UNIMAR AMNIUNIMAR AMNI
Jurnal Universal TechnicJurnal Universal TechnicPelat baja Grade A umum digunakan dalam struktur kelautan dan lepas pantai karena ketahanannya yang tinggi terhadap korosi. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi sudut bevel (30°, 40°, dan 50°) serta penggunaan backing keramik terhadap sifat mekanik dan cacat las pada baja Grade A dengan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Proses pengelasan dilakukan dengan teknik multipass sebanyak empat lapisan. Metode penelitian bersifat eksperimental, meliputi uji makro visual, uji penetran cair, uji tarik, dan uji impak. Hasil menunjukkan bahwa spesimen tanpa backing keramik (P1) mengalami lebih banyak cacat seperti incomplete penetration dan spatter dibandingkan dengan spesimen yang menggunakan backing keramik (P2). Semua spesimen memenuhi standar uji impak ASTM E23 dengan rata-rata nilai impak sebesar 23,9–24,1 J/mm². Uji tarik menunjukkan bahwa penggunaan backing keramik meningkatkan kekuatan tarik, dengan nilai UTS tertinggi (576,1 MPa) dan elongasi maksimum (25%).
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Backing Ceramic pada variasi sudut bevel 30° secara signifikan meningkatkan kekuatan mekanik sambungan las baja Grade A, baik dari segi uji tarik maupun uji impak.Semua spesimen dengan Backing Ceramic (P1) menunjukkan nilai tensile strength di atas standar minimum 427 MPa, dengan nilai tertinggi 576,1 MPa, yang melampaui standar elongation minimum 22%.Penggunaan backing keramik direkomendasikan, khususnya pada sudut bevel 40° dan 50°, karena terbukti meningkatkan kekuatan tarik, impak, dan kualitas struktur las pada baja Grade A.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh variasi parameter pengelasan SMAW, seperti arus dan tegangan, terhadap struktur mikro dan sifat mekanik sambungan las baja Grade A dengan dan tanpa penggunaan backing keramik. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas penggunaan backing keramik dengan metode lain dalam mengurangi cacat las, seperti penggunaan flux yang berbeda atau teknik preheating. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi kekuatan sambungan las berdasarkan kombinasi parameter pengelasan, sudut bevel, dan penggunaan backing keramik, yang dapat membantu mengoptimalkan proses pengelasan dan memastikan kualitas sambungan yang lebih baik, terutama dalam aplikasi konstruksi kapal dan struktur lepas pantai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang interaksi kompleks antara parameter pengelasan dan sifat material, sehingga dapat menghasilkan sambungan las yang lebih kuat, tahan lama, dan andal.
- Pengaruh variasi bevel pada proses pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik material | ARMATUR : Artikel... scholar.ummetro.ac.id/index.php/armatur/article/view/2694Pengaruh variasi bevel pada proses pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik material ARMATUR Artikel scholar ummetro ac index php armatur article view 2694
- STUDI KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MAKRO PADA HASIL PENGELASAN SMAW MATERIAL BAJA KARBON RENDAH... doi.org/10.21009/jptv.5.1.20STUDI KEKUATAN TARIK KEKERASAN DAN STRUKTUR MAKRO PADA HASIL PENGELASAN SMAW MATERIAL BAJA KARBON RENDAH doi 10 21009 jptv 5 1 20
| File size | 1002.12 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUSAUNUSA Waktu protrombin (PT), waktu tromboplatin parsial teraktivasi (aPTT), dan waktu rekalkifikasi plasin (PRT) dilaksanakan untuk menguji aktivitas antikoagulan.Waktu protrombin (PT), waktu tromboplatin parsial teraktivasi (aPTT), dan waktu rekalkifikasi plasin (PRT) dilaksanakan untuk menguji aktivitas antikoagulan.
UNUSAUNUSA Sebanyak 25 ekor tikus dibagi menjadi lima kelompok masing‑masing lima ekor: kelompok kontrol positif (K ) diberi pakan tinggi kolesterol dan air, kelompokSebanyak 25 ekor tikus dibagi menjadi lima kelompok masing‑masing lima ekor: kelompok kontrol positif (K ) diberi pakan tinggi kolesterol dan air, kelompok
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Penggunaan model CNN dalam penelitian ini disesuaikan dengan efisiensi untuk mengklasifikasi dengan penyesuaian khusus demi konteks identifikasi jerawat.Penggunaan model CNN dalam penelitian ini disesuaikan dengan efisiensi untuk mengklasifikasi dengan penyesuaian khusus demi konteks identifikasi jerawat.
UNSULTRAUNSULTRA Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang mampu memantau seluruh perangkat jaringan di lingkungan rumah sakit. Keberadaan sistem monitoringOleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang mampu memantau seluruh perangkat jaringan di lingkungan rumah sakit. Keberadaan sistem monitoring
HARAPANHARAPAN Dengan mendeskripsikan bahan ajar keterampilan bahasa Indonesia akan menambah pengetahuan pembelajaran bagi pengajar BIPA. Intisari dari pembahasan diDengan mendeskripsikan bahan ajar keterampilan bahasa Indonesia akan menambah pengetahuan pembelajaran bagi pengajar BIPA. Intisari dari pembahasan di
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif sehingga memperoleh hasil terdapat perbedaan yang mendasar dalam aktivitas operasional airfieldPada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif sehingga memperoleh hasil terdapat perbedaan yang mendasar dalam aktivitas operasional airfield
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Seluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA, kemudian padam pada pukul 06.00 WITA. Dengan demikian, lampu flood light diSeluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA, kemudian padam pada pukul 06.00 WITA. Dengan demikian, lampu flood light di
ELTAORGANIZATIONELTAORGANIZATION Penggunaan teknologi, khususnya permainan edukatif berbasis Android, telah terbukti mendukung proses pengajaran kosakata bahasa Inggris dengan meningkatkanPenggunaan teknologi, khususnya permainan edukatif berbasis Android, telah terbukti mendukung proses pengajaran kosakata bahasa Inggris dengan meningkatkan
Useful /
YPSMYPSM Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 22%. yang berarti variabilitas tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh Kinerja kepalaKoefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 22%. yang berarti variabilitas tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh Kinerja kepala
YPSMYPSM Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post fakto. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Suwawa KabupatenPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post fakto. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Suwawa Kabupaten
YPSMYPSM Penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan pengelolaan kelas terhadap aktivitas belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Limboto, Gorontalo.Penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan pengelolaan kelas terhadap aktivitas belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Limboto, Gorontalo.
UPNYKUPNYK Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus yang mengambil semua karyawan sebagai sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakanTeknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus yang mengambil semua karyawan sebagai sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan