UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Manajemen proyek digunakan untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan kegiatan proyek untuk meminimalkan risiko pada waktu dan biaya proyek. Terselesaikannya suatu proyek infrastruktur tepat waktu menjadi suatu prioritas utama. Salah satu permasalahan yang sering terjadi yaitu waktu keterlambatan proyek disebabkan oleh kurang tepatnya perencanaan pada proyek yang mengakibatkan kegagalan proyek dan berdampak kepada biaya proyek. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis Perencanaan Proyek Museum XYZ dengan menggunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method). Hasil dari metode CPM dan PERT lintas kritis berada pada kegiatan A-C-E-G-H-I-P-Q-R-T, waktu penyelesaian proyek dengan metode CPM didapatkan hasil 102 hari, sedangkan metode PERT didapatkan waktu penyelesaian proyek 129 hari. Pada hasil perencanaan biaya dengan crashing project, didapatkan kenaikan biaya pada metode PERT yaitu senilai Rp.89.965.000 sedangkan pada metode CPM sebesar Rp115.775.313. Kurva S dan Gantt Chart digunakan untuk menentukan penjadwalan proyek dan bobot waktu. Pada pengendalian proyek digunakan analisis sensitivitas agar mengetahui selisih perubahan waktu pada penyelesaian proyek. Berdasarkan hasil Analisis Sensitivitas bahwa scenario yang telah dibuat disimpulkan bahwa setiap percepatan waktu selama 6 hari mengalami kenaikan biaya proyek sebesar 1%. Dengan adanya perencanaan proyek perubahan waktu dan biaya dapat terukur dan terencana.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode CPM menghasilkan waktu penyelesaian proyek 102 hari, sementara metode PERT menghasilkan 129 hari dengan probabilitas 99,8%.Biaya percepatan proyek dengan metode PERT adalah Rp 89.000, sedangkan dengan metode CPM adalah Rp 115.Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa setiap percepatan waktu selama 6 hari meningkatkan biaya proyek sebesar 1%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh faktor-faktor eksternal seperti kondisi cuaca atau perubahan harga material terhadap waktu dan biaya proyek. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan metode CPM dan PERT pada berbagai jenis proyek konstruksi untuk mengidentifikasi metode yang paling efektif dalam konteks yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi yang mempertimbangkan berbagai trade-off antara waktu, biaya, dan kualitas proyek, serta mengintegrasikan teknik-teknik kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi prediksi dan pengambilan keputusan dalam manajemen proyek. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi di Indonesia.

  1. AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) BERBASIS... jurnal.unigal.ac.id/index.php/artefak/article/view/3180AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM LMS BERBASIS jurnal unigal ac index php artefak article view 3180
  2. PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA PERUSAHAAN (Studi... ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/16393PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA PERUSAHAAN Studi ejournal undip ac index php jgti article view 16393
  3. TINJAUAN ATAS PROSES PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA YOUNG ENTERPRENEUR ACADEMY INDONESIA BANDUNG |... doi.org/10.34010/jra.v8i2.525TINJAUAN ATAS PROSES PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA YOUNG ENTERPRENEUR ACADEMY INDONESIA BANDUNG doi 10 34010 jra v8i2 525
Read online
File size464.83 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test