UMSBUMSB
Rang Teknik JournalRang Teknik JournalSistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) adalah sistem untuk menjamin keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penerapan SMKK (X) dan menganalisis faktor dominan yang memengaruhi kinerja proyek, meliputi peningkatan mutu/kualitas (Y1), pengurangan waktu (Y2), dan pengurangan biaya terkait insiden kerja (Y3). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan observasi dan kuesioner kepada pihak yang terlibat dalam Pembangunan Pasar Raya Kota Padang. Dari 113 kuesioner yang dibagikan, 91 kuesioner dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasilnya, dari 40 variabel awal, terbentuk 5 faktor baru dengan 26 variabel yang memengaruhi kinerja proyek. Faktor paling dominan adalah Tanggung Jawab, Pengelolaan, dan Kepatuhan Keselamatan Konstruksi (X1), yang signifikan terhadap Y1 (thitung 12,494 > ttabel 1,99773), Y2 (thitung 10,054 > ttabel 1,99773), dan Y3 (thitung 9,218 > ttabel 1,99773). Kesimpulannya, X1 berperan penting dalam meningkatkan mutu, mengurangi waktu, dan biaya terkait insiden kerja pada Proyek Pembangunan Pasar Raya Kota Padang.
Faktor X yang paling berpengaruh terhadap kinerja proyek adalah Tanggung Jawab, Pengelolaan, dan Kepatuhan Keselamatan Konstruksi (X1).Faktor ini memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan mutu, pengurangan waktu, dan penghematan biaya insiden kerja.Studi menunjukkan bahwa faktor tersebut menjelaskan 76,119% dari variansi implementasi SMKK pada proyek.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang memengaruhi implementasi SMKK, misalnya peran lingkungan budaya organisasi. Studi juga perlu mengevaluasi pengaruh pelatihan keselamatan tambahan terhadap kualitas proyek di wilayah berbeda. Selain itu, pemeriksaan tentang efektivitas kepatuhan keselamatan dalam proyek konstruksi skala kecil dan besar dapat memberikan wawasan lebih luas tentang penerapan SMKK.
- Studi Penerapan Kebijakan Keselamatan Pada Proyek Gedung di Indonesia | Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand).... jrs.ft.unand.ac.id/index.php/jrs/article/view/814Studi Penerapan Kebijakan Keselamatan Pada Proyek Gedung di Indonesia Jurnal Rekayasa Sipil JRS Unand jrs ft unand ac index php jrs article view 814
- FAKTOR DOMINAN PENERAPAN SMKK PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR RAYA KOTA PADANG | Rizki | Rang Teknik Journal.... jurnal.umsb.ac.id/index.php/RANGTEKNIKJOURNAL/article/view/6697FAKTOR DOMINAN PENERAPAN SMKK PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR RAYA KOTA PADANG Rizki Rang Teknik Journal jurnal umsb ac index php RANGTEKNIKJOURNAL article view 6697
| File size | 239.33 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJ PremiumUMJ Premium Dengan adanya perencanaan proyek perubahan waktu dan biaya dapat terukur dan terencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode CPM menghasilkan waktuDengan adanya perencanaan proyek perubahan waktu dan biaya dapat terukur dan terencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode CPM menghasilkan waktu
UMDUMD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan manajer proyek dalam pelaksanaan proyek konstruksi. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan manajer proyek dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian
ITNITN Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi tidak tercapainya target waktu adalah Faktor lingkungan kerja dengan nilai Koefisien Standardized β sebesarFaktor yang paling dominan dalam mempengaruhi tidak tercapainya target waktu adalah Faktor lingkungan kerja dengan nilai Koefisien Standardized β sebesar
ITNITN Hasil menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia (X1), Sarana dan Prasarana (X2), Regulasi (X3), Biaya (X4), Organisasi (X5), dan Waktu (X6) berpengaruh signifikanHasil menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia (X1), Sarana dan Prasarana (X2), Regulasi (X3), Biaya (X4), Organisasi (X5), dan Waktu (X6) berpengaruh signifikan
UNIDA ACEHUNIDA ACEH Rumah adat karo mempunyai prinsip kontruksi seismik, seperti rumah adat di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat. Secara teoritis, rumah adat karo di desaRumah adat karo mempunyai prinsip kontruksi seismik, seperti rumah adat di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat. Secara teoritis, rumah adat karo di desa
ARITEKINARITEKIN Model BIM juga memfasilitasi deteksi potensi konflik, seperti benturan antar elemen struktur dan MEP, sebelum memasuki tahap konstruksi fisik, sehinggaModel BIM juga memfasilitasi deteksi potensi konflik, seperti benturan antar elemen struktur dan MEP, sebelum memasuki tahap konstruksi fisik, sehingga
UNIMUNIM Kualitas media pembelajaran berbasis geogebra berkaitan dengan tiga kriteria yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Berdasarkan hasil penelitianKualitas media pembelajaran berbasis geogebra berkaitan dengan tiga kriteria yaitu validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Berdasarkan hasil penelitian
4141 Beberapa perusahaan konstruksi besar sudah mulai mempertimbangkan untuk mengurangi waste melalui adopsi konsep sistem lean thinking. Lean Thinking merupakanBeberapa perusahaan konstruksi besar sudah mulai mempertimbangkan untuk mengurangi waste melalui adopsi konsep sistem lean thinking. Lean Thinking merupakan
Useful /
UNESAUNESA Dengan fitur tiket terintegrasi dan jaringan, aplikasi ini akan berdampak positif pada industri acara kampus dan memperkaya pengalaman semua pihak yangDengan fitur tiket terintegrasi dan jaringan, aplikasi ini akan berdampak positif pada industri acara kampus dan memperkaya pengalaman semua pihak yang
UNESAUNESA Data diperoleh dari jurnal akademik, laporan, dan dokumen kebijakan yang terkait dengan blockchain, UMKM, dan perdagangan internasional. Analisis dilakukanData diperoleh dari jurnal akademik, laporan, dan dokumen kebijakan yang terkait dengan blockchain, UMKM, dan perdagangan internasional. Analisis dilakukan
UNIDA ACEHUNIDA ACEH A. Majid Ibrahim II Kota Banda Aceh, yaitu untuk roda 2 berjumlah 96 petak parkir dengan kapasitas lahan parkir sebesar 72,00 m2 dan untuk kendaraan rodaA. Majid Ibrahim II Kota Banda Aceh, yaitu untuk roda 2 berjumlah 96 petak parkir dengan kapasitas lahan parkir sebesar 72,00 m2 dan untuk kendaraan roda
4141 Secara umum nilai karakteristik yang memenuhi persyaratan Bina Marga (2014) terdapat pada komposisi 25% filler abu cangkang kemiri pada kadar aspal 6,50%,Secara umum nilai karakteristik yang memenuhi persyaratan Bina Marga (2014) terdapat pada komposisi 25% filler abu cangkang kemiri pada kadar aspal 6,50%,