UNHASUNHAS
Hasanuddin Law ReviewHasanuddin Law ReviewMeskipun Malaysia telah membuat kemajuan dalam mengakui hak-hak masyarakat Adat, perspektif wanita Orang Asli tentang feminisme dan kesetaraan gender sebagian besar tidak hadir dari wacana hukum dan akademik. Artikel ini menguji ketegangan hukum antara hukum adat istiadat masyarakat adat dan komitmen konstitusional Malaysia terhadap kesetaraan gender, sebagaimana dipersepsikan dan dialami oleh wanita Orang Asli. Isu hukum pusat yang dieksplorasi adalah apakah praktik-praktik adat yang mencerminkan norma-norma patriarkal dapat bertahan terhadap pengawasan konstitusional di bawah Pasal 8 Konstitusi Federal, dan bagaimana praktik-praktik ini selaras dengan kewajiban Malaysia di bawah CEDAW dan UNDRIP. Menggunakan metodologi hukum doktrinal, penelitian ini secara sistematis menguji ketentuan konstitusional, undang-undang yang relevan, dan interpretasi yudisial mengenai hukum adat dan hak-hak gender. Sebuah komponen sosio-legal melengkapi analisis ini melalui data empiris yang dikumpulkan dari 120 kuesioner dan 30 wawancara semi-terstruktur dengan wanita Orang Asli dari lima suku yang dipilih, memberikan konteks tentang bagaimana norma-norma hukum ini berfungsi dalam praktik. Artikel ini berkontribusi pada teori hukum dengan terlibat dengan pluralisme hukum dan pemikiran hukum feminis, mengungkapkan bagaimana praktik-praktik adat yang tidak diatur dapat merusak hak-hak fundamental. Dengan demikian, ia meningkatkan studi hukum dengan menyoroti kerangka kerja etis untuk rekonsiliasi legislatif dan yudisial antara kesetaraan konstitusional dan tradisi hukum masyarakat adat. Dalam keadaan hukum pluralistik, studi ini menganjurkan lembaga-lembaga hukum Malaysia untuk mengakui perubahan suara wanita Adat sebagai katalisator perubahan.
Studi ini mengeksplorasi interpretasi wanita Orang Asli tentang kesetaraan gender dan feminisme adat yang berkontribusi terhadap implikasi bagi adat istiadat dan hukum adat di Malaysia.Studi ini menyoroti pengalaman bernuansa wanita Orang Asli pada persimpangan gender, budaya, dan hukum.Temuan menunjukkan bahwa meskipun Konstitusi Federal Malaysia dan instrumen internasional seperti CEDAW menegaskan kesetaraan gender, masih ada kesadaran dan akses yang terbatas terhadap hak-hak di antara wanita Orang Asli, khususnya dalam bidang pekerjaan, pendidikan, dan perlindungan dari kekerasan.Oleh karena itu, studi ini membuat beberapa rekomendasi yang bertujuan untuk mengubah adat istiadat dan hukum Orang Asli ke arah kesetaraan gender karena mendukung hak asasi manusia universal, memberdayakan perempuan, dan membantu pembangunan berkelanjutan masyarakat.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana hukum adat Orang Asli dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip kesetaraan gender tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang ada. Penelitian juga dapat difokuskan untuk mengeksplorasi efektivitas program-program pendidikan yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi hukum dan kesadaran hak-hak di kalangan perempuan Orang Asli. Studi lanjutan juga diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan struktural yang menghalangi partisipasi perempuan Orang Asli dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan di tingkat komunitas maupun nasional. Apakah ada mekanisme yang dapat dibentuk untuk memastikan bahwa perempuan Orang Asli memiliki suara yang setara dalam proses legislasi dan implementasi kebijakan yang mempengaruhi kehidupan mereka? Bagaimana program pemberdayaan ekonomi dapat diintegrasikan dengan kearifan lokal dan rantai nilai tradisional untuk meningkatkan mata pencaharian perempuan Orang Asli dengan cara yang berkelanjutan dan inklusif? Studi lanjutan juga dapat fokus pada mekanisme penyelesaian sengketa yang sensitif gender dan berbasis budaya, yang memberikan akses ke keadilan bagi perempuan Orang Asli sekaligus menghormati tradisi dan hukum adat.
- ""Leaderless" resistance? An anatomy of female leadership in Orang Asli" by Ruhana... doi.org/10.17510/wacana.v24i2.1166Leaderless resistance An anatomy of female leadership in Orang Asli by Ruhana doi 10 17510 wacana v24i2 1166
- Full article: Towards a feminist global ethics. full article towards feminist global ethics skip main... doi.org/10.1080/11287462.2021.2011002Full article Towards a feminist global ethics full article towards feminist global ethics skip main doi 10 1080 11287462 2021 2011002
| File size | 503.77 KB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
STFTKIJNESTFTKIJNE Selanjutnya, tulisan menelusuri perkembangan historis dan bentuk pelayanan diakonia dalam tubuh HKBP serta tantangannya dalam menjawab kebutuhan zaman.Selanjutnya, tulisan menelusuri perkembangan historis dan bentuk pelayanan diakonia dalam tubuh HKBP serta tantangannya dalam menjawab kebutuhan zaman.
ISQIISQI Selain berfungsi sebagai sarana ibadah dan penguatan spiritual, Bukhoren juga memiliki peran edukatif dalam melestarikan ajaran Islam serta mempereratSelain berfungsi sebagai sarana ibadah dan penguatan spiritual, Bukhoren juga memiliki peran edukatif dalam melestarikan ajaran Islam serta mempererat
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Di dalam hukum pidana ada 2 (dua) hukum yang berbeda yang digunakan oleh masyarakat, yaitu hukum pidana yangKesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Di dalam hukum pidana ada 2 (dua) hukum yang berbeda yang digunakan oleh masyarakat, yaitu hukum pidana yang
PENERBITPENERBIT Perubahan iklim memberikan dampak negatif terhadap Masyarakat Adat Sungai Batu, terutama dalam pengelolaan lahan gambut secara tradisional yang menyebabkanPerubahan iklim memberikan dampak negatif terhadap Masyarakat Adat Sungai Batu, terutama dalam pengelolaan lahan gambut secara tradisional yang menyebabkan
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Kata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistemKata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistem
UTUT Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi eksisting dan potensi pariwisata Pulau Tunda. Penelitian ini menggunakan metode penelitianTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi eksisting dan potensi pariwisata Pulau Tunda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
STTSIMPSONSTTSIMPSON Yang mana pelayanan kontekstual ini akan memberitakan Injil yang keberadaannya ada di tengah-tengah masyarakat yang memiliki tradisi Jawa Timuran. PenulisYang mana pelayanan kontekstual ini akan memberitakan Injil yang keberadaannya ada di tengah-tengah masyarakat yang memiliki tradisi Jawa Timuran. Penulis
METROMETRO Membentuk kesadaran hukum masyarakat dalam upaya mencegah kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu rekonstruksi penegakan hukum yang lebih efektif. PenegakanMembentuk kesadaran hukum masyarakat dalam upaya mencegah kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu rekonstruksi penegakan hukum yang lebih efektif. Penegakan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk menganalisis kandungan kimia suruhan dengan menggunakan uji fitokimia secara kualitatif. Jenis penelitian yangTujuan dilakukannya penelitian adalah untuk menganalisis kandungan kimia suruhan dengan menggunakan uji fitokimia secara kualitatif. Jenis penelitian yang
UNIBAUNIBA Ada pun mamfaat dan keuntungan dari mempergunakan alat ini didalam pekerjaan yaitu, Alat ini relatif murah dan mudah dalam merangkainya sehingga jika adaAda pun mamfaat dan keuntungan dari mempergunakan alat ini didalam pekerjaan yaitu, Alat ini relatif murah dan mudah dalam merangkainya sehingga jika ada
UNIBAUNIBA Harus dilakukan pengujian geometric pada pengujian untuk mengukur ketelitian dimensi pada hasil boring dimana didalam penelitian menggunakan tool 20 mmHarus dilakukan pengujian geometric pada pengujian untuk mengukur ketelitian dimensi pada hasil boring dimana didalam penelitian menggunakan tool 20 mm
PENERBITPENERBIT Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi hubungan gender, latar belakang ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan modalOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi hubungan gender, latar belakang ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan modal