UNDWIUNDWI

WIDYAACCARYAWIDYAACCARYA

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS antara kelompok peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan peta konsep dan kelompok Model Pembelajaran Konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik SD kelas V di Gugus I Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri atas 7 kelas dengan jumlah populasi 95 orang peserta didik. Sampel diambil dengan cara group random sampling dan berjumlah 57 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda dan kuesioner motivasi belajar. Kegiatan pembelajaran berlandaskan pada teori konstruktivisme dan teori Ausubel. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Manova satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS secara bersama-sama antara kolompok peserta didik yang mengikuti pembelajaran model PBL berbantuan peta konsep dan MPK (F = 66,336; p<0,05), (2) terdapat perbedaan motivasi belajar antara kolompok peserta didik yang mengikuti pembelajaran model PBL berbantuan peta konsep dan MPK (F = 7,271; p<0,05) serta skor rata-rata kelompok PBL berbantuan peta konsep (M = 140,19) lebih tinggi dibandingkan dengan MPK (M = 136,57), dan (3) terdapat perbedaan kompetensi pengetahuan IPAS antara kolompok peserta didik yang mengikuti pembelajaran model PBL berbantuan peta konsep dan MPK (F = 45,611; p<0,05) serta skor rata-rata kelompok PBL berbantuan peta konsep (M = 22,74) lebih tinggi dibandingkan dengan MPK (M = 20,73). Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS kelompok peserta didik yang dibelajarkan dengan model PBL berbantuan peta konsep lebih tinggi dibandingkan dengan model konvensional.

Terdapat perbedaan yang signifikan variabel motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS secara bersama-sama antara peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep dan model pembelajaran konvensional (F=66,336.Motivasi kompetensi pengetahuan IPAS peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL berbantuan peta konsep lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh implementasi model PBL berbantuan peta konsep terhadap motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS peserta didik kelas V SD di Gugus I Kecamatan Busungbiu.Terdapat perbedaan yang signifikan variabel motivasi belajar antara peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep dan konvensional model (F=7,271.Skor rata-rata motivasi belajar kelompok peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep adalah 140,19 dan skor rata-rata untuk kelompok peserta didik yang belajar dengan model konvensional 136,57.Hasil analisis ini memberikan simpulan bahwa motivasi belajar peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep memberikan hasil lebih tinggi daripada model konvensional.Terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi variabel pengetahuan IPAS antara peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep dan model pembelajaran konvensional (F=45,611.Skor rata-rata kompetensi pengetahuan IPAS kelompok peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep adalah 22,74 dan skor rata-rata untuk kelompok peserta didik yang belajar dengan model konvensional 20,73.Hasil analisis ini memberikan bahwa kompetensi pengetahuan IPAS peserta didik yang belajar dengan model PBL berbantuan peta konsep memberikan hasil lebih tinggi daripada yang belajar dengan model konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan kompetensi pengetahuan IPAS peserta didik. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan model PBL berbantuan peta konsep terhadap prestasi akademik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan model PBL berbantuan peta konsep terhadap prestasi akademik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, serta melibatkan lebih banyak peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang efektif dan inovatif di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

Read online
File size461.57 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test