IAINGAWIIAINGAWI

Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahJurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Kurikulum Merdeka diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menetapkan bahwa terdapat beberapa hal yang harus disusun sebelum pembelajaran setelah itu melaksanakan pembelajaran kurikulum Merdeka dengan diferensiasi pembelajaran serta assessment. Adapun rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Keefektifan Kurikulum Merdeka Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Fase B Melalui Problem Based Learning (PBL)?. Tujuan melaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keefektifan dalam penerapan kurikulum Merdeka melalui PBL terhadap hasil belajar siswa SD Fase B. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi literatur dimana kami melakukan penelitian dengan cara menyimpulkan beberapa bahan materi yang bersumber dari jurnal, buku, dan sumber lainnya terkait ilmu tentang kurikulum dan implementasinya dalam pembelajaran yang ada di Indonesia terhadap hasil belajar siswanya. Dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat dilihat dengan peningkatan hasil belajar dari peserta didik karena model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran berbasis masalah yang diarahkan pada siswa untuk meningkatkan keaktifannya selama proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang dapat memecahkan masalah yang ada sehingga muncul ide atau gagasan baru dalam penyelesaian masalahnya.

Penelitian literatur menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka melalui Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa SD Fase B.Model PBL meningkatkan keterlibatan siswa, pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan kerja kolaboratif.Keefektifan ini menandakan bahwa pendekatan berpusat pada siswa mendukung pencapaian tujuan pendidikan merdeka.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana profil karakteristik guru dan sekolah mempengaruhi keberhasilan penerapan PBL di Kurikulum Merdeka, dengan menyusun model pelatihan dan monitoring yang terintegrasi; selanjutnya, studi eksperimental dapat membandingkan efektivitas PBL dengan metode pengajaran interaktif lainnya dalam konteks SD Fase B agar dapat memberikan bukti kuantitatif yang lebih kuat; akhirnya, pengembangan platform digital berbasis pembelajaran adaptif yang mendukung PBL dapat diuji coba secara longitudinal untuk menilai dampaknya terhadap motivasi, pemahaman konsep, dan kemampuan berpikir kritis siswa di lingkungan sekolah dasar.

Read online
File size203.67 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test