IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA

Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia

Jumlah pasien positif penyakit Coronavirus-2019 (Covid-19) meningkat secara tajam mengikuti sebaran eksponensial. Salah satu Provinsi di Indonesia di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi adalah Provinsi Sulawesi Selatan serta Kota Makassar menjadi kabupaten/kota yang memiliki jumlah kasus tertinggi di Provinsi Sulsel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan, Sikap, Perilaku, dan Pencegahan Virus Covid 19 Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit IIK Pelamonia Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin Makassar pada tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 119 responden yang berasal dari Angkatan 2016, 2017 dan 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik non random sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner dalam bentuk link google form yang disebarkan ke mahasiswa melalui grup media sosial. Data yang terkumpul diolah menggunakan aplikasi SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki pengetahuan Sangat Baik dan paling sedikit memiliki pengetahuan Cukup Baik. Sebagian besar mahasiswa telah memiliki Sikap Cukup Baik dan paling sedikit memiliki Sikap Sangat Baik. Sebagian besar mahasiswa telah memiliki Perilaku Sangat Baik dan paling sedikit memiliki Perilaku Baik. Sebagian besar mahasiswa telah memiliki Pencegahan Covid 19 Cukup Baik dan paling sedikit memiliki Pencegahan Covid 19 Sangat Baik. Disarankan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa yang saat ini sudah tergolong baik melalui penyelenggaraan program edukasi tambahan, seminar, atau workshop yang fokus pada aspek-aspek tertentu terkait Covid-19.

Sebagian besar mahasiswa telah memiliki pengetahuan sangat baik, meskipun sebagian kecil masih memiliki pengetahuan cukup baik.Sikap dan perilaku mahasiswa umumnya tergolong cukup baik hingga sangat baik, namun perlu peningkatan dalam upaya pencegahan Covid-19 yang lebih optimal.Perlu adanya program edukatif dan kebijakan yang mendukung penerapan pencegahan serta partisipasi aktif mahasiswa dalam kampanye kesehatan di kampus.

Pertama, perlu diteliti efektivitas berbagai metode edukasi seperti seminar daring, modul digital, atau pelatihan berbasis media sosial dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pencegahan Covid-19 secara jangka panjang. Kedua, layak dikaji bagaimana kebijakan kampus terkait hidup bersih, sehat, dan gizi seimbang dapat memengaruhi sikap dan praktik pencegahan Covid-19 di kalangan mahasiswa kesehatan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan di kampus, misalnya melalui penelitian tentang dampak kampanye kesehatan yang dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa terhadap kepatuhan protokol kesehatan dalam lingkungan akademik. Studi-studi tersebut dapat memberikan gambaran mendalam tentang strategi pencegahan yang lebih berkelanjutan dan melibatkan partisipasi aktif dari komunitas kampus. Ide-ide ini mengembangkan saran dalam penelitian asli dengan fokus pada inovasi pendidikan, peran kebijakan institusi, dan pemberdayaan mahasiswa. Dengan pendekatan yang sistematis dan partisipatif, hasil penelitian lanjutan dapat mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih tangguh terhadap ancaman kesehatan masa depan.

Read online
File size158.9 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test