ITENASITENAS
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganPerpindahan massa merupakan salah satu fundamental penting yang harus dikuasai oleh seorang sarjana teknik kimia. Sublimasi, adsorbsi, serta pengeringan merupakan salah satu contoh penerapan dari perpindahan massa padat-dan gas di bidang Industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur dan kecepatan udara terhadap koefisien perpindahan massa padat - gas (sistem disk naftalen – udara) dalam sebuah kolom akrilik silinder. Penelitian dilakukan dengan metode observasi. Variasi yang digunakan untuk temperatur adalah 318K; 330K dan 348K dan untuk kecepatan alir udara adalah 1,840 m/s; 3,620 m/s; dan 4,980 m/s. Hasil observasi menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan udara dan suhu yang masuk ke dalam sistem kolom akan menyebabkan peningkatan nilai terhadap koefisien perpindahan massa padat-gas (KG).
Pengaruh kecepatan udara dan temperatur udara terhadap nilai koefisien perpindahan massa padat-gas adalah berbanding lurus sehingga semakin tinggi kecepatan udara dan temperatur udara dalam kolom, maka nilai KG akan semakin besar.Alat serta metode yang telah didesain dapat digunakan sebagai modul praktikum yang akan digunakan untuk kepentingan pembelajaran mengenai prinsip perpindahan massa padat-gas.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada variasi geometri dan ukuran padatan naftalena dengan menguji bentuk permukaan yang berbeda seperti disk, butiran, atau silinder, untuk mengeksplorasi apakah perubahan rasio luas permukaan terhadap volume padatan menghasilkan perbedaan nilai koefisien perpindahan massa (KG) yang signifikan di berbagai rentang temperatur dan kecepatan alir udara, serta untuk memahami peran area kontak terhadap laju sublimasi. Selain itu, penting untuk menyelidiki pengaruh kelembaban relatif udara sebagai variabel operasional baru, misalnya dengan merancang eksperimen untuk menanyakan sejauh mana variasi kelembaban antara 20% hingga 80% menurunkan atau meningkatkan laju sublimasi naftalena dan memengaruhi nilai KG dalam kondisi operasi yang sama. Terakhir, mengembangkan model numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) yang mencakup kontribusi perpindahan massa pada selimut silinder dan membandingkan kinerja kolom akrilik dengan material alternatif seperti kaca atau logam dapat menjadi arah studi baru, dengan fokus pada validasi model melalui data eksperimen, pemetaan distribusi kecepatan serta temperatur di dalam kolom, dan optimalisasi desain alat praktikum supaya hasil penelitian dapat diaplikasikan pada skala lebih besar.
| File size | 625.16 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Peningkatan kinerja optimal dicapai pada laju alir HHO 0,4 L/menit, dengan peningkatan daya rem sebesar 4,9%, efisiensi termal sebesar 1,6%, dan penguranganPeningkatan kinerja optimal dicapai pada laju alir HHO 0,4 L/menit, dengan peningkatan daya rem sebesar 4,9%, efisiensi termal sebesar 1,6%, dan pengurangan
UNPUNP Analisis yang diajukan diterapkan pada paket baterai yang terdiri dari 13 sel baterai lithium-ion yang memungkinkan skema pengisian cepat. Fitur utamaAnalisis yang diajukan diterapkan pada paket baterai yang terdiri dari 13 sel baterai lithium-ion yang memungkinkan skema pengisian cepat. Fitur utama
LAPANLAPAN 7, sehingga tegangan terbesar sesuai dimensi roket yang dibuat adalah pada bagian divergen akibat pengaruh temperatur. Faktor keamanan bagian konvergen7, sehingga tegangan terbesar sesuai dimensi roket yang dibuat adalah pada bagian divergen akibat pengaruh temperatur. Faktor keamanan bagian konvergen
LAPANLAPAN Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,
LAPANLAPAN Konsep misi satelit generasi II LAPAN (G2-SAT) dirancang berdasarkan muatan berupa sistem pencitra dengan empat kanal untuk mendukung program ketahananKonsep misi satelit generasi II LAPAN (G2-SAT) dirancang berdasarkan muatan berupa sistem pencitra dengan empat kanal untuk mendukung program ketahanan
LAPANLAPAN Empat dari enam unit sensor gyro telah dipilih untuk selanjutnya digunakan dan diterbangkan pada satelit LAPAN-A2. Pengukuran dan analisis terhadap nilaiEmpat dari enam unit sensor gyro telah dipilih untuk selanjutnya digunakan dan diterbangkan pada satelit LAPAN-A2. Pengukuran dan analisis terhadap nilai
LAPANLAPAN OBDH mempunyai dua fungsi utama, pertama adalah menerima, memvalidasi, mendekode, dan mendistribusikan komando ke subsistem lain dalam sistem satelit,OBDH mempunyai dua fungsi utama, pertama adalah menerima, memvalidasi, mendekode, dan mendistribusikan komando ke subsistem lain dalam sistem satelit,
LAPANLAPAN Penampang sudu berbentuk airfoil NACA 4424, 4418, dan 4412 berurutan dari pangkal hingga ujung. Prestasi airfoil dihitung dengan simulasi secara CFD denganPenampang sudu berbentuk airfoil NACA 4424, 4418, dan 4412 berurutan dari pangkal hingga ujung. Prestasi airfoil dihitung dengan simulasi secara CFD dengan
Useful /
UINSIUINSI Studi ini menyarankan agar inisiatif kebijakan inklusivitas gender di negara mayoritas Muslim seperti Bangladesh secara jelas membedakan antara genderStudi ini menyarankan agar inisiatif kebijakan inklusivitas gender di negara mayoritas Muslim seperti Bangladesh secara jelas membedakan antara gender
UINSIUINSI Peningkatan ekspor produk halal sesuai hukum Islam memerlukan dukungan luas dari berbagai pihak, terutama dengan mengoptimalisasi kinerja Asisten ProsesPeningkatan ekspor produk halal sesuai hukum Islam memerlukan dukungan luas dari berbagai pihak, terutama dengan mengoptimalisasi kinerja Asisten Proses
ITENASITENAS Pluvialis. Sebagai variabel dalam penelitian ini adalah (1) konsentrasi inoculum awal yang berbeda (yaitu 10%-v/v dan 20%-v/v) terhadap kepadatan dan jumlahPluvialis. Sebagai variabel dalam penelitian ini adalah (1) konsentrasi inoculum awal yang berbeda (yaitu 10%-v/v dan 20%-v/v) terhadap kepadatan dan jumlah
ITENASITENAS Hasil analisis FTIR menunjukkan bahwa scleroglucan hasil penelitian mempunyai puncak serapan pada 3408, 2933, 1633, 1408 dan 1031-1151 cm-1. Puncak puncakHasil analisis FTIR menunjukkan bahwa scleroglucan hasil penelitian mempunyai puncak serapan pada 3408, 2933, 1633, 1408 dan 1031-1151 cm-1. Puncak puncak