... doi.org/10.55114/siparstika.v5i1.1113ANALISIS KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN DI KOTA LUWUK Studi Kasus Jl Pulau Sulawesi dan Jalan doi 10 55114 siparstika v5i1 1113
| File size | 459.26 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikan yang berpengaruh terhadap angka penyalahgunaan narkobaPenelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikan yang berpengaruh terhadap angka penyalahgunaan narkoba
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode biopori merupakan solusi yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam penanganan genangan di area tamanPenelitian ini menyimpulkan bahwa metode biopori merupakan solusi yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam penanganan genangan di area taman
UNTAGUNTAG Kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai tingkat kepuasan tamu atau konsumen. Tingkat kepuasan ini dapat diperoleh dari perbandingan atau jenis pelayananKualitas pelayanan dapat diartikan sebagai tingkat kepuasan tamu atau konsumen. Tingkat kepuasan ini dapat diperoleh dari perbandingan atau jenis pelayanan
ARITEKINARITEKIN Berdasarkan hasil analisis arus lalu lintas sepeda motor pada jam puncak pagi dan jam puncak sore di ruas Jalan Mawar–Jalan Wijaya Kusuma, KabupatenBerdasarkan hasil analisis arus lalu lintas sepeda motor pada jam puncak pagi dan jam puncak sore di ruas Jalan Mawar–Jalan Wijaya Kusuma, Kabupaten
UNPAMUNPAM PT. Mesco Sarana Nusantara merupakan salah satu perusahaan migas yang merekrut karyawan secara mandiri di dalam perusahaan. Sulit bagi perusahaan untukPT. Mesco Sarana Nusantara merupakan salah satu perusahaan migas yang merekrut karyawan secara mandiri di dalam perusahaan. Sulit bagi perusahaan untuk
4141 Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan sekolah, perkantoran, rumah sakit, dan pertokoan di ruas Jalan Pocut Baren antara SMA Methodist dan SDN 20Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan sekolah, perkantoran, rumah sakit, dan pertokoan di ruas Jalan Pocut Baren antara SMA Methodist dan SDN 20
4141 Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan developer adalah aspek harga lahan (100%), aspek suasana lingkungan (80%), aspek perizinan (50%), aspekFaktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan developer adalah aspek harga lahan (100%), aspek suasana lingkungan (80%), aspek perizinan (50%), aspek
RAHARJARAHARJA Perempatan jalan merupakan persimpangan kendaraan-kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang diatur oleh lampu lalulintas, permasalahannya yaitu lampuPerempatan jalan merupakan persimpangan kendaraan-kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang diatur oleh lampu lalulintas, permasalahannya yaitu lampu
Useful /
RAHARJARAHARJA Multimedia memiliki peranan penting dalam terwujudnya konsep 4B iLearning, sehingga diperlukan media untuk menunjang penyimpanan dokumentasi. Green DocumentationMultimedia memiliki peranan penting dalam terwujudnya konsep 4B iLearning, sehingga diperlukan media untuk menunjang penyimpanan dokumentasi. Green Documentation
UM SURABAYAUM SURABAYA Kinerja beton SCGC yang optimal mendapatkan slump flow yang berkisar antara 550 mm sampai 650 mm. Dengan semen yang dibatasi sebesar 350 kg/m3, CementKinerja beton SCGC yang optimal mendapatkan slump flow yang berkisar antara 550 mm sampai 650 mm. Dengan semen yang dibatasi sebesar 350 kg/m3, Cement
UM SURABAYAUM SURABAYA Area Concourse memiliki lebar 15 meter, rencana diperlebar menjadi 22 meter. Perlebaran Area Councourse bertujuan untuk melihat kemegahan Candi BorobudurArea Concourse memiliki lebar 15 meter, rencana diperlebar menjadi 22 meter. Perlebaran Area Councourse bertujuan untuk melihat kemegahan Candi Borobudur
UM SURABAYAUM SURABAYA Berdasarkan hasil analisis, selama periode 50 tahun diperoleh volume total sedimen yang masuk waduk adalah 7,69 juta m3, elevasi nol baru pada 15,78 mBerdasarkan hasil analisis, selama periode 50 tahun diperoleh volume total sedimen yang masuk waduk adalah 7,69 juta m3, elevasi nol baru pada 15,78 m