MAHADEWAMAHADEWA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)Indonesian Journal of Educational Development (IJED)Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan pada materi Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia menggunakan metode Guru Tamu dengan Studi Ekskursi. Jenis penelitian ini adalah PTK kolaboratif antara Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Guru Tamu, dan Pengadilan Negeri Denpasar. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan yang berjumlah 36 siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Objek penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas melalui dua siklus. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan bahwa aktivitas siswa dan hasil belajar siswa meningkat yang dapat dilihat dari indikator: siswa yang berani bertanya pada pra siklus 8,30% meningkat menjadi 35,89% pada siklus I dan menjadi 49,75% pada siklus II, siswa yang mampu berdialog pada pra siklus 27,78%, meningkat menjadi 61,11% pada siklus I dan menjadi 85,29% pada siklus II. Siswa yang berani tampil didepan kelas pada pra siklus 41,67% meningkat menjadi 77,78% pada siklus I dan menjadi 88,23% pada siklus II. Ketuntasan klasikal pada pra siklus 30,56% meningkat menjadi 54,75% pada siklus I dan menjadi 94,44% pada siklus II.
Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dikemukakan diperoleh bahwa penerapan metode pembelajaran guru tamu dengan studi ekskursi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2019/2020 pada mata pelajaran PPKn.Adapun saran yang diajukan untuk penyempurnaan pembelajaran dengan metode guru tamu dengan studi ekskursi adalah sekolah perlu memprogramkan mendatangkan guru tamu dari Institut of Justice Law Firm.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas metode guru tamu dalam konteks pembelajaran antar budaya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sistem hukum. Studi juga perlu membandingkan dampak metode ini dengan pendekatan tradisional pada mata pelajaran lain seperti sejarah atau sosiologi. Selain itu, penelitian lebih lanjut disarankan mengkaji strategi pengurangan biaya dan logistik dalam penerapan studi ekskursi di sekolah umum yang minim sumber daya.
| File size | 499.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UKRIDAUKRIDA Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan model pembelajaran tematik untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir tingkatPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan model pembelajaran tematik untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir tingkat
LPPMUNSERALPPMUNSERA 497 DPMO dengan level sigma 4,20 σ menjadi 568 DPMO dengan level sigma 4,75 σ. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menerapkan metode Lean Six Sigma497 DPMO dengan level sigma 4,20 σ menjadi 568 DPMO dengan level sigma 4,75 σ. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menerapkan metode Lean Six Sigma
ITSKESICMEITSKESICME Uji statistik menunjukan signifikan, sehingga ada. Sikap ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik sebelum dilakukan senam hamil di BPM Aminatur Rofiah,Uji statistik menunjukan signifikan, sehingga ada. Sikap ibu hamil dalam mengatasi kelelahan fisik sebelum dilakukan senam hamil di BPM Aminatur Rofiah,
NALANDANALANDA Hasil penelitian secara statistik tidak signifikan terhadap hasil tes 6-MWT, penurunan HbA1c pada penderita Xiao Ke kronik (DMT2 kronik). Analisis statistikHasil penelitian secara statistik tidak signifikan terhadap hasil tes 6-MWT, penurunan HbA1c pada penderita Xiao Ke kronik (DMT2 kronik). Analisis statistik
MAHADEWAMAHADEWA Rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 2,8 dengan kriteria cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata motivasi siswa adalah 3,7 denganRata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 2,8 dengan kriteria cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata motivasi siswa adalah 3,7 dengan
STAI MASSTAI MAS Selain itu, hasil belajar siswa telah mengalami peningkatan dari pra siklus, siklus I dan siklus II, dengan nilai rata-rata 62,2 menjadi 69,2 dan padaSelain itu, hasil belajar siswa telah mengalami peningkatan dari pra siklus, siklus I dan siklus II, dengan nilai rata-rata 62,2 menjadi 69,2 dan pada
GMPIONLINEGMPIONLINE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman STEM sebesar 26,2. Dapat disimpulkanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman STEM sebesar 26,2. Dapat disimpulkan
MAHADEWAMAHADEWA Serta didukung dengan hasil tanggapan siswa pada skor rata-rata sebesar 43,78 dan berada pada kategori positif. Dari hasil yang didapat penulis memilikiSerta didukung dengan hasil tanggapan siswa pada skor rata-rata sebesar 43,78 dan berada pada kategori positif. Dari hasil yang didapat penulis memiliki
Useful /
UKRIDAUKRIDA Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan model Kemmis and McTaggart (2000). Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatanPenelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan model Kemmis and McTaggart (2000). Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sekolah dalam membuat bukti fisik akreditasi sekolah komponen standar isi melalui model kelompokPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sekolah dalam membuat bukti fisik akreditasi sekolah komponen standar isi melalui model kelompok
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Oleh karena itu, asesmen non‑kognitif direkomendasikan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan madrasah, khususnya di daerah dengan keterbatasanOleh karena itu, asesmen non‑kognitif direkomendasikan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan madrasah, khususnya di daerah dengan keterbatasan
MAHADEWAMAHADEWA Setelah dilakukan tindakan, pada siklus II, nilai rerata Agama Hindu mencapai 76,19 dengan ketuntasan klasikal mencapai 88,46%. Dengan demikian, penggunaanSetelah dilakukan tindakan, pada siklus II, nilai rerata Agama Hindu mencapai 76,19 dengan ketuntasan klasikal mencapai 88,46%. Dengan demikian, penggunaan