UNYUNY
JIPSINDOJIPSINDOPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cyberculture terhadap keterampilan literasi digital dalam konteks pembelajaran studi sosial. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dan pendekatan korelasi, penelitian ini memanfaatkan berbagai metode pengumpulan data, termasuk observasi, tinjauan dokumen, dan kuesioner. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 50 Bandung, dengan melibatkan 1.169 siswa dari kelas 7, 8, dan 9. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling acak proporsional, menghasilkan ukuran sampel sebesar 300 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberculture dalam pembelajaran studi sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan literasi siswa di SMP Negeri 50 Bandung, dengan tingkat korelasi variabel dalam kategori sedang.
Korelasi antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa di SMP Negeri 50 Bandung berada dalam kategori sedang.Penelitian menemukan korelasi signifikan antara cyberculture dan keterampilan literasi digital siswa, dengan nilai R square sebesar 26,8%.Integrasi cyberculture dalam pembelajaran studi sosial di SMP Negeri 50 Bandung mencakup tidak hanya penggunaan e-learning, tetapi juga penggunaan presentasi PowerPoint interaktif, penggunaan Google Search untuk mencari materi yang relevan, penyampaian materi melalui video, dan teknik lainnya.Untuk mengembangkan keterampilan literasi digital siswa, cyberculture harus diintegrasikan dalam aktivitas pembelajaran yang luas di seluruh mata pelajaran.Integrasi cyberculture dalam lingkungan pendidikan memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dalam penggunaan media digital, termasuk kemampuan mengoperasikan komputer, laptop, atau tablet dan pemahaman menyeluruh tentang berbagai fitur yang terkait dengan perangkat tersebut.Selain itu, siswa mengembangkan keterampilan tambahan dalam bentuk kemampuan editing, yang sangat berguna bagi siswa dalam konteks kompetisi global.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kebutuhan siswa untuk memiliki keterampilan literasi digital.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan penambahan variabel-variabel lain untuk menentukan pengaruh faktor-faktor lain terhadap keterampilan literasi digital siswa. Agar siswa dapat mengembangkan keterampilan literasi digital melalui penggunaan cyberculture di sekolah, penting bagi guru dan orang tua untuk berkolaborasi dan memastikan infrastruktur yang diperlukan tersedia, termasuk ketersediaan jaringan internet. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi digital siswa, serta mengeksplorasi dampak cyberculture terhadap aspek-aspek lain dalam pendidikan, seperti kreativitas dan inovasi siswa.
| File size | 263.18 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Era disrupsi teknologi saat ini membawa tantangan radikal terhadap eksistensi pendidikan Islam, di mana arus informasi digital sering kali mengaburkanEra disrupsi teknologi saat ini membawa tantangan radikal terhadap eksistensi pendidikan Islam, di mana arus informasi digital sering kali mengaburkan
UNUGHAUNUGHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, memberikan pendidikan emosional, sertaHasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, memberikan pendidikan emosional, serta
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Metode penelitian kualitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa guru pendidikanMetode penelitian kualitatif digunakan dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa guru pendidikan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Para peserta mengusulkan pengganti yang mereka rasa akan lebih mendorong keterlibatan membaca mereka, seperti jurnal reflektif dan diskusi kelas. Ini menunjukkanPara peserta mengusulkan pengganti yang mereka rasa akan lebih mendorong keterlibatan membaca mereka, seperti jurnal reflektif dan diskusi kelas. Ini menunjukkan
FTKJOURNAL UINMATARAMFTKJOURNAL UINMATARAM Kurikulum nasional yang lebih berorientasi pada bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama dalam pembelajaran juga menjadi faktor yang memengaruhiKurikulum nasional yang lebih berorientasi pada bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama dalam pembelajaran juga menjadi faktor yang memengaruhi
JURNALP4IJURNALP4I Implementasi model ini terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi hijau-digital-kreatif dan menurunkan angka pengangguran usia muda secara signifikan. OlehImplementasi model ini terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi hijau-digital-kreatif dan menurunkan angka pengangguran usia muda secara signifikan. Oleh
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini menunjukkan potensi TikTok sebagai alat pelengkap yang dapat meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran bahasa, khususnya dalam aktivitasPenelitian ini menunjukkan potensi TikTok sebagai alat pelengkap yang dapat meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran bahasa, khususnya dalam aktivitas
JOMPUJOMPU Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II MAN Dompu yang terdiri dari 7 kelas sehingga jumlah seluruhnya 193. Untuk memudahkan peneliti menggunakanPopulasi penelitian ini adalah siswa kelas II MAN Dompu yang terdiri dari 7 kelas sehingga jumlah seluruhnya 193. Untuk memudahkan peneliti menggunakan
Useful /
JOMPUJOMPU Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter gemar membaca peserta didik melalui Gerakan Literasi Sekolah, upaya sekolah dan perangkatnya (kepalaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter gemar membaca peserta didik melalui Gerakan Literasi Sekolah, upaya sekolah dan perangkatnya (kepala
UNYUNY Hasilnya menggambarkan kegiatan sosialisasi dan bantuan pendidikan melalui pelatihan motivasi pencapaian (AMT) mencakup peningkatan pemahaman orang tuaHasilnya menggambarkan kegiatan sosialisasi dan bantuan pendidikan melalui pelatihan motivasi pencapaian (AMT) mencakup peningkatan pemahaman orang tua
JOMPUJOMPU Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh guru ketika menyusun modul ajar. Ada tiga kriteria kesulitan yang diidentifikasiBerdasarkan hasil penelitian, ditemukan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh guru ketika menyusun modul ajar. Ada tiga kriteria kesulitan yang diidentifikasi
JOMPUJOMPU Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0. 561 (kategoriHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0. 561 (kategori