KOMPETIFKOMPETIF
Jurnal Daya SaingJurnal Daya SaingPengembangan kuliner lokal olahan ikan patin di Kampung Patin Koto Mesjid Kabupaten Kampar dipengaruhi oleh 14 faktor internal dan 13 faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan produk olahan ikan patin serta budidaya ikan patin di Kabupaten Kampar. Strategi pengembangan kuliner lokal olahan ikan patin di Kampung Patin Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar harus dikelola dengan tepat, baik, dan bijaksana agar menjadi salah satu sektor penunjang perekonomian daerah secara umum dan masyarakat sekitar secara khusus serta dapat meningkatkan kualitas produk olahan ikan patin. Partisipasi masyarakat tentu saja sangat dipengaruhi oleh kemauan, kesempatan, dan kemampuan dari masyarakat Kampung Patin Koto Mesjid Kabupaten Kampar. Dalam perencanaan desa wisata, memberikan dorongan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pengawasan. Kampung Patin Koto Mesjid juga merupakan desa wisata edukasi seperti pelatihan pembuatan produk olahan ikan patin dan menjadi oleh-oleh tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung serta dapat menjadi daya tarik wisata kampung patin itu sendiri.
Pengembangan kuliner produk olahan ikan patin di Kampung Patin Desa Koto Mesjid Kabupaten Kampar dipengaruhi oleh 14 faktor internal dan 13 faktor eksternal yang memengaruhi pengembangan produk olahan dan budidaya ikan patin di Kabupaten Kampar.Faktor yang memengaruhi pengembangan kuliner produk olahan ikan patin terdiri dari 13 faktor internal dan 9 faktor eksternal.Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan SWOT diperoleh 8 alternatif strategi untuk usaha budidaya dan 6 alternatif strategi dalam pengembangan kuliner produk olahan ikan patin.Strategi pengembangan kuliner lokal produk olahan ikan patin di Kampung Patin Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar seharusnya dikelola dengan tepat, baik, dan bijaksana sehingga menjadi sektor penunjang perekonomian daerah pada umumnya dan masyarakat sekitar khususnya serta dapat meningkatkan kualitas produk olahan ikan patinnya.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem zero waste dalam pengolahan ikan patin untuk mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi produksi. Selanjutnya, penting untuk mengeksplorasi preferensi konsumen lokal dan internasional terhadap variasi produk olahan ikan patin melalui survei komprehensif. Terakhir, studi lebih lanjut tentang dampak penerapan teknologi digital dalam promosi dan distribusi produk olahan ikan patin sebagai upaya meningkatkan daya saing pasar.
| File size | 275.38 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-M4 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA Dari hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel independen kemasan (X1), variasi produk (X2) dan variabel citra merek (X3) terdapatDari hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel independen kemasan (X1), variasi produk (X2) dan variabel citra merek (X3) terdapat
SALNESIASALNESIA Ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis anggota dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi yang lebih tinggi dari buah kelapa. Program iniIni meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis anggota dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi yang lebih tinggi dari buah kelapa. Program ini
E SIBERE SIBER 000.000. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan000.000. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor internal dan eksternal perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan
STIEPARISTIEPARI PENGARUH PACKAGING, PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL DAN VARIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI KASUS NITEN JAMU SEMARANG). Hasil analisisPENGARUH PACKAGING, PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL DAN VARIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI KASUS NITEN JAMU SEMARANG). Hasil analisis
STIEPARISTIEPARI Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling yang terdiri dari 86 pemilik UMKM. Teknik analisis data yang digunakan yakniSampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling yang terdiri dari 86 pemilik UMKM. Teknik analisis data yang digunakan yakni
STIEPARISTIEPARI Tidak ada pengaruh positif dan signifikan variabel Responsiveness terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sehinggaTidak ada pengaruh positif dan signifikan variabel Responsiveness terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sehingga
OJSOJS Oleh karena itu, tentunya kita sebagai generasi muda harus ikut ambil bagian dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kejujuran dan kemajuan negara Indonesia.Oleh karena itu, tentunya kita sebagai generasi muda harus ikut ambil bagian dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kejujuran dan kemajuan negara Indonesia.
KOMPETIFKOMPETIF Hasil menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan dalam value propositions dan hubungan dengan pelanggan, namun rentan terhadap beberapa kelemahan sepertiHasil menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan dalam value propositions dan hubungan dengan pelanggan, namun rentan terhadap beberapa kelemahan seperti
Useful /
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Melalui pendekatan penelitian pengembangan, penelitian ini mengikuti tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan sistem, pengujian, danMelalui pendekatan penelitian pengembangan, penelitian ini mengikuti tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan sistem, pengujian, dan
JIMF BIJIMF BI The findings offer specific implications for Indonesia, emphasizing the integration of sustainability practices into corporate governance mechanisms andThe findings offer specific implications for Indonesia, emphasizing the integration of sustainability practices into corporate governance mechanisms and
UTSUTS Untuk menjaga keharmonisasi, maka pengabdian ini meggunakan model tudang sipulung. Tudang sipulung merupakan budaya di Sulawesi Selatan dalam melaksanakanUntuk menjaga keharmonisasi, maka pengabdian ini meggunakan model tudang sipulung. Tudang sipulung merupakan budaya di Sulawesi Selatan dalam melaksanakan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Tanpa adanya repetisi dalam musik suatu karya tidak akan terdengar musikal, sedangkan dalam konteks kehidupan repetisi adalah hal yang selalu ada dalamTanpa adanya repetisi dalam musik suatu karya tidak akan terdengar musikal, sedangkan dalam konteks kehidupan repetisi adalah hal yang selalu ada dalam