UNDWIUNDWI

WIDYAACCARYAWIDYAACCARYA

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa SMP kelas VII adalah memiliki keterampilan dalam membuat cerita fantasi. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk mengembangkan daya imajinasi siswa. Daya imajinasi yang diharapkan adalah daya imajinasi yang terstruktur. Siswa diharapkan menuangkan kemampuan imajinasinya ke dalam bentuk struktur cerita fantasi yang terdiri dari orientasi, konflikasi, resolusi, dan koda.

Berdasarkan hasil kajian pada siklus I, hanya 15 (48,3%) siswa yang tuntas.Ada 16 (51,61 %) siswa yang belum tuntas.Kendala yang dialami siswa dalam menulis cerita fantasi setelah diterapkannya model pembelajaran PjBL adalah sebagian besar siswa belum memahami struktur cerita fantasi dengan baik.Hal ini menyebabkan struktur cerita fantasi yang dibuat siswa tidak sistematis.Berdasarkan kajian yang dilakukan terhadap cerita fantasi yang ditulis oleh siswa, tampak bahwa sebagian besar siswa belum sepenuhnya memahami dan menerapkan struktur cerita fantasi secara utuh.Unsur-unsur penting dalam penyusunan cerita, seperti orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda, belum tergarap dengan baik.Setelah dilakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dan dilakukan pembelajaran pada siklus II, keterampilan siswa dalam menulis teks cerita fantasi mengalami peningkatan yang signifikan.Dari 31 siswa, sebanyak 30 (96,7%) siswa dinyatakan tuntas dalam siklus II.Hanya 1 (3,22%) orang siswa yang mendapatkan skor di bawah KKM.Hal ini mengindikasikan bahwa PjBL efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII B SMP Dwijendra tahun pelajaran 2024/2025 dalam menulis cerita fantasi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran PjBL yang lebih terstruktur dan terarah. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis lebih mendalam unsur-unsur cerita fantasi yang belum tergarap dengan baik oleh siswa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang menekankan pada keterpaduan setiap bagian struktur cerita fantasi. Dengan demikian, siswa dapat memahami dan menerapkan struktur cerita fantasi secara utuh, sehingga kemampuan menulis cerita fantasi mereka dapat terus ditingkatkan.

  1. Pelaksanaan Pembelajaran Teks Cerita Fantasi di Kelas VII B SMPN 276 Jakarta | Jurnal Pendidikan Indonesia.... doi.org/10.59141/japendi.v2i12.399Pelaksanaan Pembelajaran Teks Cerita Fantasi di Kelas VII B SMPN 276 Jakarta Jurnal Pendidikan Indonesia doi 10 59141 japendi v2i12 399
  2. Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) | Jurnal Pendidikan Indonesia. vol jurnal... japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/issue/view/20Vol 2 No 12 2021 Jurnal Pendidikan Indonesia Japendi Jurnal Pendidikan Indonesia vol jurnal japendi publikasiindonesia index php japendi issue view 20
Read online
File size601.21 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test