UPERTISUPERTIS

Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal)

Pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) sangat penting dalam masa 1000 hari pertama kehidupan. Keberhasilan pemberian makan bayi dan anak berkaitan dengan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu baduta sehingga perlu pemberian edukasi untuk meningkatkannya. Media edukasi sangat mempengaruhi efektivitas dalam penerimaan informasi, dimana media audio visual biasanya lebih menarik jika dibandingkan dengan media audio ataupun visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh edukasi gizi dengan media video dan leaflet terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian makanan bayi dan anak di desa Gunung Labu Kabupaten Kerinci. Penelitian menggunakan quasi eksperiment dengan rancangan pretest-posttest two group design. Jumlah sampel sebanyak 60 orang, 30 orang intervensi dengan media video dan 30 intervensi media leaflet dengan kriteria. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Wilcoxon dan untuk melihat perbedaan kedua media menggunakan uji Mann and Whitney. Hasil penelitian menunjukkan intervensi menggunakan media video rerata pengetahuan sebelum 5,3 dan sesudah 8, rerata sikap sebelum 30,1 dan sesudah 40,1, rerata praktik sebelum 2,17 dan sesudah 4,43. Intervensi dengan media leaflet rerata pengetahuan sebelum 4,9 dan sesudah 5, rerata sikap sebelum 29 dan sesudah 40,37, rerata praktik sebelum 1,8 dan sesudah 4,07. Media video memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap dibanding media leaflet (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan media video dan leaflet terhadap praktik ibu baduta (p=0,915). Kesimpulannya adalah media video memiliki pengaruh lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu baduta dibanding dengan media leaflet.

Media video memiliki pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu baduta dalam pemberian makanan bayi dan anak dibandingkan dengan media leaflet.Tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap perubahan praktik pemberian makanan bayi dan anak antara kelompok yang menggunakan media video dan media leaflet.Faktor lain seperti ketersediaan pangan, kondisi ekonomi, dan kebiasaan masyarakat turut memengaruhi praktik PMBA.

Pertama, perlu diteliti efektivitas media video pendek berbasis ponsel dalam meningkatkan praktik pemberian makanan bayi dan anak di daerah terpencil dengan keterbatasan akses internet, untuk mengetahui apakah media digital yang lebih mudah diakses dapat mengatasi hambatan distribusi informasi. Kedua, perlu dikaji pengaruh pendekatan edukasi gabungan, yaitu video interaktif yang diikuti sesi tanya jawab langsung dengan tenaga kesehatan, terhadap perubahan perilaku jangka panjang ibu dalam PMBA, untuk mengevaluasi apakah kombinasi media dan pendampingan personal memberikan dampak lebih kuat. Ketiga, diperlukan penelitian tentang preferensi konten video edukasi oleh ibu di berbagai latar belakang pendidikan dan budaya lokal, untuk mengidentifikasi elemen visual, narasi, dan durasi yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan pedoman PMBA secara berkelanjutan.

Read online
File size356.83 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test