STPMATARAMSTPMATARAM
Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible TourismPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi wisata Sejarah yang nyaris terabaikan, kelompok sadar wisata yang seharusnya menjadi motor penggerak dalam hal perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan evaluasi, tidak berhasil menjalankan perannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kelompok sadar wisata dalam pengembangan situs Sejarah wadu paa serta menganalisis optimalisasi peran kelompok sadar wisata dalam pengembangan situs Sejarah wadu paa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik penentuan informan dengan tehnik purposive sumpling. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung internal yaitu: (1) sumber daya alam (2) sistem keamanan (3) signal/jaringan (4) lokasi yang strategis. Faktor pendukung eksternal meliputi: (1) pemerintah desa Kananta (2) organisasi dari masyarakat bali (3) mahasiswa KKN. Sedangkan faktor penghambat internal yaitu: (1) sumberdaya manusia (2) sarana dan prasarana (3) anggaran atau pendanaan, dan faktor penghambat eksternal adalah kurang adanya Kerjasama dari pemuda desa Kananta. Selanjutnya Upaya optimalisasi peran kelompok sadar wisata Wadu Pa,a terlihat melalui keikut sertaan secara aktif dalam (1) Perencanaan pengembangan situs sejarah wadu Paa (2) berperan dalam pelaksanaan pengembangan situs sejarah wadu paa (3) berperan dalam hal pemanfaatan dan (4) berperan dalam mengevaluasi.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan situs Sejarah Wadu Paa, meliputi sumber daya alam, keamanan, jaringan, lokasi strategis, dukungan pemerintah desa, organisasi masyarakat Bali, dan mahasiswa KKN sebagai pendukung, serta keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, anggaran, dan kurangnya kerjasama pemuda sebagai penghambat.Upaya optimalisasi peran kelompok sadar wisata terlihat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, dan evaluasi pengembangan situs.Dengan demikian, peran aktif kelompok sadar wisata sangat penting dalam memajukan potensi wisata sejarah di Desa Kananta.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Pokdarwis melalui pelatihan yang relevan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan pariwisata. Selain itu, restrukturisasi keanggotaan Pokdarwis perlu dilakukan untuk memastikan keberagaman keterampilan dan perspektif dalam pengambilan keputusan. Untuk mendukung pengembangan berkelanjutan, perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana, seperti toilet umum, tempat sampah, dan fasilitas pendukung lainnya, sangat diperlukan. Peningkatan promosi dan publikasi melalui media sosial juga penting untuk meningkatkan visibilitas situs sejarah Wadu Paa dan menarik lebih banyak wisatawan. Lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis dampak ekonomi pengembangan pariwisata terhadap masyarakat lokal, serta studi tentang strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau target wisatawan yang lebih luas. Pengembangan model kemitraan antara Pokdarwis, pemerintah desa, dan sektor swasta juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik untuk meningkatkan investasi dan keberlanjutan pariwisata di situs Wadu Paa. Dengan demikian, pengembangan pariwisata situs sejarah Wadu Paa dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang optimal bagi masyarakat setempat.
| File size | 546.72 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STPMATARAMSTPMATARAM Beberapa strategi alternatif yang dapat diterapkan meliputi aspek destinasi, industri, pemasaran, dan kelembagaan. Desa Wisata Lantan memiliki potensiBeberapa strategi alternatif yang dapat diterapkan meliputi aspek destinasi, industri, pemasaran, dan kelembagaan. Desa Wisata Lantan memiliki potensi
STPMATARAMSTPMATARAM ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang bagaimana pengembangan fasilitas yang telah dilakukan di Wisata Pantai Loang Baloq dan bertujuan untuk mengetahuiini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang bagaimana pengembangan fasilitas yang telah dilakukan di Wisata Pantai Loang Baloq dan bertujuan untuk mengetahui
STPMATARAMSTPMATARAM Pariwisata merupakan sektor yang menjadi andalan sebagai salah satu pilar ekonomi utama Indonesia. Pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata terusPariwisata merupakan sektor yang menjadi andalan sebagai salah satu pilar ekonomi utama Indonesia. Pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata terus
STPMATARAMSTPMATARAM Desa Kembang Kuning di Lombok Timur memiliki potensi pariwisata yang besar berkat kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang masih terjaga, sehingga menjadiDesa Kembang Kuning di Lombok Timur memiliki potensi pariwisata yang besar berkat kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang masih terjaga, sehingga menjadi
STPMATARAMSTPMATARAM Perkembangan Desa Pengembur sebagai desa wisata belum memenuhi harapan karena kurangnya inisiatif dalam memanfaatkan potensi 4A. Aksesibilitas, atraksi,Perkembangan Desa Pengembur sebagai desa wisata belum memenuhi harapan karena kurangnya inisiatif dalam memanfaatkan potensi 4A. Aksesibilitas, atraksi,
STPMATARAMSTPMATARAM This research aims to analyze the development of ecotourism on Lombok Island through a systematic literature review, identifying the potential, challenges,This research aims to analyze the development of ecotourism on Lombok Island through a systematic literature review, identifying the potential, challenges,
STPMATARAMSTPMATARAM Selain itu Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Desa Sukarara dalam mempromosikan hasil kerajinan kain tenun tidak terlepas dari strategi yangSelain itu Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Desa Sukarara dalam mempromosikan hasil kerajinan kain tenun tidak terlepas dari strategi yang
STPMATARAMSTPMATARAM Pengelolaan Taman Narmada belum optimal karena beberapa faktor, seperti sinkronisasi pengelola inti, pelayanan kurang maksimal, pengawasan dan evaluasiPengelolaan Taman Narmada belum optimal karena beberapa faktor, seperti sinkronisasi pengelola inti, pelayanan kurang maksimal, pengawasan dan evaluasi
Useful /
STPMATARAMSTPMATARAM Populasi dalam penelitian ini adalah tamu yang menginap pada hotel tersebut, jumlah sampel yang berhasil diolah sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan dataPopulasi dalam penelitian ini adalah tamu yang menginap pada hotel tersebut, jumlah sampel yang berhasil diolah sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data
STPMATARAMSTPMATARAM Penelitian ini menemukan bahwa strategi pemasaran Hotel The Oberoi Beach Resort Lombok meliputi pemanfaatan lokasi strategis, penyediaan jenis kamar yangPenelitian ini menemukan bahwa strategi pemasaran Hotel The Oberoi Beach Resort Lombok meliputi pemanfaatan lokasi strategis, penyediaan jenis kamar yang
STPMATARAMSTPMATARAM Pengembangan destinasi ini memerlukan peningkatan fasilitas, promosi digital, dan dukungan kelembagaan yang terintegrasi. Kolaborasi antara masyarakat,Pengembangan destinasi ini memerlukan peningkatan fasilitas, promosi digital, dan dukungan kelembagaan yang terintegrasi. Kolaborasi antara masyarakat,
STPMATARAMSTPMATARAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk lokal, baik berupa barang seperti kuliner khas Lombok, terasi udang, kerajinan songket, dan mutiara, maupun berupaHasil penelitian menunjukkan bahwa produk lokal, baik berupa barang seperti kuliner khas Lombok, terasi udang, kerajinan songket, dan mutiara, maupun berupa