POLNAMPOLNAM
Journal AgregateJournal AgregateConstruction projects that have repetitive or repetitive work packages such as housing, school buildings, highways or manufacturing industry projects require a project scheduling method that is able to accommodate continuous and well scheduled resource requirements without the occurrence of a hitch. In the New Classroom Development Project for Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Central Maluku, the author reviewed using the S – Curve scheduling method and experienced delays in implementation due to rainy weather, delays in material mobilization and lack of manpower, so the author will analyze scheduling with a special method for repetitive work, namely by using the method Line of Balance (LoB). Method Line of Balance (LoB) is a project scheduling method that can provide productivity levels and duration information in graphical format and can show activity progress, and can detect potential disturbances or conflicts in work items to be worked on. From the results of research on the New Classroom Construction Project for Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Central Maluku, there are conflicts in several work items, including: Structural work on the second floor intersecting with wall and plastering work on the first floor, Wall and plastering work on the second floor intersecting with ceiling work on the second floor, Sanitary works on the first floor intersect with Aluminum Composite Panel (ACP) works on the first floor. The calculation results also show that the final duration of project scheduling is 84 days or 12 weeks, therefore the LoB method is effective in its use because it is able to detect conflicts in the S-Curve from the LoB graphic depiction.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat konflik pekerjaan pada proyek pembangunan ruang kelas baru, durasi penjadwalan menggunakan metode Line of Balance (LoB) adalah 84 hari atau 12 minggu, dan metode LoB efektif dalam mendeteksi konflik pada jadwal rencana.Metode ini dapat memberikan informasi gangguan yang tidak ditampilkan oleh metode Kurva-S, dan penggunaan kedua metode ini saling berhubungan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas metode LoB pada proyek-proyek konstruksi dengan karakteristik yang berbeda, seperti proyek infrastruktur atau proyek dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan metode LoB dengan metode penjadwalan proyek lainnya, seperti Critical Path Method (CPM) atau Program Evaluation and Review Technique (PERT), untuk menentukan metode yang paling optimal dalam berbagai kondisi proyek. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model LoB yang lebih dinamis dan adaptif, yang mampu mengakomodasi perubahan kondisi lapangan dan risiko proyek secara real-time, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan keandalan penjadwalan proyek. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi di Indonesia.
| File size | 608.13 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI 2 di RA Syaamila Kids Salatiga, berjumlah 19 anak (10 perempuan dan 9 laki-laki). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pelepah pisang dapat mengembangkan2 di RA Syaamila Kids Salatiga, berjumlah 19 anak (10 perempuan dan 9 laki-laki). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pelepah pisang dapat mengembangkan
UMSUMS Rendahnya kemampuan literasi digital peserta didik menjadi tantangan dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Oleh karena itu, Tim KKN-Dik UMSRendahnya kemampuan literasi digital peserta didik menjadi tantangan dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Oleh karena itu, Tim KKN-Dik UMS
UMSUMS Program pengabdian ini dilaksanakan melalui kegiatan edukasi keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan tujuan meningkatkanProgram pengabdian ini dilaksanakan melalui kegiatan edukasi keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan tujuan meningkatkan
UMSUMS Metode yang digunakan meliputi storytelling, dramatisasi, penggunaan boneka tangan, media visual, serta aktivitas partisipatif lainnya. Hasil pelaksanaanMetode yang digunakan meliputi storytelling, dramatisasi, penggunaan boneka tangan, media visual, serta aktivitas partisipatif lainnya. Hasil pelaksanaan
STAI TBHSTAI TBH Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesarHasil analisis menunjukkan adanya perbedaan efektivitas antara kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar
STAI TBHSTAI TBH Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswaPendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa
AFEKSIAFEKSI Tubuh membutuhkan likopen, atau karotenoid, dalam tomat, dan merupakan salah satu antioksidan paling kuat untuk secara efektif mengatur radikal bebas yangTubuh membutuhkan likopen, atau karotenoid, dalam tomat, dan merupakan salah satu antioksidan paling kuat untuk secara efektif mengatur radikal bebas yang
AFEKSIAFEKSI Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 57,78 dan nilai rata-rata postest sebesar 71, 48 yang artinya mengalami kenaikan sebesarHal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 57,78 dan nilai rata-rata postest sebesar 71, 48 yang artinya mengalami kenaikan sebesar
Useful /
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM The findings indicate that students responded positively to the ethnomathematical approach, showing increased engagement and improved comprehension ofThe findings indicate that students responded positively to the ethnomathematical approach, showing increased engagement and improved comprehension of
POLNAMPOLNAM Dinding penahan (retaining wall) pada badan jalan merupakan struktur konstruksi yang dibangun untuk menstabilkan tekanan pada badan jalan dan kondisi tanahDinding penahan (retaining wall) pada badan jalan merupakan struktur konstruksi yang dibangun untuk menstabilkan tekanan pada badan jalan dan kondisi tanah
POLNAMPOLNAM 0 m. Pada ruas jalan ini mengalami kerusakan jalan pada lapisan permukaan jalan berupa retak, berlubang, dan cacat permukaan. Kondisi jalan yang sebelumnya0 m. Pada ruas jalan ini mengalami kerusakan jalan pada lapisan permukaan jalan berupa retak, berlubang, dan cacat permukaan. Kondisi jalan yang sebelumnya
UBBUBB Namun, untuk lebih mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan hingga bobot 100%, perlu perencanaan standar operasional prosedur, perencanaan biaya dan jadwalNamun, untuk lebih mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan hingga bobot 100%, perlu perencanaan standar operasional prosedur, perencanaan biaya dan jadwal