UNYUNY
JIPSINDOJIPSINDOPengembangan teknologi tidak dapat dipisahkan dari peran manusia sebagai pencipta budaya; teknologi adalah hasil ciptaan dan inisiatif manusia. Teknologi yang dihasilkan oleh manusia memiliki dampak positif dan negatif terhadap manusia itu sendiri. Dampak negatif dari penemuan teknologi terbaru sering digunakan untuk eksploitasi berlebihan terhadap alam dan memudahkan manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesadaran pentingnya menjaga alam dengan mewujudkan perilaku hijau atau ramah lingkungan terhadap lingkungan dapat dimulai dari jalur pendidikan formal dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Untuk mewujudkan kesadaran tentang perilaku hijau, diperlukan pengetahuan dan kompetensi literasi lingkungan. Kompetensi literasi ini berkaitan dengan aspek kepala/pemikiran (belajar untuk mengetahui), hati/keterampilan tangan (belajar untuk melakukannya), dan roh/rohani (belajar untuk hidup bersama). Tujuannya adalah membangun komunitas yang sepakat tentang cara memahami ekologi konseptual dalam praktik pendidikan khusus di sekolah dasar. Selain itu, juga untuk mewujudkan proses pedagogis yang berbasis kebijaksanaan lokal dan secara langsung memerlukan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian adalah meningkatkan ecoliteracy siswa kelas V SD Negeri Mekarsari, Kecamatan Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan 21 siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif interaktif digunakan untuk menganalisis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model science, technology, dan society dapat meningkatkan ecoliteracy siswa SD Negeri Mekarsari, Pulo Merak, Cilegon, dari 70 menjadi 76. Pembelajaran menggunakan model science technology society dalam pembelajaran IPS dapat membantu guru meningkatkan ecoliteracy siswa dan membantu siswa memahami lebih baik materi tentang isu atau masalah sosial di lingkungan mereka.
Secara keseluruhan, pembelajaran menggunakan model science technology society dalam pembelajaran IPS dapat membantu guru meningkatkan ecoliteracy siswa dan membantu siswa memahami lebih baik materi tentang isu atau masalah sosial di lingkungan mereka.Berdasarkan analisis data yang diperoleh, terdapat peningkatan ecoliteracy siswa dengan menerapkan model science technology society dalam pembelajaran IPS dari pra siklus hingga siklus I.Peningkatan ecoliteracy dalam aspek kepala/pengetahuan pada pra siklus adalah 60, dan dalam siklus I meningkat menjadi 70,6.Selain itu, kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek hati/sikap telah mulai berkembang.pada pra siklus, nilai tersebut adalah 67,2, sedangkan dalam siklus I mencapai 76,3.Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dalam pra siklus dan siklus I, menunjukkan bahwa kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek kepala/pengetahuan dan hati/sikap telah meningkat dengan baik.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau hybrid, terutama dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan dan kebijaksanaan lokal. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan modul pembelajaran yang lebih interaktif untuk memperkuat pemahaman siswa tentang isu lingkungan. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, peneliti dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
- Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pendidikan. enhancing social sciences learning management system... journal.uny.ac.id/index.php/jk/article/view/61782Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pendidikan enhancing social sciences learning management system journal uny ac index php jk article view 61782
- Pengenalan Ecoliteracy pada Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.700Pengenalan Ecoliteracy pada Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan doi 10 31004 obsesi v5i1 700
- Designing A Project-Based Ecoliteration Learning Trajectory to Improve Students’ Ecological Intelligence... journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/ji/article/view/3731Designing A Project Based Ecoliteration Learning Trajectory to Improve StudentsAo Ecological Intelligence journal iaimnumetrolampung ac index php ji article view 3731
- The Role of Social Studies Education toward Students’ Readiness in Facing Globalization: Social... doi.org/10.23960/jpp.v14.i3.2024136The Role of Social Studies Education toward StudentsAo Readiness in Facing Globalization Social doi 10 23960 jpp v14 i3 2024136
| File size | 249.03 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UnmulUnmul Keterbatasan penelitian meliputi sampel kecil dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Disarankan pengembangan program intervensi terstruktur dalam kurikulumKeterbatasan penelitian meliputi sampel kecil dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Disarankan pengembangan program intervensi terstruktur dalam kurikulum
UnmulUnmul Penelitian ini memberikan signifikansi dalam memperkuat pemahaman mengenai strategi guru dalam menciptakan pembelajaran motorik kasar yang inklusif sertaPenelitian ini memberikan signifikansi dalam memperkuat pemahaman mengenai strategi guru dalam menciptakan pembelajaran motorik kasar yang inklusif serta
UVAYABJMUVAYABJM Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori sangat layak.Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori sangat layak.
UNYUNY Pembentukan karakter melalui internalisasi nilai-nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS sangat penting dan diharapkan mampu memperkuat moralitas sertaPembentukan karakter melalui internalisasi nilai-nilai pappaseng dalam pembelajaran IPS sangat penting dan diharapkan mampu memperkuat moralitas serta
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. Setiap siklusnya dilakukan kegiatan perencanaan, tindakan, observasi,Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. Setiap siklusnya dilakukan kegiatan perencanaan, tindakan, observasi,
MAHADEWAMAHADEWA Jenis penelitian ini adalah PTK kolaboratif antara Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Guru Tamu, dan Pengadilan Negeri Denpasar. Subjek penelitianJenis penelitian ini adalah PTK kolaboratif antara Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Guru Tamu, dan Pengadilan Negeri Denpasar. Subjek penelitian
UNTANUNTAN Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 25 Sungai Kakap. Penelitian ini dilakukan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan,Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 25 Sungai Kakap. Penelitian ini dilakukan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan,
UMMUBAUMMUBA Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan penilaian tiga aspek yaitu psikomotor, afektif, dan kognitif. Dari hasil penilaian tersebut, terdapat peningkatanHasil penelitian ini diperoleh berdasarkan penilaian tiga aspek yaitu psikomotor, afektif, dan kognitif. Dari hasil penilaian tersebut, terdapat peningkatan
Useful /
UNYUNY Pengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan NormalizedPengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan Normalized
UNYUNY Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan kredibilitasPenelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan kredibilitas
UNYUNY Metode yang digunakan bersifat kualitatif dan dilakukan di Ujungalang Village, dengan subjek penelitian berupa kepala desa, orang tua nelayan, dan anakMetode yang digunakan bersifat kualitatif dan dilakukan di Ujungalang Village, dengan subjek penelitian berupa kepala desa, orang tua nelayan, dan anak
UNYUNY Integrasi cyberculture dalam lingkungan pendidikan memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dalam penggunaan media digital, termasuk kemampuanIntegrasi cyberculture dalam lingkungan pendidikan memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dalam penggunaan media digital, termasuk kemampuan