PPMSCHOOLPPMSCHOOL

Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship StudiesJournal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies

Pengembangan model bisnis yang memberikan analisa dari kelemahan dan memanfaatkan peluang yang dimiliki, serta informasi mendalam yang dievaluasi dan berguna untuk persaingan di pasar modern dan dampak dari Covid-19. Melalui Kanvas Model Bisnis (BMC) yang memetakan strategi berdasar analisa kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang yang ada. Hasil analisa dikembangkan kembali melalui Strategi Samudera Biru (BOS) dengan pendekatan ERRC Grid dari hilangkan, tingkatkan, kurangi, dan ciptakan. Berpedoman elemen “ciptakan untuk memberikan perkembangan nilai usaha dari faktor yang belum pernah ada sebelumnya dan dikemas dalam Kanvas Model Bisnis Toko Wingko “Kelapa Muda. Berdasarkan langkah-langkah yang dianjurkan untuk aktifnya pemasaran sosial media serta penjualan in-site, distributor, retailer, dan online e-commerce, ditargetkan memberikan nilai pendapatan bertumbuh sebesar 3 (tiga) kali dari nilai pendapatan bruto pada tahun 2019 lalu.

Setelah melakukan analisis dari Pengembangan Model Bisnis dengan pendekatan elemen-elemen dari Kanvas Model Bisnis (BMC) pada Toko Wingko “Kelapa Muda, maka kesimpulan yang dapat diambil antara lain.1) Elemen Model Bisnis dengan Identifikasi Peluang dan Ancaman.Identifikasi peluang dan ancaman dari lingkungan usaha Toko Wingko “Kelapa Muda mengenali keadaan yang harus dimanfaatkan sesegera mungkin dan kegiatan yang harus dikurangi.Dengan melihat segmentasi kebutuhan pelanggan era saat ini, usaha wingko babat harus mengandalkan teknologi yang terutama berada pada e-commerce dan pemasaran online guna memperluas visibilitas merek dengan membawa nilai budaya dan historis dari wingko babat sendiri dari generasi ke generasi.Model bisnis yang ditawarkan adalah nilai lebih yang dijual kepada konsumen, serta merek yang dikenali lebih luas agar pasar dari wingko babat dapat meluas.2) Elemen Model Bisnis dengan Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan.Melalui identifikasi kekuatan dan kelemahan, usaha wingko babat mengenali kunci dirinya sendiri dari faktor apa yang diberikan dan tidak diberikan kepada konsumen namun ditawarkan di pasar.Faktor tersebut di antaranya adalah aspek teknologi yang dikembangkan dapat memudahkan konsumen menemukan produk, serta pemasaran pada toko dinilai perlu dilakukan.Kedua hal ini bertujuan dalam meningkatkan eksistensi merek di pasar.Selain itu, pengembangan produk dari sisi inovasi menjadi hal yang dibutuhkan guna menyampaikan nilai dan budaya yang dikemas berkelas tinggi walaupun sebagai makanan tradisional yang berbahan dasar alami tanpa bahan pengawet.Hal ini berguna untuk menarik generasi muda yang memiliki karakteristik yang konsumtif.Adapun identifikasi lain dari aliran pendapatan yang menurun, namun usaha masih tetap bertahan secara mandiri finansial.Hal lain dari biaya yang perlu diperhatikan adalah biaya bahan dasar yang mudah berubah di masa seperti ini.Sehingga model bisnis yang ditawarkan adalah pemasaran dan penjualan baik online maupun distributor / retailer lebih meluas, serta adanya inovasi pada produk untuk mendorong daya tarik konsumen.3) Elemen Model Bisnis dengan Alternatif Strategi.Identifikasi alternatif yang digunakan melalui analisa hubungan peluang, ancaman, kekuatan, serta kelemahan yang dipilih kembali agar strategi model bisnis yang dipakai keluar dari cara yang sudah biasa digunakan oleh kompetitor sejenisnya.Alternatif dari strategi model bisnis tersebut di antaranya adalah strategi menciptakan (create) dan meningkatkan (raise).Kedua strategi ini memiliki model yang berfokus pada nilai yang ditawarkan kepada konsumen yang berbeda.Pada alternatif strategi menciptakan (create), usaha Wingko Babat “Kelapa Muda sebagai makanan tradisional berfokus pada produk dan cara pemasarannya.Produk dari wingko babat di kemas dengan kualitas dan tampilan yang ditingkatkan melalui inovasi produk sehingga kemasan memiliki tampilan lebih berkelas serta mampu memberikan daya tahan yang lebih lama.Cara pemasaran yang dinilai efektif saat ini menggunakan cara yang sama dengan alternatif yang sebelumnya yang mengandalkan influencer & foodblogger untuk menarik minat konsumen terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi dari setiap aktivitasnya.Alternatif strategi meningkatkan (raise) menawarkan model yang sederhana berdasar dengan kepercayaan konsumen yang telah ada sampai saat ini.Peningkatan visibilitas merek dan ketersediaan baik in-store maupun online dilakukan sebagai peningkatan penjualan.Hal ini dilakukan setelah adanya pemasaran yang baik dan efektif melalui cara era saat ini sehingga mampu memberikan awareness kembali dan menjangkau generasi muda yang belum terjangkau dengan didukung ketersediaannya yang mudah ditemukan.Sehingga melalui kesimpulan yang didapat, dapat disarankan untuk menjalankan model bisnis dengan pendekatan strategi menciptakan (create) agar pencapaian dan perbaikan dari nilai produk, pemasaran, serta penjualan yang meluas memberikan eksistensi produk dari generasi ke generasi, baik generasi muda dan generasi lanjut.Sehingga dapat keluar dari cara model bisnis lama yang hanya mengikuti arus pasar saja tanpa melihat kebutuhan pasar dan perkembangannya saat ini.Selain itu, strategi menciptakan (create) ini menjadi yang paling tepat untuk dilakukan dengan melihat kondisi pasar dan distribusi yang kurang stabil pada masa Pandemi Covid-19 di Jakarta dan ditargetkan mampu menghasilkan nilai pendapatan yang bertumbuh sebesar 3 (tiga) kali dari nilai pendapatan bruto pada tahun 2019 lalu.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi pemasaran yang inovatif dan efektif untuk menarik generasi muda. Strategi ini dapat memanfaatkan teknologi, influencer, dan foodblogger untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau konsumen generasi muda. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi ekspansi ke daerah lain untuk meningkatkan ketersediaan produk dan kualitas makanan wingko babat. Dengan demikian, usaha Toko Wingko “Kelapa Muda dapat memperkuat eksistensinya di pasar modern dan bersaing dengan kompetitor.

  1. Indonesian Millenials Online Shopping Behavior | International Review of Management and Marketing. indonesian... doi.org/10.32479/irmm.7684Indonesian Millenials Online Shopping Behavior International Review of Management and Marketing indonesian doi 10 32479 irmm 7684
Read online
File size535.88 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test