SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI
NALAR FIQH: Jurnal Hukum IslamNALAR FIQH: Jurnal Hukum IslamPenelitian ini mengkaji masalah krusial dalam pendidikan fikih perempuan di Madrasah Aliyah: dominasi pendekatan normatif-tekstual yang memberikan ruang minimal untuk dialog kritis tentang dinamika sosial kontemporer dan identitas perempuan. Studi ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran terpadu untuk fikih perempuan melalui kombinasi Teori Pendidikan Gender Islam, Pembelajaran Berbasis Inkuiri, dan Filosofi Penguatan Karakter Islami. Metode pengumpulan data meliputi survei daring melalui Google Forms, analisis buku teks fikih kelas XI, dan pemeriksaan teks klasik Risālah al-Maḥīḍ. Analisis data menggunakan tiga kerangka teoretis: kontekstualisme Syariah menurut Zainah Anwar, teori siklus inkuiri oleh Margus Pedaste, dan filosofi transformasi kepribadian oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas siswa menganggap peraturan menstruasi adil, pemahaman mereka tetap statis tanpa refleksi kritis terhadap konteks budaya dan gender. Integrasi ketiga pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih partisipatif, inklusif, dan bermakna. Studi ini menyimpulkan bahwa diperlukan perubahan paradigma—dari transfer informasi menjadi proses pendidikan transformatif. Keterbatasan penelitian meliputi cakupan geografis yang sempit dan basis responden yang didominasi perempuan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integrasi multi-dimensionalnya, yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur akademik. Rekomendasi untuk penelitian masa depan meliputi pengujian implementasi langsung di berbagai wilayah dan pengembangan instrumen penilaian karakter Islami spesifik yang disesuaikan dengan konteks pendidikan fikih perempuan. Model ini diharapkan dapat berfungsi sebagai pendekatan pembelajaran alternatif yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan realitas sosial perempuan Muslim kontemporer, menjembatani beasiswa Islam tradisional dengan metodologi pedagogis modern sambil mempertahankan otentisitas agama dan mempromosikan pemahaman yang sensitif gender.
Studi ini menghasilkan temuan signifikan bahwa mayoritas siswi Madrasah Aliyah di Bali dan Jakarta memandang aturan menstruasi dalam fikih sebagai sesuatu yang adil, namun pemahaman mereka masih terbatas pada kerangka normatif tanpa refleksi kritis terhadap konteks sosial yang lebih luas atau aspek moral.Data menunjukkan bahwa meskipun siswa merasa aturan tersebut dipahami dengan baik, mereka tidak terlibat secara aktif dalam proses interpretasi atau dialog kritis tentang bagaimana hukum tersebut dapat direkonstruksi sesuai dengan realitas kehidupan perempuan saat ini.Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidang pendidikan Islam dengan mengintegrasikan tiga kerangka teoretis—Pendidikan Gender Islam, Pembelajaran Berbasis Inkuiri, dan Penguatan Karakter Islami—ke dalam model pembelajaran fikih perempuan yang sistematis dan dapat diterapkan.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian karakter Islami yang spesifik untuk fikih perempuan, sehingga dapat mengukur dampak pembelajaran pada identitas gender dan kesadaran siswa secara lebih akurat. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan siswa dari waktu ke waktu akan memberikan wawasan tentang keberlanjutan efek transformatif dari model pembelajaran yang diusulkan, serta bagaimana cara menyesuaikannya agar tetap relevan dengan perubahan sosial dan budaya. Untuk memperluas validitas temuan, penelitian di masa depan sebaiknya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan tokoh agama, sehingga tercipta gerakan pendidikan inklusif dan berkelanjutan yang memberdayakan perempuan dalam kerangka ajaran Islam.
- Login | NALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam. nalar fiqh jurnal islam journal editorial team history indexing... shariajournals-uinjambi.ac.id/index.php/nalarfiqh/issue/view/133Login NALAR FIQH Jurnal Hukum Islam nalar fiqh jurnal islam journal editorial team history indexing shariajournals uinjambi ac index php nalarfiqh issue view 133
- Actualization of Islamic Education Today in the Perspective of Muhammad Naquib Al-Attas' Thought... doi.org/10.71039/istifham.v1i2.8Actualization of Islamic Education Today in the Perspective of Muhammad Naquib Al Attas Thought doi 10 71039 istifham v1i2 8
- The Islamization Process by Syed Muhammad Naquib Al-Attas and Its Relevance on Islamic Science | Kawanua... doi.org/10.30984/kijms.v3i2.61The Islamization Process by Syed Muhammad Naquib Al Attas and Its Relevance on Islamic Science Kawanua doi 10 30984 kijms v3i2 61
| File size | 781.56 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Peran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhanPeran ibu sebagai pendidik sangat penting yaitu ibu yang menyusui, ibu sebagai pelindung, ibu sebagai pendidik. Seorang ibu telah hadir pada awal pertumbuhan
UINUIN Pertama, UDHR memberikan kebebasan penuh dalam nikah tanpa memperhatikan agama, sedangkan UIDHR mengharuskan pernikahan sesuai dengan ajaran agama sangPertama, UDHR memberikan kebebasan penuh dalam nikah tanpa memperhatikan agama, sedangkan UIDHR mengharuskan pernikahan sesuai dengan ajaran agama sang
UINUIN Dari kalangan empat mazhab, Imam Abu Hanifah pendiri mazhab Hanafi yang paling shârih menegaskan sahnya status anak zina dinasabkan pada bapak biologisnyaDari kalangan empat mazhab, Imam Abu Hanifah pendiri mazhab Hanafi yang paling shârih menegaskan sahnya status anak zina dinasabkan pada bapak biologisnya
UINUIN Perlindungan ini memerlukan dukungan perangkat yuridis berupa perundang-undangan yang komprehensif. Proses sertifikasi halal harus melibatkan pihak-pihakPerlindungan ini memerlukan dukungan perangkat yuridis berupa perundang-undangan yang komprehensif. Proses sertifikasi halal harus melibatkan pihak-pihak
UINUIN Pemahaman ini didukung lagi oleh Hadis-Hadis yang menjelaskan tentang asabat (saudara laki-laki dan saudara perempuan mewarisi ketika bersama-sama denganPemahaman ini didukung lagi oleh Hadis-Hadis yang menjelaskan tentang asabat (saudara laki-laki dan saudara perempuan mewarisi ketika bersama-sama dengan
UINUIN Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bahwa teori al-maslahah telah teraplikasikan dalam norma kriminalisasi UUPK. Dapat disimpulkan pula bahwa adanyaDari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bahwa teori al-maslahah telah teraplikasikan dalam norma kriminalisasi UUPK. Dapat disimpulkan pula bahwa adanya
UINUIN Munculnya pemikiran dan gagasan yang mengkritisi hukum kewarisan Islam klasik berangkat dari polemik ketentuan 2. 1 antara anak laki-laki dan perempuanMunculnya pemikiran dan gagasan yang mengkritisi hukum kewarisan Islam klasik berangkat dari polemik ketentuan 2. 1 antara anak laki-laki dan perempuan
UINUIN Dalam perspektif hukum Pidana Islam, penetapan status hukum anak luar kawin ini mengandung unsur jarîmah qadhaf atau tindak pidana menuduh zina yang dilarangDalam perspektif hukum Pidana Islam, penetapan status hukum anak luar kawin ini mengandung unsur jarîmah qadhaf atau tindak pidana menuduh zina yang dilarang
Useful /
SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA 7%, menunjukkan bahwa semakin baik supervisi kepala sekolah, semakin meningkat pula kompetensi pedagogik guru. Hal ini mengindikasikan pentingnya peran7%, menunjukkan bahwa semakin baik supervisi kepala sekolah, semakin meningkat pula kompetensi pedagogik guru. Hal ini mengindikasikan pentingnya peran
SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala Madrasah harus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasiHasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala Madrasah harus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
UINUIN Salah satu tema reformasi hukum keluarga Islam yang menarik untuk diamati adalah status hukum poligami. Hampir seluruh negara-negara Muslim melakukan upayaSalah satu tema reformasi hukum keluarga Islam yang menarik untuk diamati adalah status hukum poligami. Hampir seluruh negara-negara Muslim melakukan upaya
UINUIN Tulisan ini berisi kritik terhadap fikih murtad yang menggolongkan tindakan kemurtadan sebagai kejahatan pidana sehingga dihukum mati. Pembacaan ulangTulisan ini berisi kritik terhadap fikih murtad yang menggolongkan tindakan kemurtadan sebagai kejahatan pidana sehingga dihukum mati. Pembacaan ulang