STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

JGCI: Journal of Guidance and Counseling InspirationJGCI: Journal of Guidance and Counseling Inspiration

Bentuk-bentuk pola asuh orang tua sangat erat hubungannya dengan kepribadian anak setelah ia menjadi dewasa. Hal ini dikarenakan ciri-ciri dan unsur watak seorang individu dewasa sebenarnya sudah diletakan benih-benihnya ke dalam jiwa seseorang individu sejak sangat awal, yaitu pada masa dia masih kanak-kanak. Masing-masing orang tua memiliki pola asuh tersendiri dalam mengarahkan perilaku anak. Hal ini sangat berpengaruh oleh latar belakang pendidikan orang tua, mata pencaharian, keadaan sosial ekonomi, adat istiadat, dan sebagainya. Interaksi orang tua pada anak tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral anak. Karena pada dasarnya, perkembangan moral anak itu tidak bisa terjadi secara cepat akan tetapi perkembangan moral pada anak itu berjalan secara bertahap interaksi orang tua pada anak tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral dan etika pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Dimana peneliti berfokus pada penaksiran terhadap korelasi dan variabel. Alat pengumpulan data menggunakan metode angket sebagai metode pokok, serta dokumentasi dalam studi kepustakaan sebagai metode pelengkap populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dengan mengambil sampel sebanyak 69 siswa. Berdasarkan pengolahan dan analisis angket terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap moral dan etika pada siswa di SMA PERSADA BANDAR LAMPUNG.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut.Terdapat Pengaruh Pola Asuh Orang Tua (X) terhadap Moral Etika (Y) pada siswa di sekolah SMA PERSADA Bandar Lampung.Pengujian juga diperkuat dengan melihat besarnya nilai koefisien determinasi (R Square) dimana besarnya 0,657.Ini artinya semakin membuktikan bahwa besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap moral etika 65,7% dan hanya sebesar 34,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan berbagai tingkatan usia siswa, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral dan etika. Kedua, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan siswa dan orang tua, untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman dan persepsi mereka terkait pola asuh dan dampaknya terhadap moral dan etika. Ketiga, penelitian dapat meneliti peran faktor-faktor lain, seperti pengaruh lingkungan sekolah dan teman sebaya, dalam membentuk moral dan etika siswa, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dengan pola asuh orang tua. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan moral dan etika siswa, serta memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran bagi orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.

Read online
File size499.02 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test