SYEKH NURJATISYEKH NURJATI
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIAl Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIIntegrasi nilai-nilai budaya lokal dan moderasi agama yang terbatas dalam pendidikan dasar telah menghambat perkembangan karakter siswa dan pemahaman mereka terhadap keragaman. Meskipun Indonesia memiliki warisan budaya yang kaya yang tertanam dalam folklore regional, cerita-cerita ini seringkali kurang dimanfaatkan sebagai sumber daya pedagogis untuk menumbuhkan toleransi, saling menghormati, dan hubungan antaragama yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi literasi budaya di sekolah dasar, mengidentifikasi dongeng-dongeng Cirebon yang mengandung nilai-nilai moderasi agama, dan mengkaji implementasi penguatan literasi budaya. Dengan desain deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi budaya diperkenalkan secara tidak konsisten di sekolah, bahwa dongeng-dongeng Cirebon seperti Azan Pitu, Klenteng Jamblang, Babad Cirebon, dan Nadran mengandung nilai-nilai moderasi yang kuat, serta bahwa penguatan literasi budaya dilaksanakan melalui kerangka kerja P3, Gerakan Literasi Sekolah, dan kegiatan Profil Siswa Pancasila. Hasil ini menyoroti pentingnya memanfaatkan folklore lokal sebagai media yang berakar pada budaya untuk menumbuhkan komitmen nasional, toleransi, non-kekerasan, dan akomodasi budaya di kalangan pelajar muda.
Studi ini secara konsep menunjukkan bahwa mengintegrasikan dongeng Cirebon yang mengandung nilai moderasi agama ke dalam pembelajaran sekolah dasar dapat memperkuat literasi budaya, menumbuhkan sikap sosial yang toleran, dan mendorong siswa untuk menghargai keragaman dalam lingkungan multikultural mereka.Temuan ini menyarankan agar kebijakan pendidikan secara eksplisit mendukung pengembangan sumber daya literasi yang terlokalisasi, pelatihan guru tentang integrasi budaya, dan desain kurikulum yang memasukkan kebijaksanaan regional sebagai bagian dari pendidikan karakter nasional.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan serupa berbasis folklore berfungsi di berbagai daerah, bagaimana hasil karakter siswa jangka panjang berkembang melalui paparan cerita budaya yang berkelanjutan, dan bagaimana adaptasi digital atau multimodal dari folklore dapat meningkatkan keterlibatan dan mendalam pemahaman budaya di kelas kontemporer.
Untuk memperkuat literasi budaya dan nilai-nilai moderasi agama di kalangan siswa, penelitian ini menyarankan agar fokus pada pengembangan sumber daya literasi yang terlokalisasi, pelatihan guru tentang integrasi budaya, dan desain kurikulum yang memasukkan kebijaksanaan regional. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana pendekatan serupa berbasis folklore berfungsi di berbagai daerah, bagaimana hasil karakter siswa jangka panjang berkembang melalui paparan cerita budaya yang berkelanjutan, dan bagaimana adaptasi digital atau multimodal dari folklore dapat meningkatkan keterlibatan dan mendalam pemahaman budaya di kelas kontemporer.
- Empowering Young Children with Folktales and Storytelling: A Report from a Rural West Java Village -... doi.org/10.17206/apjrece.2021.15.1.157Empowering Young Children with Folktales and Storytelling A Report from a Rural West Java Village doi 10 17206 apjrece 2021 15 1 157
- The Use of Triangulation in Qualitative Research | Oncology Nursing Society. qualitative research oncology... ons.org/publications-research/onf/41/5/use-triangulation-qualitative-researchThe Use of Triangulation in Qualitative Research Oncology Nursing Society qualitative research oncology ons publications research onf 41 5 use triangulation qualitative research
- Reincarnating Storytelling Tradition: Medium for Inheriting Values and Strategies for Building Younger... atlantis-press.com/proceedings/access-19/125943891Reincarnating Storytelling Tradition Medium for Inheriting Values and Strategies for Building Younger atlantis press proceedings access 19 125943891
- Pentingnya Literasi Budaya dalam Pendidikan Anak SD: Sebuah Kajian Literatur | Indo-MathEdu Intellectuals... ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/view/723Pentingnya Literasi Budaya dalam Pendidikan Anak SD Sebuah Kajian Literatur Indo MathEdu Intellectuals ejournal indo intellectual index php imeij article view 723
| File size | 377.53 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam konteks manual pengguna perangkatSecara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam konteks manual pengguna perangkat
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Data dianalisis menggunakan analisis regresi termoderasi dengan penghindaran pajak sebagai variabel dependen, koneksi politik sebagai variabel moderasi,Data dianalisis menggunakan analisis regresi termoderasi dengan penghindaran pajak sebagai variabel dependen, koneksi politik sebagai variabel moderasi,
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Literasi keuangan telah terbukti memiliki dampak negatif yang signifikan dan merupakan faktor dominan dalam mengurangi perilaku konsumtif, sehingga semakinLiterasi keuangan telah terbukti memiliki dampak negatif yang signifikan dan merupakan faktor dominan dalam mengurangi perilaku konsumtif, sehingga semakin
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor marketing online yang meningkatkan omset Toko MitraBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor marketing online yang meningkatkan omset Toko Mitra
UNIRAYAUNIRAYA Siswa menghadapi masalah terutama dalam keterampilan berbicara, sehingga kemampuan berbicara mereka perlu ditingkatkan. Faktor-faktor yang menyebabkanSiswa menghadapi masalah terutama dalam keterampilan berbicara, sehingga kemampuan berbicara mereka perlu ditingkatkan. Faktor-faktor yang menyebabkan
UNIRAYAUNIRAYA Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu transfer interlingual dari bahasa ibu dan transfer intralingual yang mengakibatkan overgeneralisasiKesalahan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu transfer interlingual dari bahasa ibu dan transfer intralingual yang mengakibatkan overgeneralisasi
UNIRAYAUNIRAYA Terakhir, hasil analisis data strategi belajar siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Maniamolo menggunakan strategi kognitif, strategi metakognitif dan strategiTerakhir, hasil analisis data strategi belajar siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Maniamolo menggunakan strategi kognitif, strategi metakognitif dan strategi
UNIMALUNIMAL Pengetahuan kearifan lokal dan wawasan penyelesaian konflik berbasis adat belum merata antar aparat gampong, oleh karena itu pengabdian kepada masyarakatPengetahuan kearifan lokal dan wawasan penyelesaian konflik berbasis adat belum merata antar aparat gampong, oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat
Useful /
DINUSDINUS Pola multiple lebih disukai, diikuti oleh pola zig-zag. Guru dan pengembang kurikulum harus memperhatikan hal ini dan disarankan untuk menjelaskan pentingnyaPola multiple lebih disukai, diikuti oleh pola zig-zag. Guru dan pengembang kurikulum harus memperhatikan hal ini dan disarankan untuk menjelaskan pentingnya
DINUSDINUS Data dikumpulkan menggunakan teknik inventarisasi (pencatatan). Data mentah diklasifikasikan berdasarkan teori Takahashi, et al (2000), dengan satuan analisisData dikumpulkan menggunakan teknik inventarisasi (pencatatan). Data mentah diklasifikasikan berdasarkan teori Takahashi, et al (2000), dengan satuan analisis
DINUSDINUS The traditional grammar-translation method often fails to equip students with practical speaking skills, leaving them hesitant and lacking confidence inThe traditional grammar-translation method often fails to equip students with practical speaking skills, leaving them hesitant and lacking confidence in
UNIMALUNIMAL Seulangke ini bertugas sebagai penghubung antara pihak mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Bila lamaran dari seorang laki-laki diterima oleh perempuanSeulangke ini bertugas sebagai penghubung antara pihak mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Bila lamaran dari seorang laki-laki diterima oleh perempuan