STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN

Jurnal Master Penjas & OlahragaJurnal Master Penjas & Olahraga

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang. Penilaian ini melibatkan seluruh siswa kelas III di SD Negeri 05 Karangtengah, yang hadir dalam penelitian yaitu berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes lari jarak pendek. Penelitian ini dilaksanakan selama tujuh minggu dengan satu kali pertemuan untuk melaksanakan tes kondisi awal (pra siklus), enam kali pertemuan dengan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus I, dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus II, dan dua kali pertemuan untuk pelaksanaan siklus III. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa melalui pendekatan bermain, pembelajaran lari jarak pendek pada siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari tiap siklusnya dibuktikan dengan hasil tes evaluasi pada pra siklus nilai tertinggi 75, nilai terendah 50, rata- rata 62,6, presentase ketuntasan siswa 24%. Pada siklus I nilai tertinggi 75, nilai terendah 50, rata- rata 67,2, presentase ketuntasan siswa 52%. Pada siklus II nilai tertinggi 80, nilai terendah 55, rata- rata 71,6, presentase ketuntasan siswa 68%. Pada siklus III nilai tertinggi 90, nilai terendah 65, rata- rata 80,2, presentase ketuntasan siswa 88%. Hasil analisis angket dapat disimpulkan bahwa dengan melalui pendekatan bermain lari bola keranjang siswa lebih semangat dan tidak merasa jenuh serta aktif dalam proses pembelajaran lari jarak pendek.

Penerapan pembelajaran lari jarak pendek melalui pendekatan bermain lari bola keranjang meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa, terlihat dari peningkatan persentase tiap siklus.Hasil tes dan evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata serta ketuntasan belajar dari siklus I hingga siklus III.Analisis angket mengindikasikan bahwa pendekatan bermain meningkatkan semangat, motivasi, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti sejauh mana keterampilan lari jarak pendek yang diperoleh melalui pendekatan bermain dapat dipertahankan setelah jangka waktu tertentu, misalnya tiga atau enam bulan setelah intervensi, untuk mengevaluasi efek jangka panjangnya. Selanjutnya, studi komparatif antara pendekatan bermain lari bola keranjang dengan metode pembelajaran tradisional dapat dilakukan pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa kelas IV atau kelas V, guna menentukan apakah efektivitas pendekatan bermain bersifat universal atau khusus untuk kelas III. Terakhir, integrasi teknologi seperti video rekaman atau aplikasi pelacakan gerakan ke dalam pendekatan bermain dapat dieksplorasi untuk melihat apakah umpan balik visual mempercepat peningkatan kemampuan teknik lari dan motivasi belajar siswa.

Read online
File size999.15 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test