STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH

edukasi islami: jurnal pendidikan islamedukasi islami: jurnal pendidikan islam

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis hypercontent untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks berita pada siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Metode: Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) untuk menghasilkan bahan ajar yang interaktif dan adaptif. Hasil: Pada tahap Define, analisis menunjukkan bahwa siswa kesulitan dalam memahami materi teks berita dan belum memanfaatkan teknologi dalam proses belajar. Pada tahap Design, e-modul yang dikembangkan dirancang sesuai kurikulum dan menarik, serta diintegrasikan dengan berbagai sumber digital. Pada tahap Develop, e-modul divalidasi oleh ahli materi, bahasa, dan desain dengan skor 84,29%, yang menunjukkan kevalidan sangat tinggi. Kesimpulan: Uji kepraktisan oleh guru dan siswa juga menunjukkan hasil yang sangat praktis, dengan skor 98% dan 85,95% masing-masing. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul ini dinilai layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Implikasi: Implikasi penelitian ini adalah e-modul berbasis hypercontent dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa dan mendukung pembelajaran yang lebih interaktif serta memanfaatkan teknologi dalam pendidikan.

Pengembangan e-modul berbasis hypercontent untuk pemahaman teks berita menghasilkan nilai validitas rata-rata 84,29% dan praktisitas tinggi (83,33% bagi guru, 85,95% bagi siswa), menunjukkan kecocokan dan efikasi untuk penerapan di sekolah.e-modul ini dapat mendukung proses belajar siswa secara mandiri maupun di kelas, serta memberi alternatif materi digital interaktif bagi guru, mengurangi ketergantungan pada buku cetak.Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas e-modul hypercontent dalam meningkatkan kemampuan membaca, literasi digital, dan literasi kritis siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh penggunaan e‑modul berbasis hypercontent terhadap literasi kritis siswa pada berbagai jenjang kelas (X–XII), dengan mengukur peningkatan kemampuan membedakan fakta dan opini dalam teks berita. Studi komparatif antara e‑modul hypercontent dan bahan ajar cetak tradisional dalam konteks pembelajaran daring dapat dilakukan untuk menilai perbedaan efektivitas keduanya terhadap motivasi belajar, keterlibatan, dan pencapaian membaca siswa. Pengembangan e‑modul yang dilengkapi dengan sistem umpan balik adaptif berbasis kecerdasan buatan dapat diuji untuk melihat apakah personalisasi tingkat kesulitan materi meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia secara signifikan. Penelitian longitudinal dengan mengikuti cohort siswa selama satu tahun ajaran dapat menilai keberlanjutan dampak e‑modul hypercontent terhadap kemampuan membaca dan retensi pengetahuan. Eksplorasi penerapan konsep hypercontent pada mata pelajaran lain, seperti ilmu pengetahuan sosial atau matematika, dapat mengidentifikasi sejauh mana pendekatan ini dapat meningkatkan pemahaman konseptual di bidang non‑bahasa. Analisis kebutuhan pelatihan guru dalam mengintegrasikan e‑modul hypercontent ke dalam praktik pembelajaran dapat memberikan wawasan tentang strategi profesional development yang efektif. Evaluasi biaya‑manfaat penggunaan e‑modul hypercontent dibandingkan dengan bahan ajar konvensional akan membantu pihak pendidikan membuat keputusan investasi teknologi secara rasional. Dengan menggabungkan temuan‑temuan tersebut, penelitian selanjutnya dapat menyusun kerangka kerja kebijakan kurikulum yang mendukung inovasi digital berkelanjutan dalam pendidikan bahasa Indonesia.

  1. Pengembangan E-Modul Berbasis Hypercontent pada Mata Kuliah Pengelolaan Usaha Busana | JIIP - Jurnal... doi.org/10.54371/jiip.v5i6.613Pengembangan E Modul Berbasis Hypercontent pada Mata Kuliah Pengelolaan Usaha Busana JIIP Jurnal doi 10 54371 jiip v5i6 613
Read online
File size1.02 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test