STIEPARISTIEPARI
Jurnal Visi ManajemenJurnal Visi ManajemenPenelitian ini dilakukan pada Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap kepuasan penumpang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan penumpang. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang dimana hasil tersebut mempunyai nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,633. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan tangible dan responsiveness untuk meningatkan kepuasan penumpang.
Tidak ada pengaruh positif dan signifikan variabel Tangible terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sehingga hipotesis pertama ditolak.Ada pengaruh positif dan signifikan variabel Reliability terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sehingga hipotesis kedua diterima.Tidak ada pengaruh positif dan signifikan variabel Responsiveness terhadap kepuasan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, sehingga hipotesis ketiga ditolak.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menginvestigasi lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang memengaruhi kepuasan penumpang, seperti pengaruh lingkungan fisik bandara dan interaksi antara karyawan dan penumpang. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan karyawan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan penumpang. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model prediksi kepuasan penumpang berdasarkan variabel-variabel kualitas pelayanan yang telah diidentifikasi, untuk membantu manajemen bandara dalam merancang strategi peningkatan pelayanan.
| File size | 85.17 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IMPERIUMINSTITUTEIMPERIUMINSTITUTE Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya departemen pemasaran yang holistik dan terintegrasi. Pengembangan variasi menu yang menarikSecara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya departemen pemasaran yang holistik dan terintegrasi. Pengembangan variasi menu yang menarik
DINASTIREVDINASTIREV Kehadiran dua jalur perlindungan ini di satu sisi memberikan opsi bagi masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan berupa ketimpangan mutuKehadiran dua jalur perlindungan ini di satu sisi memberikan opsi bagi masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan berupa ketimpangan mutu
KOMPETIFKOMPETIF Jangkauan pemasaran masih terbatas karena minimnya biaya promosi dan distribusi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam inovasi produk, stabilitasJangkauan pemasaran masih terbatas karena minimnya biaya promosi dan distribusi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam inovasi produk, stabilitas
KOMPETIFKOMPETIF Fasilitas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan, sedangkan kualitas pelayanan dan variasi produk berpengaruh positifFasilitas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan, sedangkan kualitas pelayanan dan variasi produk berpengaruh positif
UMTSUMTS Artikel ini mengkaji dua studi kasus di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yaitu Desa Wisata Sarang Tiung yang dekat dengan ibu kota kabupaten danArtikel ini mengkaji dua studi kasus di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yaitu Desa Wisata Sarang Tiung yang dekat dengan ibu kota kabupaten dan
UMNUMN Selain itu, variasi produk yang ditawarkan, seperti makanan tradisional, jajanan pasar, dan minuman khas, memberikan nilai tambah tersendiri. Para pelakuSelain itu, variasi produk yang ditawarkan, seperti makanan tradisional, jajanan pasar, dan minuman khas, memberikan nilai tambah tersendiri. Para pelaku
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Setelah mendapatkan pelatihan pengolahan tanaman jahe, edukasi tentang pengemasan dan pemasaran produk, sosialisasi perizinan industri rumah tangga dariSetelah mendapatkan pelatihan pengolahan tanaman jahe, edukasi tentang pengemasan dan pemasaran produk, sosialisasi perizinan industri rumah tangga dari
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menyimpulkan bahwa orang tua lebih memilih anak-anak mereka menjadi pegawai negeri sipil daripada wirausahawan karena faktor prestise, kepastianPenelitian ini menyimpulkan bahwa orang tua lebih memilih anak-anak mereka menjadi pegawai negeri sipil daripada wirausahawan karena faktor prestise, kepastian
Useful /
UMTSUMTS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan penghidupan eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan penghidupan eks Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan
UMTSUMTS Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan standar halal internasional oleh SMIIC memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung transformasi industri halalStudi ini menyimpulkan bahwa penerapan standar halal internasional oleh SMIIC memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung transformasi industri halal
PLBPLB Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi yang berkelanjutan dalam pengelolaan limbah cair pada industri perikanan. Berdasarkan hasil penelitian,Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi yang berkelanjutan dalam pengelolaan limbah cair pada industri perikanan. Berdasarkan hasil penelitian,
KOMPETIFKOMPETIF Perhutani (Persero) Unit III Jawa Barat dan Banten telah menerapkan strategi pengelolaan, termasuk renovasi, sertifikasi, promosi, dan peningkatan fasilitas.Perhutani (Persero) Unit III Jawa Barat dan Banten telah menerapkan strategi pengelolaan, termasuk renovasi, sertifikasi, promosi, dan peningkatan fasilitas.