PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA

Jurnal Indonesia Sosial TeknologiJurnal Indonesia Sosial Teknologi

Parkir di tepi jalan adalah salah satu faktor yang menyebabkan penurunan kinerja lalu lintas, terutama di kawasan komersial kota kecil, sehingga perlu diatur agar kinerja lalu lintas tetap terjaga melalui perencanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak parkir di tepi jalan terhadap kinerja lalu lintas jalan dan memberikan rekomendasi dalam bentuk penataan lokasi parkir. Metode perhitungan yang digunakan untuk menganalisis kinerja jalan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) sedangkan parkir memanfaatkan teknik dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan parkir di tepi jalan pada lokasi studi menyebabkan kinerja jalan menjadi Level Of Service (LOS) D dan parkir di luar jalan menyebabkan kinerja jalan menjadi Level Of Service (LOS) C. Jika parkir di tepi jalan dan parkir di luar jalan tidak dipindahkan, nilai Level Of Service (LOS) akan menjadi E dan F. Dan penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pemindahan lokasi parkir di sekitar pasar tradisional. Kesimpulannya, penataan ulang parkir dan pemindahan lokasi parkir dapat meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan, dengan implikasi perencanaan transportasi yang lebih efisien di kota kecil, terutama di sekitar kawasan komersial dan pasar tradisional.

Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan, dapat disimpulkan bahwa.Hasil analisis dan perhitungan volume lalu lintas pada ruas jalan Merdeka Utara segmen satu menunjukkan bahwa volume kendaraan puncak terjadi pada pukul 16.00 WIB dan pada segmen dua volume kendaraan puncak terjadi pada pukul 09.00 WIB dengan total volume kendaraan tertinggi di segmen satu pada hari Sabtu 1101,5 pcu/12 jam dan total volume kendaraan tertinggi di segmen dua pada hari Minggu 490,45 pcu/12 jam.Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan kinerja ruas jalan Merdeka Utara pada segmen satu selama Parkir di Tepi Jalan, kapasitasnya adalah 1327 dengan derajat jenuh 0,83 Level Of Service D.Selama Parkir di Luar Jalan menjadi 2221 dengan derajat jenuh 0,50 Level Of Service C.Sedangkan untuk segmen dua selama Parkir di Tepi Jalan, kapasitasnya adalah 2043 dengan derajat jenuh 0,24 dan selama Parkir di Luar Jalan menjadi 2425 dengan derajat jenuh 0,20 Level Of Service B.Hasil analisis proyeksi volume lalu lintas untuk 5 dan 10 tahun mendatang dengan laju pertumbuhan kendaraan 4% per tahun.Untuk Segmen 1, diperoleh pada tahun 2029 sebanyak 1345,4 kendaraan.Pada tahun 2039 sebanyak 1643,2 kendaraan, kinerja di Segmen 1 untuk Parkir di Tepi Jalan untuk 5 dan 10 tahun mendatang pada Level Of Service E dan F.Sedangkan untuk segmen 2, diperoleh pada tahun 2029 sebanyak 599.037 kendaraan dan pada tahun 2039 sebanyak 731.665 kendaraan, kinerja di segmen 2 untuk Parkir di Tepi Jalan untuk 5 dan 10 tahun mendatang pada Level of Service B.Hasil analisis dan perhitungan Kebutuhan Ruang Parkir (KRP) di Segmen 1 tidak memenuhi kebutuhan ruang parkir (SRP).Di segmen 1, kebutuhan ruang parkir (KRP) untuk mobil adalah 16 KRP dan untuk sepeda motor 232 KRP, sedangkan kapasitas mobil yang ada adalah 7 SRP dan untuk sepeda motor 162 SRP.Hasil perhitungan segmen 2 menunjukkan bahwa kebutuhan ruang parkir (KRP) untuk mobil dan sepeda motor mencukupi.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak parkir di tepi jalan terhadap kinerja jalan di berbagai kawasan komersial kota kecil di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kepadatan lalu lintas, jenis kendaraan, dan perilaku pengguna jalan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penataan ulang parkir dan pemindahan lokasi parkir dalam meningkatkan kinerja jalan dan mengurangi kemacetan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kinerja jalan sebelum dan setelah penerapan rekomendasi penataan parkir, dengan tujuan untuk mengukur dampak nyata dari intervensi tersebut. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak parkir di tepi jalan terhadap kinerja jalan dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja transportasi di kota-kota kecil Indonesia.

  1. PENGARUH ON-STREET PARKING DAN HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus Ruas Jalan Jenderal.... ojs.unigal.ac.id/index.php/jmt/article/view/2635PENGARUH ON STREET PARKING DAN HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Studi Kasus Ruas Jalan Jenderal ojs unigal ac index php jmt article view 2635
  2. ANALISA KARAKTERISTIK PARKIR DAN PENGARUH ON STREET PARKING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS (Studi Kasus... Doi.Org/10.26877/Goratory.V3i2.14505ANALISA KARAKTERISTIK PARKIR DAN PENGARUH ON STREET PARKING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS Studi Kasus Doi Org 10 26877 Goratory V3i2 14505
Read online
File size1.27 MB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test