POMPOM
Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyEruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyVerifikasi metode merupakan salah satu langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh metode yang digunakan memenuhi standar yang diperlukan untuk keandalan dan keakuratan data pada laboratorium yang sudah menerapkan Good Laboratory Practices (GLP). Sesuai dengan ISO 16140-3:2021, verifikasi metode uji mikrobiologi dengan menghitung Standar Deviasi Reproduksibilitas Intra Laboratorium (SIR) untuk verifikasi penerapan metode (implementation verification) dan nilai eBias untuk verifikasi jenis pangan (food item verification). Verifikasi metode angka Enterobacteriaceae pada produk pangan menggunakan ISO 16140-3:2021 belum pernah dilakukan di laboratorium Badan POM. Sehingga verifikasi terhadap metode ini perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan verifikasi terhadap ISO 21528-2:2017 sebagai acuan metode Angka Enterobacteriaceae pada produk pangan dengan teknik penghitungan koloni. Verifikasi penerapan metode menggunakan sampel susu pasteurisasi sedangkan untuk verifikasi jenis pangan, menggunakan sampel yogurt, telur pindang, permen manis dan keras, bumbu bubuk kering, kecap inggris dan keripik singkong. Seluruh sampel dicemari dengan bakteri Escherichia coli WDCM 00012. Nilai SIR yang diperoleh adalah 0,12 ≤ 2× 0,18 (rata-rata SR terendah dari ISO 21528-2:2017), yang menunjukkan bahwa batas keberterimaan telah terpenuhi. Sedangkan log10, sehingga verifikasi metode Angka nilai eBias kurang dari 0,5 Enterobacteriaceae pada produk pangan yang dilakukan di Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Badan POM telah memenuhi syarat keberterimaan sesuai standar ISO 16140-3:2021.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, NQCLDF – Badan POM Indonesia berhasil mengimplementasikan ISO 21528-2.2017 serta membuktikan kemampuan laboratorium dalam melakukan metode kuantitatif untuk Enterobacteriaceae pada beragam produk pangan.Studi ini menunjukkan bahwa prosedur verifikasi implementasi dan verifikasi jenis pangan sesuai dengan ISO 16140-3.2021 telah memenuhi kriteria penerimaan, meskipun terdapat ambiguitas protokol yang dapat memengaruhi cara pengujian dan analisis hasil.Selain itu, kompetensi personel, persiapan inokulum, homogenisasi, dan persiapan sampel tetap menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi ketidakpastian pengukuran (measurement uncertainty) nilai SIR dalam verifikasi metode ISO 16140-3 dengan melibatkan beberapa laboratorium untuk menentukan prosedur standar yang dapat memperkecil variabilitas hasil. Selanjutnya, perlu dilakukan studi yang membandingkan tingkat kompetensi personel melalui program pelatihan terstruktur versus tanpa pelatihan, untuk mengukur dampaknya terhadap konsistensi dan akurasi enumerasi Enterobacteriaceae pada berbagai jenis pangan. Terakhir, pengembangan metode alternatif yang lebih cepat, seperti teknik molekuler atau sistem otomatis, dapat diuji keabsahannya dalam mendeteksi Enterobacteriaceae pada matriks makanan yang heterogen, dengan membandingkan performa terhadap metode hitung koloni tradisional dalam kerangka ISO 16140-3:2021.
- Statistical tools and approaches to validate analytical methods: methodology and practical examples |... metrology-journal.org/10.1051/ijmqe/2016030Statistical tools and approaches to validate analytical methods methodology and practical examples metrology journal 10 1051 ijmqe 2016030
- Statistical tools and approaches to validate analytical methods: methodology and practical examples |... doi.org/10.1051/ijmqe/2016030Statistical tools and approaches to validate analytical methods methodology and practical examples doi 10 1051 ijmqe 2016030
- Validation of Innovative Food Microbiological Methods According to the EN ISO 16140 Standard | SpringerLink.... link.springer.com/article/10.1007/s12161-010-9154-4Validation of Innovative Food Microbiological Methods According to the EN ISO 16140 Standard SpringerLink link springer article 10 1007 s12161 010 9154 4
| File size | 430.36 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Nilai IC₅₀ sebesar 454,8 ppm dicapai pada hari ke-8 fermentasi, yang dikategorikan lemah, dan cenderung menurun pada hari-hari berikutnya. PenggunaanNilai IC₅₀ sebesar 454,8 ppm dicapai pada hari ke-8 fermentasi, yang dikategorikan lemah, dan cenderung menurun pada hari-hari berikutnya. Penggunaan
ITSCIENCEITSCIENCE Penerapan prinsip green technology melalui proses fermentasi dan pengeringan termal tanpa bahan kimia sintetis terbukti mampu mengolah limbah perikananPenerapan prinsip green technology melalui proses fermentasi dan pengeringan termal tanpa bahan kimia sintetis terbukti mampu mengolah limbah perikanan
UMSUMS Sebagaimana tujuan pertama yaitu menggambarkan urgensi pemanfaatan pangan lokal berbasis singkong (cassava) sebagai alternatif bahan pangan pokok untukSebagaimana tujuan pertama yaitu menggambarkan urgensi pemanfaatan pangan lokal berbasis singkong (cassava) sebagai alternatif bahan pangan pokok untuk
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Bakteri IR1 merupakan strain baru pada ikan Rinuak Mirip dengan Lentilactobacillus buchneri subsp. silagei CD034 strain 17-16, spesies yang diisolasi saatBakteri IR1 merupakan strain baru pada ikan Rinuak Mirip dengan Lentilactobacillus buchneri subsp. silagei CD034 strain 17-16, spesies yang diisolasi saat
UWMYUWMY Dari segi sensorik, flakes Formula 5 disukai karena memiliki warna hijau kekuningan, rasa yang sedikit aroma kelor, serta tekstur yang renyah. PenambahanDari segi sensorik, flakes Formula 5 disukai karena memiliki warna hijau kekuningan, rasa yang sedikit aroma kelor, serta tekstur yang renyah. Penambahan
UWMYUWMY Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi kappa karagenan berpengaruh terhadap karakteristik sensorik selai lembaran berbahanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi kappa karagenan berpengaruh terhadap karakteristik sensorik selai lembaran berbahan
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Namun, masih banyak keluarga yang menghadapi tantangan dalam mengelola sumber daya pangan secara efisien, yang berdampak pada pemborosan dan meningkatnyaNamun, masih banyak keluarga yang menghadapi tantangan dalam mengelola sumber daya pangan secara efisien, yang berdampak pada pemborosan dan meningkatnya
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Tujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklusTujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui Model Kooperatif Tipe Number Heads Together. Setiap siklus
Useful /
POMPOM Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan industri logistik yang cepat dan efisienSeiring dengan meningkatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, hal ini berdampak pada peningkatan kebutuhan industri logistik yang cepat dan efisien
POMPOM Penindakan yang lemah dan keterlibatan jaringan masyarakat tertentu memperparah masalah, sehingga diperlukan intervensi kuat, regulasi yang diperketatPenindakan yang lemah dan keterlibatan jaringan masyarakat tertentu memperparah masalah, sehingga diperlukan intervensi kuat, regulasi yang diperketat
POMPOM Pengawasan mutu produk fitofarmaka menjadi prioritas karena telah masuk dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pengawasan dilakukan melalui penetapanPengawasan mutu produk fitofarmaka menjadi prioritas karena telah masuk dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pengawasan dilakukan melalui penetapan
POMPOM Selain itu juga perlu disediakan desk registrasi secara offline dan online, dilakukan sosialisasi tatacara registrasi pangan melalui kegiatan bimbinganSelain itu juga perlu disediakan desk registrasi secara offline dan online, dilakukan sosialisasi tatacara registrasi pangan melalui kegiatan bimbingan