STITMUBOSTITMUBO

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal yang diterapkan di MI Miftahuth Tholibin Waru Mranggen Demak, mengidentifikasi bentuk-bentuk kearifan lokal yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran, serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan berbahasa Jawa peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah ini menerapkan tiga strategi utama pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal, yaitu pembelajaran berbasis cerita rakyat lokal, eksplorasi budaya tradisional melalui kegiatan langsung, dan penggunaan media berbasis kearifan lokal. Bentuk kearifan lokal yang diintegrasikan meliputi cerita rakyat daerah Demak, tradisi dan seni budaya, serta flora dan fauna lokal. Penerapan ketiga strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa peserta didik pada seluruh aspek dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,0 poin, sekaligus memperkuat identitas budaya mereka.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa MI Miftahuth Tholibin Waru Mranggen Demak telah menerapkan tiga strategi pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal, yaitu pembelajaran melalui cerita rakyat lokal, eksplorasi budaya tradisional melalui kegiatan langsung, dan penggunaan media pembelajaran berbasis kearifan lokal.Bentuk-bentuk kearifan lokal yang diintegrasikan mencakup cerita-cerita rakyat, tradisi budaya, serta flora dan fauna lokal.Strategi-strategi ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa peserta didik dalam semua aspek, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, dengan rata-rata peningkatan sebesar 16,0 poin.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi para pendidik di tingkat madrasah ibtidaiyah dalam mengembangkan strategi pembelajaran bahasa daerah yang relevan dan bermakna.

Untuk penelitian lebih lanjut, disarankan agar dilakukan kajian yang lebih luas mencakup beberapa madrasah ibtidaiyah di berbagai daerah di Jawa Tengah untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang strategi pembelajaran Bahasa Jawa berbasis kearifan lokal. Selain itu, penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas berbagai strategi pembelajaran juga perlu dilakukan guna memberikan rekomendasi yang lebih konkret bagi para praktisi pendidikan. Pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong pengintegrasian kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan dasar secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Alokasi anggaran yang memadai untuk pengembangan media pembelajaran berbasis budaya lokal juga perlu dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran pendidikan daerah.

Read online
File size313.77 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test