UKRIDAUKRIDA

Manajemen Bisnis KompetensiManajemen Bisnis Kompetensi

Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan zaman yang begitu cepat membutuhkan keterampilan abad 21, yaitu berkreasi dan berinovasi, berkolaborasi, berkomunikasi, berpikir kritis, menyelesaikan masalah, dan berkarakter. Hal ini menuntut guru untuk melakukan pembaruan dalam metode pembelajarannya sehingga siswa dapat meningkatkan keterlibatannya dalam pembelajaran. Pendekatan yang dapat memotivasi dan mendampingi guru dalam memperbaiki metode pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa adalah mentoring. Mentoring dengan disiplin personal mastery yang merupakan salah satu disiplin dari lima disiplin Peter Senge dan disiplin team learning memotivasi guru dalam memperbaiki metode pembelajaran sesuai kebutuhan saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan model Kemmis and McTaggart (2000). Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kualitas metode pembelajaran yang digunakan guru dan peningkatan jumlah keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan mentoring dengan disiplin personal mastery dan disiplin team learning oleh kepala sekolah terhadap guru SD X Surabaya dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan tepat dan sesuai kebutuhan, dapat memperbaiki metode pembelajaran guru abad 21 dalam meningkatkan keterlibatan siswa SD X Surabaya.

Penerapan mentoring dengan disiplin personal mastery dan disiplin team learning oleh kepala sekolah terhadap guru SD X Surabaya dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan tepat dan sesuai kebutuhan, dapat memperbaiki metode pembelajaran guru abad 21 dalam meningkatkan keterlibatan siswa SD X Surabaya.Dengan demikian, mentoring yang terstruktur dan terarah dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa di era modern ini.Peningkatan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan bimbingan bagi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas mentoring dalam konteks sekolah dengan karakteristik yang berbeda, seperti sekolah dengan sumber daya terbatas atau sekolah yang berfokus pada pendidikan inklusi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mentoring yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan guru, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengalaman mengajar, gaya belajar, dan kepribadian. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana mentoring dapat diintegrasikan dengan program pengembangan profesional guru lainnya, seperti pelatihan dan lokakarya, untuk menciptakan sistem dukungan yang komprehensif dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan guru untuk menghadapi tantangan di masa depan.

  1. DOI Name 10.1108 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1108DOI Name 10 1108 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1108
Read online
File size479.56 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test