STIE TDNSTIE TDN

Tangible JournalTangible Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode 2021-2024. GCG berperan penting dalam menjaga kepercayaan nasabah, memperkuat stabilitas lembaga, dan memastikan kesesuaian operasional dengan nilai-nilai maqashid syariah seperti keadilan (al-adl), kemaslahatan (al-maslahah), dan amanah (hifz al-mal). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan content analysis berdasarkan laporan tahunan BSI periode 2021-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI telah menerapkan prinsip GCG secara sangat baik dan konsisten dengan rata-rata pengungkapan sebesar 90,55%, yang termasuk kategori “Sangat Baik. Meskipun demikian, dua indikator yaitu rangkap jabatan dan penyelesaian permasalahan hukum masih perlu ditingkatkan, dengan rata-rata 87,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa BSI telah menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel dan berkeadilan, sekaligus mencerminkan penerapan prinsip maqashid syariah dalam menjaga amanah dan mewujudkan kemaslahatan.

Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan efektif sepanjang periode 2021-2024.Hasil penilaian penerapan GCG menunjukkan bahwa kualitas tata kelola BSI secara berkelanjutan berada dalam kategori “Sangat Baik, dengan rata-rata tingkat pengungkapan sebesar 90,55%.Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama pada indikator rangkap jabatan dan upaya penyelesaian permasalahan hukum, yang belum diungkapkan secara lengkap pada tahun 2021.Dengan rata-rata tingkat pengungkapan kedua indikator tersebut sebesar 87,5%, penelitian menyarankan agar BSI terus memperkuat kualitas dan kelengkapan informasi dalam laporan tahunannya, khususnya pada aspek yang berkaitan dengan independensi dan kepatuhan hukum.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah studi yang menarik untuk dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh penerapan prinsip-prinsip GCG terhadap kinerja keuangan dan non-keuangan BSI, dengan mempertimbangkan faktor-faktor moderasi seperti budaya organisasi dan kualitas sumber daya manusia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis komparatif penerapan GCG antara BSI dengan bank syariah lainnya di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan area-area yang memerlukan perbaikan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas BSI, serta dampaknya terhadap kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik GCG yang lebih efektif dan berkelanjutan di sektor perbankan syariah Indonesia, serta mendukung pencapaian tujuan maqashid syariah dalam mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat.

  1. TINJAUAN MAQÂSID AL-SYARÎ’AH TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM... journal.um-surabaya.ac.id/JE/article/view/20443TINJAUAN MAQyCSID AL SYARyaAoAH TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM journal um surabaya ac JE article view 20443
  2. PERAN MAQASHID SYARIAH DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BANK SYARIAH INDONESIA... doi.org/10.64454/tj.v5i01.70PERAN MAQASHID SYARIAH DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BANK SYARIAH INDONESIA doi 10 64454 tj v5i01 70
  3. Financial Performance And Company Value: Good Corporate Governance As Moderation | JAS (Jurnal Akuntansi... doi.org/10.46367/jas.v8i2.2076Financial Performance And Company Value Good Corporate Governance As Moderation JAS Jurnal Akuntansi doi 10 46367 jas v8i2 2076
Read online
File size280.66 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test