ARITEKINARITEKIN
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi waktu kerja serta menentukan waktu baku pada proses produksi furnitur di CV. JM Putra menggunakan metode Time and Motion Study. Latar belakang penelitian ini berawal dari permasalahan rendahnya efisiensi waktu produksi akibat metode kerja yang belum optimal, tata letak area kerja yang kurang efektif, serta minimnya pengukuran waktu kerja secara sistematis. Penelitian dilakukan secara kuantitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara, dan pengukuran waktu menggunakan stopwatch terhadap proses produksi meja yang meliputi lima kegiatan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waktu siklus rata-rata untuk satu unit meja adalah 347,25 menit, dengan kegiatan menyusun rangka meja menjadi aktivitas terlama yaitu 120,13 menit atau sekitar 34,6% dari total waktu kerja. Setelah dilakukan penilaian kinerja dan penambahan faktor kelonggaran sebesar 15,5%, diperoleh waktu baku sebesar 129,03 menit. Hasil ini mengindikasikan bahwa aktivitas menyusun rangka meja menjadi titik kritis yang paling berpengaruh terhadap efisiensi produksi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya perbaikan metode kerja, tata letak area, serta pelatihan operator untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penerapan hasil pengukuran waktu baku dapat digunakan sebagai dasar penetapan standar kerja, perencanaan kapasitas produksi, dan sistem insentif tenaga kerja yang lebih objektif.
Penelitian menunjukkan bahwa efisiensi waktu kerja pada proses produksi meja di CV.JM Putra masih rendah, dengan aktivitas penyusunan rangka meja menjadi titik kritis (rata‑rata 120,13 menit).Setelah koreksi kinerja (faktor 0,93) dan penambahan kelonggaran 15,5 %, waktu baku sebesar 129,03 menit dapat dijadikan standar perencanaan dan pengendalian produksi.Temuan ini menegaskan pengaruh signifikan metode kerja, tata letak area, dan ketersediaan alat bantu terhadap efektivitas produksi, serta menjawab kebutuhan pengukuran waktu baku untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana desain alat kerja ergonomis memengaruhi waktu perakitan rangka meja dengan menggunakan teknologi motion capture untuk mengukur gerakan operator secara detail; selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan penerapan prinsip lean manufacturing dengan metode tradisional pada berbagai jenis produk furnitur untuk menilai peningkatan produktivitas dan pengurangan pemborosan; terakhir, dapat dikembangkan model prediksi waktu siklus produksi berbasis pembelajaran mesin yang memanfaatkan data faktor operator, tata letak, dan spesifikasi produk, sehingga memungkinkan estimasi waktu secara real‑time dan perencanaan produksi yang lebih akurat.
- Penerapan Time And Motion Study dalam Upaya Perbaikan Waktu pada Proses Produksi CV. JM PUTRA | Konstruksi:... doi.org/10.61132/konstruksi.v3i4.1147Penerapan Time And Motion Study dalam Upaya Perbaikan Waktu pada Proses Produksi CV JM PUTRA Konstruksi doi 10 61132 konstruksi v3i4 1147
- PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SEKTOR PERTANIAN (Studi Pada Masyarakat Petani... e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jeb/article/view/1049PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SEKTOR PERTANIAN Studi Pada Masyarakat Petani e journallppmunsa ac index php jeb article view 1049
- Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan Furniture pada Toko Suci Furniture | REMIK: Riset... doi.org/10.33395/remik.v7i2.12282Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan Furniture pada Toko Suci Furniture REMIK Riset doi 10 33395 remik v7i2 12282
- Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT.... doi.org/10.33005/juminten.v2i1.217Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT doi 10 33005 juminten v2i1 217
| File size | 354.56 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKOMUNIKOM Nilai availability dan quality mesin berada di atas standar umum, sedangkan nilai performance masih di bawah standar 95% karena dipengaruhi oleh jumlahNilai availability dan quality mesin berada di atas standar umum, sedangkan nilai performance masih di bawah standar 95% karena dipengaruhi oleh jumlah
ISEIISEI Indeks Keamanan Produksi Pangan (KPP) di daerah perkotaan secara konsisten lebih tinggi daripada di daerah pedesaan, terutama karena perbedaan dalam aksesIndeks Keamanan Produksi Pangan (KPP) di daerah perkotaan secara konsisten lebih tinggi daripada di daerah pedesaan, terutama karena perbedaan dalam akses
ICJAMBIICJAMBI Hasil penelitian ini dapat dilihat dari hasil perolehan observasi dari keefektifan pembelajaran untuk skor rata-rata pengelolaan kelas dengan menggunakanHasil penelitian ini dapat dilihat dari hasil perolehan observasi dari keefektifan pembelajaran untuk skor rata-rata pengelolaan kelas dengan menggunakan
URINDOURINDO Usaha Virgin Coconut Oil berbasis kelompok tani yang dikembangkan di Desa Tungka menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi, kualitasUsaha Virgin Coconut Oil berbasis kelompok tani yang dikembangkan di Desa Tungka menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi, kualitas
BSIBSI Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian menerapkan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. KegiatanUntuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian menerapkan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan
UMMATUMMAT Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), penelitian ini menerapkan Systematic Literature ReviewMenggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), penelitian ini menerapkan Systematic Literature Review
YKGMYKGM Pelatihan ini membantu mengurangi limbah teh hijau yang biasanya dibuang menjadi sampah, dengan mengolahnya menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupukPelatihan ini membantu mengurangi limbah teh hijau yang biasanya dibuang menjadi sampah, dengan mengolahnya menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupuk
ITENASITENAS Variasi yang digunakan untuk temperatur adalah 318K; 330K dan 348K dan untuk kecepatan alir udara adalah 1,840 m/s; 3,620 m/s; dan 4,980 m/s. Hasil observasiVariasi yang digunakan untuk temperatur adalah 318K; 330K dan 348K dan untuk kecepatan alir udara adalah 1,840 m/s; 3,620 m/s; dan 4,980 m/s. Hasil observasi
Useful /
BSIBSI Kegiatan ini diikuti oleh 18 pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi keset, telur asin, tenun, dan makanan ringan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatanKegiatan ini diikuti oleh 18 pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi keset, telur asin, tenun, dan makanan ringan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan
BSIBSI Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kewirausahaan, kemampuan menyusun rencana usaha, serta keberanian memulai usaha baru. TerbentuknyaHasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kewirausahaan, kemampuan menyusun rencana usaha, serta keberanian memulai usaha baru. Terbentuknya
BSIBSI Selain itu, program ini berkontribusi pada Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui sinergi mahasiswa, dosen, dan pelaku usaha, menghubungkanSelain itu, program ini berkontribusi pada Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui sinergi mahasiswa, dosen, dan pelaku usaha, menghubungkan
ITENASITENAS pluvialis lebih baik dikulturkan dengan konsentrasi inokulum 10% dan diperoleh jumlah 70 x 105 sel/mL. Penambahan garam NaCl 0,8%-b/v disertai induksipluvialis lebih baik dikulturkan dengan konsentrasi inokulum 10% dan diperoleh jumlah 70 x 105 sel/mL. Penambahan garam NaCl 0,8%-b/v disertai induksi