STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Modul ajar adalah perangkat pembelajaran terpenting karena berisi perencanaan pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh guru sehingga pembelajaran lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Mahasiswa dalam menyusun modul ajar berbasis kurikulum Merdeka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah instrumen dalam bentuk tes. Pada modul ajar terdapat komponen utama yang harus diterapkan, dari ketiga komponen utama tersebut ditemukan mahasiswa yang kurang memahami pengetahuan tentang komponen pengayaan dan lembar kerja. Tiga yang utama komponen yang dijadikan tolok ukur yaitu komponen informasi umum, komponen inti, dan lampiran. terdapat 1 mahasiswa yang cukup menguasai modul ajar. 3 Mahasiswa yang sangat menguasai pembuatan modul ajar, 2 Mahasiswa yang baik dalam penguasaan pembuatan modul ajar. Pada penyusunan modul ajar mahasiswa rata-rata sudah memasukkan 3 komponen dalam modulnya, walau masih ada beberapa mahasiswa mengalami beberapa hambatan dalam penyusunannya.

Kurikulum Merdeka menekankan pembuatan modul ajar yang mencakup profil pelajar Pancasila dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa, guru, dan sekolah.Modul ajar terdiri dari tiga komponen utama.informasi umum, komponen inti, dan lampiran, yang masing‑masing meliputi identitas sekolah, tujuan pembelajaran, asesmen, serta lembar kerja siswa.Meskipun mayoritas mahasiswa sudah memasukkan ketiga komponen tersebut, masih terdapat hambatan yang perlu diatasi, sehingga mereka perlu dibiasakan secara lebih intensif dalam penyusunan modul ajar sesuai kurikulum Merdeka.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan media digital dalam penyusunan modul ajar mempengaruhi kualitas modul serta hasil belajar siswa, sehingga dapat memberikan pedoman praktis bagi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas modul ajar yang disusun oleh mahasiswa dengan modul yang dibuat oleh guru berpengalaman, untuk menilai perbedaan dampak pedagogik dan kepuasan belajar. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti perubahan kompetensi pedagogik mahasiswa selama masa praktik mengembangkan modul ajar, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat peningkatan kemampuan mengajar. Penelitian-penelitian tersebut akan memperkuat pemahaman tentang strategi implementasi Kurikulum Merdeka dan membantu institusi pendidikan tinggi merancang kurikulum pembelajaran yang lebih responsif.

  1. Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. potret kurikulum... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431Potret Kurikulum Merdeka Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu potret kurikulum doi 10 31004 basicedu v6i4 3431
Read online
File size361.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test