ARITEKINARITEKIN
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilPermasalahan terletak pada pengunci beban dari lengan roda, motor BLDC yang tidak dapat diatur jarak kedudukannya, dan roda gila yang kurang lancar pergerakannya dari desain semula. Tujuan penyempurnaan desain untuk memperoleh gerakan yang lancar dan kedudukan pengunci beban dari lengan roda, motor BLDC yang dapat diatur agar ergonomis dan optimal. Metode melalui tahapan analisis beban yang bekerja, kebutuhan jarak kedudukan pengaturan beban dan motor BLDC, perhitungan kekuatan konstruksi, pembuatan komponen, perakitan komponen, dan evaluasi hasil pembuatan shock breaker. Hasil menunjukkan bahwa gerakan dari kedudukan pengunci beban dari lengan roda dan motor BLDC adalah lancar, roda gila harus dilakukan balancing, dimensi perangkat shock breaker panjang 120 cm, lebar 49,5 cm, tinggi 155 cm, kecepatan putar 120 rpm, jarak gerak shock breaker 2 cm, dan penyimpangan gerak ke samping 1,5 cm yang implikasinya mampu memberikan peredaman yang memadai pada pengendara sepeda listrik dengan baik.
Roda gila pada porosnya harus dipasang bantalan gelinding dan dilakukan balancing sebelum digunakan.Dimensi perangkat trainer untuk shock breaker dengan panjang 120 cm, lebar 49,5 cm, tinggi 155 cm, kecepatan putar 120 rpm, jarak gerak shock breaker 2 cm, dan penyimpangan gerak ke samping 1,5 cm mampu memberikan peredaman yang memadai pada pengendara sepeda listrik dengan baik.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh variasi jenis pegas terhadap kinerja peredaman pada shock breaker belakang sepeda listrik, dengan membandingkan material seperti ST 37 dan AISI 1020 dalam kondisi beban dinamis yang bervariasi untuk melihat optimalisasi daya tahan dan respons suspensi. Kedua, diperlukan kajian mendalam mengenai integrasi sistem pengatur posisi motor BLDC secara otomatis berbasis sensor beban, sehingga posisi motor dapat disesuaikan secara real-time sesuai berat pengendara dan kondisi jalan, yang dapat meningkatkan ergonomi dan efisiensi transmisi daya. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang penggunaan shock breaker trainer ini sebagai media evaluasi kinerja komponen suspensi di lingkungan vokasi, dengan mengukur peningkatan pemahaman mahasiswa melalui metode pre-test dan post-test sebelum dan sesudah praktikum, guna memvalidasi efektivitas trainer sebagai alat bantu pembelajaran teknik sepeda listrik yang komprehensif dan terukur.
- RANCANG BANGUN SUSPENSI BELAKANG TIPE SWING ARM PADA MOBIL LISTRIK TUXUCI 2.0 POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA... ejournal.poltekharber.ac.id/index.php/nozzle/article/view/813RANCANG BANGUN SUSPENSI BELAKANG TIPE SWING ARM PADA MOBIL LISTRIK TUXUCI 2 0 POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA ejournal poltekharber ac index php nozzle article view 813
- Desain dan Analisis Karakteristik Pegas Koil Sistem Suspensi Belakang untuk Kendaraan Ringan Sepeda Motor... ejournal.pnc.ac.id/index.php/infotekmesin/article/view/908Desain dan Analisis Karakteristik Pegas Koil Sistem Suspensi Belakang untuk Kendaraan Ringan Sepeda Motor ejournal pnc ac index php infotekmesin article view 908
- Penyempurnaan Desain dan Pembuatan Shock Breaker Belakang Tipe Pegas Sepeda Listrik | Konstruksi: Publikasi... journal.aritekin.or.id/index.php/Konstruksi/article/view/1309Penyempurnaan Desain dan Pembuatan Shock Breaker Belakang Tipe Pegas Sepeda Listrik Konstruksi Publikasi journal aritekin index php Konstruksi article view 1309
| File size | 472.08 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian Uji Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur dengan menggunakan anyaman bamboo mengalami kenaikan secara signifikan, sedangkan beratDari hasil penelitian Uji Kuat Tekan, Kuat Tarik, dan Kuat Lentur dengan menggunakan anyaman bamboo mengalami kenaikan secara signifikan, sedangkan berat
UM SURABAYAUM SURABAYA Penggunaan bahan tambah campuran Consol SG sebesar 0,2% dapat meningkatkan kuat tekan beton dari beton normal 30,36 MPa menjadi 31,13 MPa (naik 2,54%).Penggunaan bahan tambah campuran Consol SG sebesar 0,2% dapat meningkatkan kuat tekan beton dari beton normal 30,36 MPa menjadi 31,13 MPa (naik 2,54%).
UNIMMANUNIMMAN Kondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah yang lebih rendah dari normal, sehingga mengganggu fungsi jaringan tubuh akibat kekuranganKondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah yang lebih rendah dari normal, sehingga mengganggu fungsi jaringan tubuh akibat kekurangan
APPISIAPPISI Penggunaan air lemon juga mendukung pengembangan produk pangan yang lebih berkelanjutan dan ramah bagi vegetarian. Sebagai kesimpulan, air lemon dapatPenggunaan air lemon juga mendukung pengembangan produk pangan yang lebih berkelanjutan dan ramah bagi vegetarian. Sebagai kesimpulan, air lemon dapat
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Temuan ini menegaskan bahwa ketergantungan berlebihan pada satu pasar membuat sektor ini rentan terhadap kebijakan fiskal, sehingga diperlukan strategiTemuan ini menegaskan bahwa ketergantungan berlebihan pada satu pasar membuat sektor ini rentan terhadap kebijakan fiskal, sehingga diperlukan strategi
ARITEKINARITEKIN Namun demikian, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk mengeksplorasi kombinasi material dan teknik produksi terbaik yang mampu menghasilkan gentengNamun demikian, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk mengeksplorasi kombinasi material dan teknik produksi terbaik yang mampu menghasilkan genteng
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Infeksi usus pada anak merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah usia 5 tahun. Tanpa perawatan yang tepat, infeksi usus pada anak bisa berbahaya.Infeksi usus pada anak merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah usia 5 tahun. Tanpa perawatan yang tepat, infeksi usus pada anak bisa berbahaya.
UNSULTRAUNSULTRA Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa nilai kuat tekan rata‑rata beton untuk dua jenis material batu pecah berbeda, dengan gradasi 1‑2 cmBerdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa nilai kuat tekan rata‑rata beton untuk dua jenis material batu pecah berbeda, dengan gradasi 1‑2 cm
Useful /
ARITEKINARITEKIN Penelitian ini dimaksudkan guna menganalisis perbedaan arus lalu lintas sepeda motor (Q) pada jam puncak pagi dan jam puncak sore sebagai indikator kinerjaPenelitian ini dimaksudkan guna menganalisis perbedaan arus lalu lintas sepeda motor (Q) pada jam puncak pagi dan jam puncak sore sebagai indikator kinerja
IJSHSIJSHS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan microteaching berbasis pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) dalam meningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan microteaching berbasis pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) dalam meningkatkan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Menyimpulkan bahwa sediaan serum ekstrak ubi jalar Banggai (Dioscoerata aleta L. ) memiliki nilai IC₅₀ terbaik pada FIII (1,5%) dengan nilai IC₅₀Menyimpulkan bahwa sediaan serum ekstrak ubi jalar Banggai (Dioscoerata aleta L. ) memiliki nilai IC₅₀ terbaik pada FIII (1,5%) dengan nilai IC₅₀
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Masalah yang dialami ibu hamil merupakan masalah yang terbanyak terjadi, kurangnya pengetahuan mengenai gejala yang dirasakan saat masa kehamilan, selainMasalah yang dialami ibu hamil merupakan masalah yang terbanyak terjadi, kurangnya pengetahuan mengenai gejala yang dirasakan saat masa kehamilan, selain