UBUB

Indonesian Journal of Disability StudiesIndonesian Journal of Disability Studies

Artikel ini mengeksplorasi interseksi antara disabilitas dan gender, serta menganalisis kerugian berganda yang dihadapi individu penyandang disabilitas dalam konteks pendidikan dan pekerjaan. Dengan mengacu pada sejumlah sumber akademik, termasuk studi feminis disabilitas dan penelitian pasar tenaga kerja, artikel ini menelaah bagaimana gender dan disabilitas berinteraksi menghasilkan hambatan unik bagi perempuan maupun laki‑laki penyandang disabilitas. Penelitian menyoroti ketidaksetaraan struktural dalam pendidikan dan pekerjaan yang membatasi akses peluang, khususnya di konteks Afrika, serta mengadvokasi kebijakan inklusif yang simultan menangani tantangan gender dan disabilitas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa interseksi antara disabilitas dan gender menghasilkan kerugian berganda bagi perempuan dan laki‑laki dalam memperoleh pendidikan serta pekerjaan, dipengaruhi oleh norma sosial dan hambatan struktural.Temuan menggarisbawahi kebutuhan reformasi kebijakan yang mendesak, termasuk sistem pendidikan inklusif, penerapan aksesibilitas di tempat kerja, serta program pekerjaan terarah bagi perempuan penyandang disabilitas.Kedua dimensi, gender dan disabilitas, harus dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan sosial dan pasar tenaga kerja untuk memastikan kesetaraan kesempatan bagi semua individu.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi pendidikan inklusif yang sensitif gender di beberapa negara Afrika dengan pendekatan campuran, fokus pada hasil akademik dan partisipasi sosial perempuan penyandang disabilitas; selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi dampak program pelatihan vokasional yang dirancang khusus untuk perempuan penyandang disabilitas terhadap kualitas pekerjaan dan pendapatan, memperhitungkan variasi regional dan faktor budaya; terakhir, studi tentang mekanisme dukungan komunitas bagi beban perawatan ganda (double burden) pada perempuan penyandang disabilitas dapat mengungkap bagaimana peningkatan jaringan dukungan mempengaruhi partisipasi mereka di pasar kerja, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk mengurangi beban tersebut. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang cara mengatasi diskriminasi berlapis dan meningkatkan inklusi sosial‑ekonomi bagi kelompok yang paling terpinggirkan.

Read online
File size263.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test