STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Pengukuran dan evaluasi dalam pendidikan merupakan serangkaian kegiatan pendidikan. Evaluasi terjadi setelah proses pembelajaran selesai atau selesai. Evaluasi digunakan untuk mengetahui mutu kegiatan pendidikan. Ketika mengevaluasi hasil pendidikan, kualitas diutamakan. Mutu suatu sekolah atau lembaga pendidikan dapat ditentukan oleh parameternya dalam hal hasil pendidikan. Hasil kegiatan pelatihan dapat berupa nilai yang tertulis pada rapor, rapor atau sertifikat. Hasil proses pembelajaran berupa soft skill dan hard skill, dengan penjelasan bahwa penilaian dapat dinilai dalam berbagai ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Keterampilan siswa setelah memperoleh kemampuan belajar; Bisa berupa membaca, menulis, berbicara, dan memahami konsep-konsep ilmiah dari materi yang diajarkan kepada siswa oleh guru. Metode evaluasi dapat berupa tes dan evaluasi. Pengukuran dilakukan untuk menentukan kualitas secara kuantitas tanpa definisi, sedangkan evaluasi dilakukan untuk menentukan kualitas dengan bantuan definisi sehingga pengukuran dilakukan secara bermakna.

Pengukuran dan evaluasi merupakan aktivitas penting dalam pendidikan, dimana pengukuran membandingkan hasil dengan standar kuantitatif, sementara evaluasi mengambil keputusan berdasarkan kriteria kualitas.Evaluasi dapat meningkatkan pembelajaran, memandu keputusan pengajaran, mendiagnosa masalah, serta mengembangkan pengaturan diri siswa.Untuk mencapai tujuan tersebut, evaluasi harus dilaksanakan secara kontinu, komprehensif, obyektif, dan menggunakan alat ukur yang valid.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas teknik evaluasi tertentu dalam konteks sekolah menengah di Indonesia melalui studi empiris kuantitatif, sehingga dapat mengidentifikasi dampaknya terhadap prestasi belajar siswa. Selain itu, diperlukan perbandingan antara alat ukur standar dan buatan guru untuk mengetahui pengaruh masing‑masing terhadap hasil belajar dan motivasi siswa, yang dapat dilakukan dengan desain eksperimental terkontrol. Selanjutnya, studi longitudinal yang memantau penerapan evaluasi berkelanjutan selama satu tahun ajaran dapat menilai kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan regulasi diri siswa serta peningkatan kualitas pembelajaran secara menyeluruh.

Read online
File size221.78 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test