POLTRADABALIPOLTRADABALI

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Semangat Nyata Untuk Mengabdi (JKPM Senyum)Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Semangat Nyata Untuk Mengabdi (JKPM Senyum)

Rata-rata rentang usia pengguna sepeda motor adalah usia 17 hingga 25 tahun, di mana usia ini termasuk dalam usia produktif. Dampak negatif yang ditimbulkan adalah peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas, menurut data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pada tahun 2020 ketika dilihat dari profil korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan tingkat pendidikan, korban terbesar adalah siswa dengan tingkat pendidikan sekolah menengah atas sebanyak 80.641 orang. Latar belakang pentingnya speedometer pada kendaraan adalah faktor keselamatan, karena seorang pengemudi yang baik selalu memperhatikan perbandingan kecepatan kendaraan yang dikemudikannya dengan kondisi jalan atau medan yang dilalui. Dengan speedometer yang baik dan akurat, pengemudi dapat menghitung kecepatan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pentingnya fungsi speedometer pada sepeda motor sebagai alat pengendali kecepatan saat berkendara yang diharapkan dapat membuat siswa mampu berkendara dengan aman dan selamat sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama pada rentang usia produktif (17 hingga 25 tahun). Metode yang digunakan adalah dengan melakukan sosialisasi dan praktik di lapangan.

Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Dosen dan Taruna/i Diploma III Teknologi Otomotif Politeknik Transportasi Darat Bali dalam sinergi dengan SMA Negeri 1 Tabanan berupa Penyuluhan dan Pengujian Akurasi Speedometer Sepeda Motor Menggunakan Peralatan Penguji Speedometer Portabel Berbasis Arduino untuk Meningkatkan Keselamatan Berkendara di Bali di SMA Negeri 1 Tabanan.Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pentingnya fungsi speedometer pada sepeda motor sebagai alat pengendali kecepatan saat berkendara yang diharapkan dapat membuat siswa mampu berkendara dengan aman dan selamat sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama pada rentang usia produktif (17 hingga 25 tahun).Selama kegiatan PKM hingga akhir, siswa sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berharap agar kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahun.Diharapkan apa yang telah diberikan dapat memiliki dampak positif dan bermanfaat.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang efektivitas sosialisasi dan pelatihan dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini dapat membandingkan tingkat kesadaran dan perilaku pengendara sebelum dan setelah sosialisasi, serta mengukur penurunan angka kecelakaan di wilayah yang telah menerima intervensi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keselamatan berkendara, seperti pengembangan sistem navigasi yang lebih canggih dan terintegrasi dengan speedometer untuk memberikan informasi real-time tentang kondisi jalan dan batas kecepatan yang aman. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada aspek psikologis pengendara, seperti studi tentang pengaruh emosi dan perilaku pengendara terhadap penggunaan speedometer dan pengendalian kecepatan. Dengan memahami faktor-faktor psikologis, intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Read online
File size635.13 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test