STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN

Jurnal Master Penjas & OlahragaJurnal Master Penjas & Olahraga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kondisi fisik dan penampilan atlet melalui latihan kekuatan menggunakan latihan karet. Latihan karet adalah salah satu peralatan olahraga kebugaran dalam bentuk karet elastis dan kekuatan dan daya tahan otot. Penelitian ini dilakukan pada atlet Futsal UKM STKIP Pasundan Cimahi dengan mengambil sampel sebanyak 11 orang. Metode penelitian ini adalah eksperimen, dengan desain Two group pre test dan post test design. Dalam penelitian ini menggunakan 3 tes Instrumen, untuk kekuatan menggunakan squats, untuk kecepatan menggunakan sprint 20 meter, dan untuk daya tahan menggunakan bleep tes. Penelitian ini didasarkan pada hasil tiga komponen pengukuran biomotor sebelum dan sesudah menggunakan latihan karet. Analisis data yang digunakan adalah analisis data dengan uji-t. Kondisi fisik kekuatan otot lengan sebesar 59% dan untuk kondisi fisik daya tahan adalah 6%. Berdasarkan hasil pengujian dengan uji-t hasil signifikan untuk daya tahan diperoleh dengan nilai t hitung> dari t tabel (t hitung = 3,09> t tabel = 1,71), maka dapat digambarkan sebagai peningkatan kekuatan setelah diberi perawatan. Untuk kecepatan diperoleh t hitung> dari t tabel (t hitung = 2,05> t tabel = 1,71), maka dapat dijelaskan bahwa ada peningkatan kecepatan setelah perawatan. Sedangkan untuk daya tahan diperoleh nilai t hitung> dari t table (t hitung = 1.80 > t table = 1,71), maka dapat digambarkan terjadi peningkatan daya tahan setelah dilakukan perlakuan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan penampilan kondisi fisik (kekuatan, kecepatan dan daya tahan) di STKIP Pasundan Cimahi UKM Futsal setelah perlakuan dengan penerapan ilmu olahraga melalui latihan karet.Dari ketiga kondisi fisik ini diperiksa, karena kondisi ini adalah yang paling dasar dan penting dalam mendukung keterampilan dan prestasi atlet Futsal UKM STKIP Pasundan, ketiganya saling terkait untuk mendukung keterampilan atlet Futsal.Karena itu seorang pelatih kondisi fisik perlu mengevaluasi sebelum dan sesudah sesi latihan untuk memantau kemajuan hasil latihan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas variasi durasi latihan karet (misal: 4 minggu vs 8 minggu) terhadap peningkatan kondisi fisik atlet futsal. Studi juga perlu membandingkan efisiensi latihan karet dengan metode kekuatan tradisional (seperti halter) dalam konteks olahraga futsal. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi integrasi latihan karet dengan komponen kebugaran lain (seperti kelenturan atau koordinasi) untuk mengoptimalkan kinerja atlet. Perbandingan antara pendekatan fisiologis dan biomekanis juga layak dilakukan guna memahami mekanisme spesifik peningkatan performa yang terjadi melalui latihan ini.

Read online
File size782.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test