YKGMYKGM

One moment, please...One moment, please...

Pada SMA Negeri 1 Pangkah, pengolahan limbah organik yang dilakukan belum optimal dan masih didominasi dengan membuangnya ke lahan kosong atau dibakar. Limbah organik yang terdapat di SMA 1 Pangkah ini dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan kompos dengan tujuan sebagai bentuk pelatihan untuk mengolah limbah organik yang selama ini hanya dibuang menjadi produk yang bermanfaat seperti kompos blok. Pelatihan pembuatan kompos blok menggunakan berbagai bahan organik yang berasal dari limbah teh hijau menawarkan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan limbah. Penelitian ini berfokus pada pembuatan blok kompos, memanfaatkan bahan organik dari limbah teh hijau. Pelatihan meliputi identifikasi komponen organik yang cocok, proses pengomposan, dan keunggulan blok kompos. Dengan mengintegrasikan daur ulang limbah, inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah, khususnya limbah teh hijau, tetapi juga memberikan pendekatan ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Pelatihan tersebut menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, mempromosikan praktik ramah lingkungan, dan mendukung prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Pelatihan ini membantu mengurangi limbah teh hijau yang biasanya dibuang menjadi sampah, dengan mengolahnya menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupuk organik.Kompos blok yang dihasilkan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, dapat meningkatkan kesuburan tanah, serta menyediakan nutrisi penting bagi pertumbuhan tanaman.Penggunaan kompos ini tidak hanya menghemat biaya jangka panjang, tetapi juga mendukung prinsip ramah lingkungan dan pembelajaran tentang pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas kompos blok dari limbah teh hijau pada berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura guna mengetahui sejauh mana pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil panen. Kedua, penting untuk mengevaluasi variasi campuran bahan organik selain limbah teh, seperti sisa makanan, daun, atau kotoran hewan, dalam pembuatan kompos blok agar diperoleh formulasi terbaik yang meningkatkan kualitas kompos secara konsisten. Ketiga, perlu dikaji penerapan pelatihan serupa di sekolah-sekolah lain dengan konteks berbeda—seperti daerah pedesaan atau perkotaan—untuk melihat adaptabilitas metode ini dan potensinya dalam skala yang lebih luas, termasuk dampaknya terhadap kesadaran lingkungan peserta didik dan keberlanjutan program. Dengan pendekatan ini, pelatihan tidak hanya berhenti pada satu lokasi, tetapi dapat menjadi model program berkelanjutan yang dipadukan dengan kurikulum sekolah. Selain itu, inovasi dalam desain alat cetak kompos blok yang lebih sederhana dan terjangkau perlu dikembangkan agar dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat. Evaluasi jangka panjang terhadap perubahan perilaku peserta setelah pelatihan juga penting untuk memahami efektivitas transfer pengetahuan. Kajian ekonomi rumah tangga akibat penggunaan kompos blok lokal juga layak diteliti. Penelitian lebih lanjut dapat menguji integrasi program ini dengan program sekolah lain, seperti pertanian perkotaan atau koperasi siswa. Akhirnya, pengukuran langsung terhadap parameter tanah sebelum dan sesudah aplikasi kompos blok perlu dilakukan untuk memperkuat bukti ilmiah manfaatnya.

  1. PEMANFAATAN KOMPOS BLOK LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MEDIA TANAM | Novita | AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu... doi.org/10.33096/agrotek.v2i2.62PEMANFAATAN KOMPOS BLOK LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MEDIA TANAM Novita AGROTEK Jurnal Ilmiah Ilmu doi 10 33096 agrotek v2i2 62
  2. Efektifitas Pembuatan Kompos Limbah Pabrik Teh Hijau (Tea Fluff) Menggunakan EM4 dan Pupuk Kandang Sapi... doi.org/10.24198/soilrens.v18i1.29036Efektifitas Pembuatan Kompos Limbah Pabrik Teh Hijau Tea Fluff Menggunakan EM4 dan Pupuk Kandang Sapi doi 10 24198 soilrens v18i1 29036
  3. Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kompos Blok dan Pelatihan Budidaya Jamur... ejournal.unib.ac.id/dharmaraflesia/article/view/22677Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kompos Blok dan Pelatihan Budidaya Jamur ejournal unib ac dharmaraflesia article view 22677
  1. #pengolahan limbah#pengolahan limbah
  2. #sma negeri#sma negeri
Read online
File size3.52 MB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2P0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test