UNYUNY

JIPSINDOJIPSINDO

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dalam bentuk Laboratorium Micro Teaching untuk meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa calon guru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba melibatkan 48 mahasiswa FISIP UNY. Pengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan perhitungan Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan media VR yang dikembangkan sangat feasible berdasarkan validasi ahli. 88% mahasiswa menunjukkan peningkatan skor pembelajaran setelah menggunakan media. Nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Rata-rata skor pre-test 70 meningkat menjadi 93,33 pada post-test dengan N-Gain 0,82, yang menunjukkan tingkat peningkatan tinggi. Media ini dapat diakses melalui https://unyku.id/VirtualRealityUNY. Kesimpulan menunjukkan media pembelajaran VR ini terbukti feasible, efektif, dan inovatif dalam mendukung peningkatan TPACK mahasiswa. Temuan ini berkontribusi pada integrasi teknologi imersif dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam konteks pelatihan micro teaching.

Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran Laboratorium Micro Teaching Berbasis Virtual Reality (VR) yang bertujuan meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa FISIP-UNY.Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media ini tidak hanya menampilkan simulasi ruang laboratorium micro teaching dalam format tur virtual 360°, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur interaktif seperti informasi pop-up, audio narasi, dan simulasi penggunaan alat pembelajaran.Produk yang dihasilkan dianggap sangat feasible berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor rata-rata 4,78 (kategori Sangat Feasible) dan validasi ahli media yang menekankan kualitas visual dan interaktivitas.Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media VR Laboratorium Micro Teaching merupakan solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan fasilitas fisik, meningkatkan kesiapan calon guru, dan mendukung pembelajaran berbasis teknologi abad ke-21.Media ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap inovasi pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam memperkuat kompetensi TPACK mahasiswa.

Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) dalam pelatihan micro teaching untuk membandingkan efektivitasnya dengan VR. Kedua, penelitian bisa fokus pada integrasi AI (Artificial Intelligence) dalam media pembelajaran VR untuk memberikan umpan balik personal terhadap kinerja mahasiswa saat praktik micro teaching. Ketiga, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media VR terhadap perkembangan kompetensi TPACK mahasiswa setelah mereka menyelesaikan program studi. Saran-saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru di era digital.

  1. Pedagogik Digital Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 | Jurnal Basicedu. pedagogik... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3433Pedagogik Digital Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21 Jurnal Basicedu pedagogik doi 10 31004 basicedu v6i4 3433
  2. Jurnal Warta Desa (JWD). pelatihan implementasi virtual reality vr pembelajaran digital kompetensi pedagogik... doi.org/10.29303/jwd.v4i1.170Jurnal Warta Desa JWD pelatihan implementasi virtual reality vr pembelajaran digital kompetensi pedagogik doi 10 29303 jwd v4i1 170
Read online
File size358.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test