POLNAMPOLNAM
Journal AgregateJournal AgregateJalan merupakan salah satu elemen transportasi darat yang ditujuhkan untuk memudahkan pergerakan orang atau barang, apabila terjadi kerusakan jalan dapat berdampak pada kondisi sosial terutama sarana transportasi darat. Penyebab kerusakan jalan banyak di akibatkan oleh beban kendaraan dan volume kendaraan yang terus meningkat melebihi kapasitas jalan.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut seperti, jalan berlubang, retak memanjang, amblas, tambal, dan pelepasan butir yang merupakan kerusakan pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Ambon. Berdasarkan tingkat kerusakan atau kondisi jalan yang sudah menurun, maka akan dilakukan penanganan kerusakan jalan menurut metode PCI sesuai dengan tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Ambon. Dari hasil perhitungan kondisi perkerasan jalan pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Ambon, maka diperoleh ratting 65% dengan kondisi ( Fair ).
Hasil survei kondisi kerusakan jalan menunjukkan jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Jendral Sudirman Kota Ambon meliputi lubang (potholes), pelepasan butir (weathering), retak memanjang atau melintang (transverse cracking), dan tambal (patching).Dengan analisis tingkat kerusakan jalan menggunakan metode PCI, diperoleh hasil tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan tersebut senilai 65% dengan ratting Fair di ruas jalan Jendral Sudirman.
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kondisi dan tingkat kerusakan Jalan Jendral Sudirman menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), dengan hasil rating “Fair. Untuk melengkapi temuan ini dan mendukung pengelolaan infrastruktur jalan yang lebih proaktif, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor penyebab dominan yang berkontribusi pada jenis-jenis kerusakan spesifik di Jalan Jendral Sudirman. Penelitian ini bisa mengkuantifikasi korelasi antara kerusakan yang teridentifikasi (misalnya lubang atau retak) dengan kondisi drainase, kualitas material perkerasan yang digunakan, dan volume serta beban lalu lintas aktual di segmen jalan tersebut, guna merancang strategi pencegahan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Kedua, mengingat penelitian ini menggunakan metode PCI, studi perbandingan efektivitas dan efisiensi metode penilaian kondisi jalan lainnya (misalnya, Road Condition Index atau metode penilaian visual) dalam konteks kondisi lokal Ambon akan sangat relevan. Hal ini dapat membantu pemerintah daerah dalam memilih metode evaluasi yang paling optimal, hemat biaya, dan berkelanjutan untuk pemantauan rutin. Terakhir, mengingat kondisi jalan saat ini adalah “Fair, perlu dilakukan studi longitudinal atau pemantauan jangka panjang terhadap Jalan Jendral Sudirman selama beberapa tahun ke depan (misalnya 3-5 tahun). Tujuan studi ini adalah untuk melacak laju perkembangan kerusakan, mengidentifikasi pola deteriorasi, dan mengembangkan model prediksi untuk kebutuhan pemeliharaan di masa mendatang, sehingga memungkinkan intervensi dini dan alokasi anggaran yang lebih efisien sebelum kerusakan mencapai tingkat yang parah.
| File size | 516.57 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSBUMSB Alat ini memiliki persentase kesalahan sebesar 0,31%, dengan seluruh komponen beroperasi di bawah 1% kesalahan, menunjukkan kinerja yang akurat dan sesuaiAlat ini memiliki persentase kesalahan sebesar 0,31%, dengan seluruh komponen beroperasi di bawah 1% kesalahan, menunjukkan kinerja yang akurat dan sesuai
UMSBUMSB Sensor debu GP2Y1010AU0F akan bekerja pada saat mendeteksi adanya kepekatan debu dan sensor akan memicu nodeMCU ESP32 dengan menghidupkan buzzer sebagaiSensor debu GP2Y1010AU0F akan bekerja pada saat mendeteksi adanya kepekatan debu dan sensor akan memicu nodeMCU ESP32 dengan menghidupkan buzzer sebagai
POLBANPOLBAN Proses perpindahan gigi secara manual dianggap merepotkan, sehingga pengendara lebih sering mengandalkan bantuan tenaga listrik secara terus-menerus danProses perpindahan gigi secara manual dianggap merepotkan, sehingga pengendara lebih sering mengandalkan bantuan tenaga listrik secara terus-menerus dan
UMSBUMSB Pada bulan ke‑6, proyek Penataan Kampung Seni Borobudur menunjukkan efisiensi biaya dengan nilai CV positif (Rp 51,115,886,054) meskipun terdapat keterlambatanPada bulan ke‑6, proyek Penataan Kampung Seni Borobudur menunjukkan efisiensi biaya dengan nilai CV positif (Rp 51,115,886,054) meskipun terdapat keterlambatan
UMSBUMSB Selain itu, manajemen jadwal yang lebih baik dan pemantauan real-time terhadap kepadatan penumpang dapat membantu mengoptimalkan operasi. Berdasarkan hasilSelain itu, manajemen jadwal yang lebih baik dan pemantauan real-time terhadap kepadatan penumpang dapat membantu mengoptimalkan operasi. Berdasarkan hasil
UMSBUMSB Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penerapan SMKK (X) dan menganalisis faktor dominan yang memengaruhi kinerja proyek, meliputi peningkatanPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penerapan SMKK (X) dan menganalisis faktor dominan yang memengaruhi kinerja proyek, meliputi peningkatan
UMSBUMSB Dari keenam faktor tersebut, Faktor Bukti Fisik diidentifikasi sebagai faktor dominan. Oleh karena itu, solusi untuk meningkatkan kinerja kontraktor diDari keenam faktor tersebut, Faktor Bukti Fisik diidentifikasi sebagai faktor dominan. Oleh karena itu, solusi untuk meningkatkan kinerja kontraktor di
UNTAG SMDUNTAG SMD Penghitungan dilakukan dengan mengukur langsung volume dan menilai FV, L, E dengan tabel Burnley. Hasil metode Burnley sangat dipengaruhi oleh volume pohonPenghitungan dilakukan dengan mengukur langsung volume dan menilai FV, L, E dengan tabel Burnley. Hasil metode Burnley sangat dipengaruhi oleh volume pohon
Useful /
POLNAMPOLNAM Dari keempat titik longsoran terdapat tiga titik yang telah dilakukan penanganan dan tersisa satu titik belum dilakukan penanganan. Masalah longsoran padaDari keempat titik longsoran terdapat tiga titik yang telah dilakukan penanganan dan tersisa satu titik belum dilakukan penanganan. Masalah longsoran pada
POLBANPOLBAN Ketidakseimbangan muncul akibat pembebanan yang tidak merata dan harmonik dapat muncul akibat adanya beban non-linier. Keduanya dapat menyebabkan panasKetidakseimbangan muncul akibat pembebanan yang tidak merata dan harmonik dapat muncul akibat adanya beban non-linier. Keduanya dapat menyebabkan panas
UMITRAUMITRA Peserta yang hadir sebanyak 75 orang. Penyebaran kuesioner sebanyak 38 kuesioner dan dianggap sudah mewakili, kuesioner yang digunakan adalah KuesionerPeserta yang hadir sebanyak 75 orang. Penyebaran kuesioner sebanyak 38 kuesioner dan dianggap sudah mewakili, kuesioner yang digunakan adalah Kuesioner
POLNAMPOLNAM Untuk mengembalikan tingkat kemajuan proyek sesuai biaya dan waktu yang telah direncanakan, diperlukan perencanaan yang tepat untuk mendapatkan biaya danUntuk mengembalikan tingkat kemajuan proyek sesuai biaya dan waktu yang telah direncanakan, diperlukan perencanaan yang tepat untuk mendapatkan biaya dan